<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439</id><updated>2012-02-11T23:15:42.923-08:00</updated><category term='Puisi'/><category term='Travelling'/><category term='Buku'/><category term='Celoteh saja'/><category term='Non Fiksi'/><category term='news'/><category term='Novel'/><category term='Inspirasi'/><category term='Review Artikel'/><category term='About Writing'/><category term='BACA'/><category term='Science'/><category term='Movie'/><category term='Iptek'/><title type='text'>.. ... ....Hamparan Kata.... ... ..</title><subtitle type='html'>Di hamparan semesta aku menjelma kata-kata. Melayarkan  mimpi-mimpi di samudera puisi tanpa tepi. Langit memetakan tanda-tanda. Bintang-bintang merangkai titik-titik tanya. Hujan menyimpan irama makna.
Tarian pena.
Hendak kulukis aksara judul yang mengangkasa. Dan kupahat bait-bait diri yang membumi. 
Lalu kau, dapatkah mengeja gaung yang tersenandung?</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>145</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-2029753255375434195</id><published>2012-02-11T23:15:00.000-08:00</published><updated>2012-02-11T23:15:23.586-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Berhenti Sejenak di Dunia Anak-anak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8Neo0os7odc/Tzdlk4XWiMI/AAAAAAAAAVY/5pNLp19qHDo/s1600/bonbin.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;Suatu hari di bulan januari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tengah mengalami saat-saat ketika lingkunganku sekali lagi mencoba mengubahku menjadi orang lain. Aku pernah mengalami ini sebelumnya di sebuah lingkungan lain. Kala itu, ketika kurasa diriku sudah cukup terlalu banyak "diubah" --yah, mungkin tepatnya belum diubah, tapi sudah cukup membuat diriku tak tahan dengan gejala perubahan yang semakin jelas-- aku sampai pada pemikiran bahwa aku harus segera melangkah, menjauh, pergi dari situ. Itu karena jelas-jelas aku tak berhasil melindungi diriku sendiri dari pengaruh luar yang menyerang. Tetap tinggal disana hanya akan semakin menguatkan perubahanku menjadi orang lain. Jika sudah begitu, aku khawatir aku takkan bisa mengenali diriku sendiri dan membuatku menjadi lebih asing lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sekali lagi kualami ini, aku tengah demikian lelah. Lelah dan merasa rapuh. Emosi menguasai diriku. Bukan sebaliknya. Aku mulai melihat diriku yang asing. Ini gejala seperti yang kualami dulu. Sebuah pemikiran mulai menggodaku: haruskah aku menjauh lagi seperti dulu? Apakah sudah saatnya aku pergi? &lt;br /&gt;Hingga kini pemikiran itu masih tersimpan. Aku tak tahu apakah ia tersimpan di wadah kaca, yang sewaktu-waktu bisa saja pecah jika sesuatu menyerangnya lagi? Aku tak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu penghujung minggu di bulan januari.&lt;br /&gt;Ketika hari-hari hanya berputar dalam rutinitas yang serasa tiada akhir. Ketika rutinitas demikian melelahkanku. Ketika sebuah pemikiran terperangkap dalam wadah kaca. Sebuah kesempatan menawarkanku untuk berhenti sejenak dari rutinitas yang tiada akhir itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa waktu tanpa kabar, aku menyambung kontak dengan seorang kerabat. Rupanya weekend itu sekolah tempatnya mengajar anak-anak PAUD hendak mengadakan acara di kebun binatang. Seorang kerabat lain dan puteri kecilnya akan turut serta, katanya. Jadi ia mengajakku untuk bertemu disana. Yah, kenapa tidak? Ini akan jadi mediaku keluar sejenak dari kelelahan yang menghajarku habis-habisan akhir-akhir ini. Ide bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata itu ide yang memang benar-benar bagus. Aku bukannya tak mencoba untuk menghapus kelelahan dan emosi yang membayangiku di setiap ujung hari. Aku mencoba, dan aku semakin lelah karena ternyata aku tak pernah berhasil. Ide itu, terbukti dapat menghapuskan sejenak diriku dari ingatan rutinitas dan segala kelelahan itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu penghujung minggu dan puncak kelelahan di bulan januari.