Brainy Words

Selasa, 26 Agustus 2014

Pesona Pesta Buku di Pameran Buku

Kurang dari sepekan lagi Pameran Buku Bandung 2014 akan segera digelar. Aku adalah seorang yang dari tahun ke tahun, terus saja tak bosan menyempatkan diri hadir pada event yang konsisten digelar setiap tahun ini. Meski bukan lagi menjadi event yang langka (terutama di kota-kota besar), pameran buku senantiasa menawarkan daya tarik tersendiri bagiku yang memang memiliki minat besar pada buku.
cerita kunjungan ke Pesta Buku Bandung Maret 2014 kemarin

Di Bandung sendiri, selain pameran buku, beragam event pameran kerap digelar. Mulai dari pameran produk fashion, kuliner, komputer, industri kreatif, hingga pameran pendidikan tinggi luar negeri, pameran seni, fotografi, dan lain-lain. Bagiku, event pameran memiliki daya tarik tersendiri, karena menawarkan penjelajahan beragam produk atau hasil karya yang dipamerkan dalam satu waktu dan tempat. Event pameran membuat suatu tempat seperti disulap, bertansformasi menjadi ruang eksploratif yang sama sekali lain. Pameran mengubah sebuah gedung atau tempat berubah menjadi area wisata bertema unik.

Kamis, 26 Juni 2014

Merapat ke Ciwidey: Situ Lembang

Awal Mei 2014

Siang itu pertama kalinya aku menjejak tanah Ciwidey. Lama sudah kumendengar tentang berbagai spot wisatanya yang terkenal itu. Bertahun-tahun tinggal di Bandung, belum pernah aku main ke sana. Baru kesampaian kesana malah setelah pindah ke Bekasi. Judulnya bertandang ke sana untuk rapat. Eh, tapi kok mau rapat aja jauh-jauh amat ya... Hehe... Modus. 
Suatu pagi di perkampungan Rancabali, Ciwidey
Sepanjang perjalanan menuju tempat menginap, melewati desa wisata kebun stroberi yang terkenal sebagai ikon khasnya ciwidey. Tetumbuhan stroberi & bawang daun mendominasi pemandangan kanan-kiri jalan sepanjang jalan Soreang-Ciwidey-Rancabali. Banyak terlihat petak-petak pekarangan kecil pun di depan, samping, atau belakang rumah tak luput dimanfaatkan sebagai kebun. Menanjak lebih jauh, kanan-kiri jalan mulai tertutupi pepohonan hutan pegunungan.

Penginapan yang dituju letaknya dekat area Pemandian Air Panas Cimanggu. Tak jauh dari sana, terdapat area wisata terkenal Kawah Putih, penangkaran Rusa Ranca Upas, dan Situ Patenggang. Demikian pula Perkebunan Teh Walini beserta area pemandian air panasnya, juga Situ Lembang.


Kamis, 19 Juni 2014

Kepada Puisi


Sekali-dua kubaca bait-baitmu di koran minggu
Suara-suara menggema ketukan pilu
Senandung lirih, teriak, rintih, kesah, dan igauan
Siapa dirimu yang menjelma kata-kata tak bertuan
Rindu demikian menyakitkan
Kata-kata terpendam bagai kuburan
yang hanya bisa kauledakkan ke dalam
dirimu sendiri
Saat kau pecah,
air mata tertelan pusaran kesunyian
Kau menghiba mengharap sesiapa
mendengarkan









 

Rabu, 18 Juni 2014

Liebster Award: kebagian juga...

Hwah... Sudah sebulan blog ini tak update. Meski sedang hibernasi begini, tak dinyana kecolek juga untuk menerima Liebster Award. Apaan itu? Awalnya aku tak ngerti, namun sekarang setelah 3 orang menghadiahiku Liebster Award ini, sudah kebayang apakah gerangan. Liebster Award semacam ajang sillaturrahim para blogger, saling mengenal melalui postingan estafet yang saling memperkenalkan diri, melempar dan menjawab pertanyaan. Sebenarnya aku kelimpungan karena 3 orang sudah mentag diriku untuk menerima award ini, artinya ada 33 pertanyaan yang perlu dijawab plus 11 fakta tentang diri sendiri? Ya ampun... @@'