&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8Neo0os7odc/Tzdlk4XWiMI/AAAAAAAAAVY/5pNLp19qHDo/s1600/bonbin.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8Neo0os7odc/Tzdlk4XWiMI/AAAAAAAAAVY/5pNLp19qHDo/s1600/bonbin.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-8Neo0os7odc/Tzdlk4XWiMI/AAAAAAAAAVY/5pNLp19qHDo/s1600/bonbin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8Neo0os7odc/Tzdlk4XWiMI/AAAAAAAAAVY/5pNLp19qHDo/s1600/bonbin.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sabtu pagi, berbekal roti dan air, tak lupa ID card kantor yang mengantarku memasuki gerbang tanpa biaya, aku melenggang menyusuri anak-anak tangga menuju area kebun binatang. Kucari dimana gerangan rombongan kerabatku, namun selama beberapa waktu belum juga ketemu. Sambil mencari, kulewati beberapa spesies unggas seraya mengagumi keanekaragaman dan keunikannya. Mengunjungi kebun binatang tak pernah membosankan, kukira. Ada saja informasi dan kekaguman baru tiap kali mengunjunginya. Meski jenis-jenis binatang yang ada persis sama dengan terakhir kali aku berkunjung kesini, aku mengamati dan melewatinya dengan ketertarikan yang tidak berkurang seolah-olah aku baru melihatnya untuk pertama kali. Mungkin sebagian disebabkan karena spesies-spesies itu tak setiap hari dapat dilihat di sekitar. Sebagian lagi disebabkan juga karena aku kurang pandai menghafal. Jika hari ini aku melihat dan mendapat informasi apa nama dan jenis spesies-spesies itu, besoknya, bahkan beberapa jam kemudian aku sudah lupa lagi dan takkan mampu menyebutkan spesies apakah itu. Payah, tapi tak apa. Kelemahan macam ini dapat juga membuat dunia ini tampak senantiasa misterius dan luar biasa, bukan? Excuse macam apa tuh, hahaha. Yah, setidaknya dunia takkan semembosankan kalau kita tahu segala hal dan hafal semua hal yang pernah kita tahu :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, kenapa jadi membicarakan spesies? yah, tak apa, kita kan sedang bertualang di kebun binatang. Tetapi sebenarnya, bukan binatang yang hendak aku bicarakan dan amati disini. Aku justru mengamati para pengunjungnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu beberapa waktu untuk bertemu rombongan kerabatku. Jadi aku mencari sambil berjalan kesana-kemari, sesekali menggigit bekal roti yang kubawa dengan perasaan bebas. Disini, sekarang ini akhirnya aku mampu menghapuskan kelelahan dan mengucapkan selamat tinggal pada rutinitas meski hanya sementara. Lalu akhirnya aku bertemu dengan kerabatku dan rombongan murid PAUD beserta para orang tuanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara menunggu kerabatku menunaikan tugasnya sebagai guru di acara sekolah itu, aku menemani kerabatku yang lain dengan puteri kecilnya yang baru sebelas bulan berkeliling. Usia sebelas bulan masih kurang asyik untuk diajak keliling kebun binatang sebenarnya. Tetapi aku mengamati si kecil ini begitu antusias ketika melihat-lihat kera dan anaknya. Dia tertawa-tawa dan mata beningnya berbinar-binar. Melihat hewan lain tak seantusias itu, bahkan gajah yang besar sekalipun. Aku hanya bisa menebak-nebak apa yang dipikirkannya lewat mata beningnya yang polos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara sekolah itu cukup lama juga. Jadi kami memutuskan untuk mengajak si kecil memasuki area&amp;nbsp;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pUKqtsjpdlY/TzdltNFPOOI/AAAAAAAAAVg/BNdR_o65OJE/s1600/kids+around+the+world.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;bermain. Area bermain yang sangat sederhana, berisi permainan yang biasa ada di sekolah-sekolah TK. Masuknya hanya 2000 rupiah. Ada ayunan kecil dan besar, perosotan, kursi-kursi berputar, kuda-kudaan goyang, jungkat-jungkit, dan panjat-panjatan. Kebanyakan catnya sudah mengelupas, ada juga yang karatan dan sudah tak berfungsi. Kami mencoba menghibur si kecil dengan naik ayunan, kuda-kudaan goyang, dan terakhir jungkat-jungkit yang cukup antri penggunanya. Lama juga kami disana. Si kecil tampak senang dengan permainan-permainan itu dan tertawa-tawa. Aku juga senang naik permainan-permainan itu, hehe. Aku mengamati banyak juga pengunjung yang masuk area permainan yang 'sangat biasa' ini. &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pUKqtsjpdlY/TzdltNFPOOI/AAAAAAAAAVg/BNdR_o65OJE/s1600/kids+around+the+world.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-pUKqtsjpdlY/TzdltNFPOOI/AAAAAAAAAVg/BNdR_o65OJE/s1600/kids+around+the+world.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan 'customer'nya berusia sekitar PAUD dan TK, dengan para orang tua mereka yang mengantar. Anak-anak usia TK yang aktif main-main sendiri dengan teman-temannya. Anak-anak yang lebih kecil mencoba aneka permainan didampingi orang tua mereka. Para pengunjung bergembira. Aku juga gembira. Yang paling menghibur adalah pasangan muda suami-istri dengan puteri kecil mereka. Mereka main jungkat-jungkit dengan gembira, dengan puterinya di pangkuan. Aku senang melihat mereka seperti anak-anak, gembira dengan permainan-permainan 'biasa banget' yang biasanya bagi orang dewasa ga menarik dan bosan. Aku juga membayangkan pikiran anak-anak ketika bermain-main disini. Semuanya menyenangkan. Permainan-permainan yang karatan ini membawakan kebahagiaan sederhana khas anak-anak yang alami. Tanpa campur-tangan kemewahan dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik-detik terakhir kami berjalan-jalan sedikit lebih jauh. Dari tadi kami hanya berjalan-jalan tak begitu jauh dari area acara sekolah. Lagi pula kerabatku kecapaian karena sambil menggendong. Kami menemukan lagi area-area bermain yang lain yang secara fisik terlihat lebih menarik (dan tiketnya lebih mahal tentunya). Ada balon air dan semacamnya, kereta-keretaan, dan akhirnya ketemu komidi putar. Kerabatku tampak antusias dengan komidi putar ini. Menurutnya, si kecilnya pernah naik komidi putar dan begitu senang. Lagi pula disini murah, hanya 2000 perak dan cukup kenyang berkali-kali putaran. Jadi begitulah, sekali lagi aku membayangkan pikiran anak-anak, dan naik komidi putar dengan tunggangan macam-macam bentuk hewan yang menarik. Aku naik kuda nil, si kecil naik ayam, lalu whuzzz... kita terbang ke negeri awan... hehehe... Imajinasi anak-anak yang tak terbatas itu... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingat samar-samar pernah naik komidi putar waktu TK. Dan ngomong-ngomong, melihat antusiasme pengunjung dan anak-anaknya melihat-lihat aneka binatang disini aku jadi ikut senang. Mengamati para pengunjung memunculkan tebak-tebakan atau dugaan seperti: Para orang tua itu tentunya menyempatkan waktu di weekend begini di sela-sela kesibukan bekerja untuk menyenangkan anak-anak mereka. Anak-anak begitu antusias melihat-lihat binatang, lagipula bagus untuk menambah wawasan mereka. Ada juga para remaja yang tampaknya memang berkunjung untuk kepentingan tugas sekolah. Mereka sih, kurang menarik buatku :D. Adapun para orang tua sebagian ada yang terlihat sama antusiasnya melihat-lihat binatang, ada juga yang terlihat gembira karena melihat anaknya gembira. Suasana ini sungguh menyegarkan. Sebagian orang dewasa bahkan terlihat memunculkan kembali jiwa kanak-kanak mereka... Kukira aku takkan keberatan, bahkan dengan senang hati menjadi anak-anak tiap