Selasa, 29 April 2014

Jalan-jalan di Pasar Rakyat Salman Ketemu A. Fuadi


Minggu lalu aku berkesempatan main ke Pasar Rakyat Salman yang digelar di sekitar area Salman ITB. Selain melihat-lihat stand-stand yang memasarkan beragam produk & tak ketinggalan mencicipi sedikit makanan & minuman di area stand-stand kulinernya, pada siang hari itu digelar pula talkshow bersama penulis novel Negeri 5 Menara, A. Fuadi. Tema yang dibincangkan adalah tentang merantau & menulis. Aku lupa judul talkshownya apa, yang kuingat judulnya cukup  megah, ada tentang peradaban. Begitulah kalau sesuatu tak segera dicatat, gampang lupa :p. Apa yang dibincangkannya mengenai perantauan adalah sesuatu yang familiar, mengingat aku sudah baca novel pertamanya & filmnya. Mengenai kepenulisan, ini sesuatu yang familiar juga. Namun, ada baiknya aku share lagi sebagai reminder buat yang ngaku(-ngaku) senang menulis :D.

Rabu, 23 April 2014

Perempuan Bernama Arjuna & Dunia Sophie [Wishful Wednesday #10]

Aku mau insyaf! Ingin rajin nulis di blog lagi. Udah ketar-ketir nih khawatir penyakit macet nulisnya kambuh. Kuingatkan & kucatat lagi berderet-deret deadline GA yang belum kelewat di akhir April & Mei. OMG, banyak. Temanya beragam. Banyak yang bisa ditulis. Tapi kok, malah bengong di depan laptop.. Bingung sendiri mau mulai lagi dari yang mana. Haduh. Dasar, masih saja suka gitu :p. Kuingat-ingat lagi ini hari rabu. Wishful Wednesday! Sudah berapa minggu WW yang kulewatkan? 1, 2? Hm... Baiklah, daripada bingung mending posting Wishful Wednesday lagi, kali ini yang ke-10. Selalu saja ada buku yang kuidamkan dan belum kesampaian. Meski buku-buku yang belum terbaca tambah numpuk saja, tak ada salahnya ngabsen lagi buku yang diidamkan. Mau diabsen atau pun nggak, tetep aja kalau udah tertarik mah ya diam-diam sudah jadi idaman dalam hati *ceileh...

Buku yang lagi kuincar kali ini karya salah satu sastrawan Indonesia, Remy Silado. Judulnya "Perempuan Bernama Arjuna". Tertarik dengan buku ini karena sinopsis & temanya menarik. Terlebih bisa dibilang bacaanku atas karya sastrawan Indonesia semisal Remy Silado masih nol. Jadi penasaran banget ingin baca buku ini... Berikut sinopsisnya dikutip dari Goodreads:

"Apakah Anda termasuk orang yang menunggu karya fiksi bermutu? Jika itu pertanyaannya, maka yang ditunggu telah tiba.

Berkisah tentang seorang perempuan bernama Arjuna, keturunan Cina-Jawa, yang ngotot memilih belajar filsafat untuk memahami “perilaku” Tuhan ketuimbang ilmu psikologi – yang menyoroti perilaku manusia.

Jumat, 18 April 2014

Dari Bandung ke Bekasi

Aku kangen banget ngeblog... Rasanya sudah lama sekali gak update blog. Banyak deadline GA yang kulewatkan begitu saja. Seminggu ini aku memang jarang online. Ceritanya aku pindah ke Bekasi secara agak mendadak, dan langsung saja terlarut dalam suasana baru, lingkungan baru, tempat baru, kerjaan baru, teman-teman baru... Aku tak menyangka kepindahanku bakalan semendadak ini. Aku ingat, malam 14 April lalu, sebelum esoknya berangkat ke Bekasi aku sempat merasa agak bingung dan sedih. Pasalnya aku masih saja betah di Bandung. Memikirkan tiba-tiba aku harus pergi mengembara ke tempat baru di luar Bandung membuatku agak melow gitu. Bingungnya juga karena semua ini tanpa perencanaan yang matang.