kali berkunjung kesini. Lagipula aku tak ingat pernah kesini saat usiaku masih beneran anak-anak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara sekolah usai, makan siang di atas tikar dengan lingkungan alami seperti ini... Refreshing yang benar-benar ok. Mengamati anak-anak di sekitar ada yang menangis karena terjatuh, ada yang hiperaktif manjat-manjat pagar kolam, lari kesana-kemari... Oh, anak-anak ini menyenangkan, tapi aku tak bisa bayangkan pekerjaan guru TK atau PAUD seperti itu. Aku suka dunia anak-anak, tapi canggung bergaul dengan mereka :P. Hanya di benakku saja aku demikian mengagumi dunia kanak-kanak. Dunia yang polos itu. Murni tanpa kontaminasi. Alami. Manis sekali. Jiwa kanak-kanak adalah cermin yang baik untuk refleksi diri. Seperti itulah diri kita yang murni. Kita pernah, di suatu fase kehidupan ini, sama manisnya dengan mereka. Sama bebasnya dengan mereka. Suatu masa ketika belenggu-belenggu belum menguasai diri kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini mengabulkan keinginanku untuk sejenak berhenti dari pikiran-pikiran lelah akan rutinitas. Terima kasih para pengunjung kebun binatang. Terima kasih anak-anak. Perhentian sejenak ini adalah pengalaman yang sangat luar biasa. Semoga membantuku untuk menemukan diriku sendiri.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-2029753255375434195?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/2029753255375434195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=2029753255375434195' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2029753255375434195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2029753255375434195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2012/02/berhenti-sejenak-di-dunia-anak-anak.html' title='Berhenti Sejenak di Dunia Anak-anak'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-8Neo0os7odc/Tzdlk4XWiMI/AAAAAAAAAVY/5pNLp19qHDo/s72-c/bonbin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6993626363934896604</id><published>2012-01-27T22:58:00.001-08:00</published><updated>2012-01-27T22:58:08.078-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>The Story Girl</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7999585-the-story-girl" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Story Girl " border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1270822370m/7999585.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7999585-the-story-girl"&gt;The Story Girl&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/5350.L_M_Montgomery"&gt;L.M. Montgomery&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/250708587"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah masa kecil 7 orang bersahabat yang sederhana namun indah. Kisahnya memang sederhana, menceritakan hari-hari mereka dengan berbagai dongeng, permainan, dan kekonyolan khas anak-anak. Natural sekali (hanya agak lebay saat menceritakan pesona si Gadis Dongeng kala mendongeng). Aku paling suka dengan setting yang digambarkan dalam kisah Gadis Dongeng ini. Menyenangkan sekali membayangkan keindahan tempat tinggal dan tempat bermain Gadis Dongeng dan kawan-kawan di sekitar kediaman keluarga King di Carlisle di Pulau Prince Edward. Cara Lucy M. Montgomery menggambarkan setting cerita, lingkungan kediaman keluarga King yang menyimpan sejarah keluarga berpuluh tahun yang tetap terjaga, benar-benar kuat dan mengesankan. Aku seperti dapat membayangkan rumah tua keluarga King dengan lingkungan sekitar yang khas: Kebun King dengan pohon-pohon apelnya yang adalah Pohon Hari Kelahiran keluarga, Jalan Setapak Paman Stephen, tempat bermain favorit "Batu Khotbah", juga pepohonan cemara, mapple, willow, dan bunga-bunga yang beraneka dan menambah keindahan musim semi. Peternakan, hutan cemara, bukit, padang rumput... benar-benar indah. Seperti alinea penutupnya yang juga indah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Musim panas kami yang begitu indah sudah berakhir. Kami mengalami begitu banyak kegembiraan, keindahan pagi hari, lamunan dan kemewahan pada tengah hari, serta kedamaian pada malam-malam panjang berwarna lembayung. Kami menikmati nyanyian&amp;nbsp; burung, hujan keperakan di ladang yang menghijau, badai di antara pepohonan, padang rumput dengan bunganya yang bermekaran, dan percakapan dedaunan yang berbisik-bisik. Kami bersahabat dengan angin dan bintang, buku dan dongeng, serta tungku api yang menyala pada musim gugur. Kehidupan kami diisi dengan tugas ringan sehari-hari yang menyenangkan, persahabatan yang indah, diskusi, dan petualangan. Kenangan kami akan bulan-bulan yang telah berlalu itu jauh lebih kaya daripada yang kami duga. Dan, di hadapan kami, terbentang mimpi akan musim semi. Memimpikan musim semi selalu aman karena musim semi pasti datang. Dan, jika tidak seperti yang kami bayangkan, itu akan jauh lebih indah." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6993626363934896604?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6993626363934896604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6993626363934896604' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6993626363934896604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6993626363934896604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2012/01/story-girl.html' title='The Story Girl'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-2238895592901938126</id><published>2012-01-06T05:00:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T06:39:08.143-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BACA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Buku yang kubaca di 2011</title><content type='html'>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ZWmQgCh7Ea8/TwbpgFSS2MI/AAAAAAAAAVM/H0zYMuVD_ts/s1600/reading+challenge+2011.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="325" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZWmQgCh7Ea8/TwbpgFSS2MI/AAAAAAAAAVM/H0zYMuVD_ts/s400/reading+challenge+2011.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Buku yang kubaca di tahun 2011&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Reading challenge completed. Di tahun 2011 kemarin aku cuma menargetkan 30 buku untuk dibaca. Agak kurang puas juga sebenarnya, karena meskipun judulnya 32 buku yang berhasil selesai dibaca (107% tercapai), tapi 6 diantaranya komik Detective Conan, hehe... Yah, meskipun ke depannya pun aku tetap akan menghitung komik sebagai "buku yang kubaca" juga :P. Anyway, "lumayan"lah :p.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #4c1130;"&gt;Sekarang, bersiap dengan Reading Challenge tahun 2012... Berapa ya targetnya...? Yang jelas, harus lebih dari 32 buku dong... ^^&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-2238895592901938126?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/2238895592901938126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=2238895592901938126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2238895592901938126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2238895592901938126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2012/01/buku-yang-kubaca-di-2011.html' title='Buku yang kubaca di 2011'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ZWmQgCh7Ea8/TwbpgFSS2MI/AAAAAAAAAVM/H0zYMuVD_ts/s72-c/reading+challenge+2011.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-466157581970595013</id><published>2011-12-25T03:12:00.000-08:00</published><updated>2011-12-25T04:20:42.723-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Travelling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Petualangan Gila-tapi-keren Green Canyon</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-PcT0_NVvUK0/TvcPYxkhhkI/AAAAAAAAAU8/eks4HiZeSqM/s1600/Green+Canyon+11.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-PcT0_NVvUK0/TvcPYxkhhkI/AAAAAAAAAU8/eks4HiZeSqM/s320/Green+Canyon+11.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Satu-dua-tiga hari pasca petualangan ini, aku dan teman-teman masih excited membicarakan&amp;nbsp; petualangan yang cukup gila ini di sela-sela pekerjaan kantor. Mungkin bagi sebagian orang yang sudah berpengalaman, petualangan di Green Canyon bisa jadi tidaklah "segila" itu. Tetapi mengingat aku, yang tak berpengalaman apapun dalam hal petualangan air, mendadak ikut nyemplung ke dalam derasnya arus Green Canyon, dengan kedalamannya yang belakangan kalau dipikir lagi "aku pastilah gila melakukannya!"... Belum lagi batu-batu karang yang berbahaya bagi yang belum tahu medan, serta bahaya lain yang "mengintai" di bagian air yang tenang. Masalahnya, kami semua, aku dan teman-teman, baru diberi tahu mengenai "hal-hal seram" itu setelah kami semua selesai bermain-main dengan tantangan yang ada, yang ternyata jauh lebih "seram" daripada yang kita kira... :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, pada Oktober selang 2 bulan lalu aku ikut perjalanan teman-teman Goodreads berpetualang ke &lt;a href="https://www.facebook.com/#%21/media/set/?set=a.2479224871778.126250.1587225973&amp;amp;type=3" target="_blank"&gt;situs megalith Gunung Padang&lt;/a&gt;, Cianjur. Tantangan yang harus ditempuh yaitu perjalanan melelahkan berjam-jam menuju lokasi yang mendaki plus kondisi jalan yang berbahaya. Setelah itu, kita masih harus mendaki 300-an anak tangga sebelum dapat menyaksikan situs peninggalan jaman megalitikum yang terletak di atas bukit. Kali ini, tantangan yang sama sekali lain aku temui ketika seminggu lalu mengunjungi Pangandaran bersama rekan-rekan sekantor dalam rangka Family Gathering. Tidak semua karyawan ikut, namun berhubung keluarga juga ikut serta (bagi yang sudah berkeluarga), total 20 bus disiapkan untuk transportasi. Berangkat tanggal 16 Desember pukul 11 malam lewat (kurasa pukul 00.00 bus baru berangkat), tersiksa oleh hawa dingin dan pegal-pegal, aku memaksakan diri untuk tidur selama perjalanan. Belakangan hal ini malah jadi bahan ledekan sengit buatku: "bisa-bisanya tidur dari awal hingga akhir dalam situasi seperti itu?" :P. Pagi tanggal 17 baru sampai. Aku dan 3 orang teman menempati satu kamar di hotel Pantai Indah Barat (we are the only girl participants in our company gathering :p). Pagi itu ngantuuukk banget (ngantuk lagi!), tidur awal-hingga-akhir di bus malah membuat sakit kepala, ditambah ga berkesempatan minum kopi, lengkap sudah ledekan buatku :D. Agak beranjak siang, kami diberi tahu teman-teman yang lain untuk bersama-sama pergi ke Green Canyon. Kami berkumpul di sebuah rumah makan, menunggu bus yang akan mengantar kesana. Kami menunggu disana sampai bosan dan kepanasan, bus tak kunjung datang. Sampai akhirnya kami kembali ke kamar hotel yang sejuk, dan zuhur terlebih dahulu. Setelah zuhur, kami diberi tahu untuk segera berkumpul lagi, rencana ke Green Canyon akhirnya jadi, dengan nyarter 2 buah angkot. Total 20 orang yang ikut (3 perempuan termasuk aku diantaranya), padahal tadinya ada lebih banyak yang ingin ikut, tapi gara-gara insiden nunggu bus itu akhirnya ada yang tak jadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekonyolan di dalam angkot tak usah disebutkan (haha :p), singkat cerita kami sampai di Green Canyon sekitar pukul setengah tiga. Kami memutuskan untuk menyewa 4 buah perahu (1 perahu max. 6 orang). Masing-masing berlima segera memilih perahu. Kelompokku ingin pelampung yang berwarna merah, jadi kami memilih perahu bercat merah bertulisan "GHAIRAH", begitupun dengan tulisan dipunggung pelampungnya, hahaha. Oh iya, sebelum sampai disana, kami semua mendapat wejangan dari bapak sopir angkot untuk tidak berkata "sompral", tidak menepuk-nepuk air selama di perahu, dan diberitahu hal-hal berbau mistik yang masih melekat di area Green Canyon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perahu mulai bergerak, dan berangsur-angsur kami mendapati tebing-tebing dan pepohonan yang mengelilingi sungai. Di perjalanan, Bapak Pemandu menawarkan untuk berenang begitu sampai di Green Canyon, hanya perlu membayar waktu tunggu perahu untuk satu jam. Deal, kami sepakat untuk menerima tawaran itu. Rasanya ga asyik kan kalau cuma berperahu saja, itupun perahu hanya bisa mengantar sampai karang pertama. Begitulah petualangan gila itu dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perahu mengantar sampai karang pertama. Kami beranjak turun dari perahu menuju karang. Tetesan hujan masih lumayan sehingga membuatku kerepotan mengambil gambar pemandangan sekitar yang dikelilingi tebing menjulang. Sejak awal tak terpikirkan olehku untuk berenang dimanapun (meski ini liburan di pangandaran, yang notabene wisata air), dengan alasan tak bawa banyak bekal baju ganti dan, terutama, karena aku tak yakin bisa berenang, hehe... Kapan aku berenang dimanapun? Tak pernah! :D. Namun, kedua orang temanku yang perempuan menyatakan ikut berenang, mungkin tergiur oleh pesona petualangan di depan mata. Lagi pula, apa serunya cuma berperahu sampai sini, begitu saja? Sementara teman-teman yang lain pada seru bermain air? Dan aku? Mendengar itu kedalamannya 4 meter, spontan aku menolak ikut. Bagiku yang tak pernah berenang, itu terdengar menakutkan. Satu per satu teman-teman turun ke air, kusaksikan mereka semua dipandu oleh dua orang instruktur. Ada tali yang direntangkan dari lokasi karang ini ke karang berikutnya, dan mereka merayap dalam air berpegangan pada tali tersebut. Ketika semua orang telah turun ke air, Bapak instruktur "mengusir"ku dan seorang teman yang tak ikut berenang untuk kembali ke perahu. Begitulah peraturannya. Saat itu aku bimbang, hanya menunggu di perahu? Gak seru! Lalu, kalau pakai pelampung dan menyusuri tali, mungkin aku bisa melakukannya. Bapak instruktur mendesakku kembali ke perahu. Lalu kubilang, "tapi aku ingin ikut... susah gak Pak?" Si bapak hanya bilang, "kalau tidak yakin, sebaiknya jangan." Saat itulah aku harus segera ambil keputusan, karena si Bapak harus segera menyusul yang lain untuk lanjut mengarahkan mereka. "Baik, aku ikut... titip kamera." Kataku akhirnya. Aku sadar ini seperti keputusan gila semacam yang sering kubaca di buku atau artikel-artikel motivasi, hehe... "Kamu harus yakin dengan diri sendiri, fokus... konsentrasi mencapai tujuan, karena tantangan yang sedang diarungi ini benar-benar antara hidup dan mati". Lebay? Nggak juga... ini memang antara hidup dan mati kan? Kalau aku tak bisa menguasai diri dan hanyut, bagaimana? Kalau terbentur karang, bagaimana? Kalau tiba-tiba pelampung yang kupakai terlepas dan tenggelam, bagaimana? Ugh... benar-benar pikiran yang menyeramkan, jadi aku segera meyakinkan diri sendiri dan fokus menyusul teman-teman...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-O5xus9EQNrw/TvcRKTnPsdI/AAAAAAAAAVE/eA61QwhopmY/s1600/Green+Canyon+12.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-O5xus9EQNrw/TvcRKTnPsdI/AAAAAAAAAVE/eA61QwhopmY/s320/Green+Canyon+12.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini pertama kalinya aku melakukan ini, berenang di kedalaman yang "katanya" 4 meter (belakangan, baru tahu bahwa ini tak sekadar 4 meter :p). Meski pakai pelampung dan menyusuri tali, aku tak tahu caranya berenang dan menyeimbangkan badan, hehe... Aku diberi instruksi seperti anak kecil yang baru belajar berenang oleh Bpk instruktur yang tampak geli... huhu, payah :p. Begitu sampai di karang selanjutnya, aku mendapat kejutan alias tantangan lain: tali berakhir disini! Padahal, untuk mencapai tempat teman-teman berkumpul di karang di depan, masih ada jarak yang harus ditempuh dengan berenang, dan arusnya juga menakutkanku. Tapi tak ada tempat untuk rasa takut (cieee...), sudah setengah jalan begini tak ada pilihan untuk kembali kecuali menyelesaikan semuanya sampai akhir. Jadi, kembali meyakinkan diri, dibantu Bapak instruktur, aku mulai bergerak meski kesulitan karena selain belum mahir, arus air senantiasa mencoba menghanyutkanku dan menggoyahkan keseimbanganku (setelahnya pun aku sering kesulitan melawan arus, konsekuensi berpostur kecil: dibilang aku bukan berenang, tapi melayang :p). Meski alon asal klakon, akhirnya aku sampai juga ke karang tempat teman-teman menunggu, disambut sorak-sorai pula, halah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini petualangan dilanjutkan. Kadang pakai tali, kadang tidak. Kadang berenang, kadang menyusuri tebing-tebing karang di pinggir. Semuanya patuh mengikuti arahan instruktur, mengingat betapa berbahayanya medan (dilarang sok jago disini! Meski pandai berenang, tapi kau tak tahu posisi karang ada dimana). Bagiku sendiri, semuanya terasa lebih mudah (mudah?) setelah bergabung bersama teman-teman. Bukan medannya yang lebih mudah, mungkin lebih ke arah mudah secara emosional kali ya, mengingat kali ini aku melakukannya bersama-sama dengan yang lain dan tinggal mengikuti, plus sudah menjadi lebih terbiasa dengan medan dibanding pertama kali. Ada saat ketika kami harus menyusuri pinggiran tebing, ini terasa seperti sedang panjat tebing, tak begitu mudah juga medannya. Benar-benar harus berhati-hati, pegangan erat dan menapak pada ceruk-ceruk tebing. Kadang, karang yang kita panjatpun agak runcing, lumayan ga nyaman di kaki :D.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Klimaksnya, kami sampai di area berarus lebih deras daripada sebelumnya, sementara kami berada dipinggirannya di atas tonjolan tebing. Dari sini, kami akan menyudahi petualangan dan kembali ke karang pertama tempat semula perahu menunggu. Caranya adalah dengan menghanyutkan diri dibawa arus yang mengalir ke arah tempat kita semula datang. Di sini ada yang memilih untuk terjun dari tempat yang lebih tinggi ke dalam arus, ada juga yang cukup loncat saja dari tebing terendah seperti kami yang perempuan, ada juga yang bertugas mengawal kami hanyut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai ke tempat perahu menunggu, kami foto-foto terlebih dahulu (cuma bisa foto diarea ini :'(, tak mungkin membawa kamera sambil berpetualang seperti tadi :p). Itupun, hasilnya tak ada yang bagus. Entah kenapa, foto-foto yang diambil di area ini selalu hasilnya buram (membandingkan dari beberapa kamera), wajah-wajah sebagian besar terdistorsi, tak jelas, minimal matanya menyala (mata kucing). Yah, ini masih misterius, tapi siapa tahu ada penjelasan ilmiahnya? Padahal foto-foto sebelum mencapai area inimah baik-baik saja. Di sini, instruktur masih menawarkan apakah hendak lanjut berenang sampai jarak tertentu sekeluarnya dari Green Canyon? Aku sudah kedinginan dan lelah, jadi naik perahu saja. Sebagian ada juga yang masih mau berenang sebelum akhirnya dijemput perahu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Guess what? Setelah itu semua, Bapak instruktur baru memberi tahu bahwa di air yang tenang itu, area yang diarungi perahu, adalah tempat yang dihuni buaya. Walaahhh... Kalau tahu begitu, kukira ga ada satupun yang akan mau lanjut berenang sekeluarnya dari Green Canyon :P. Bapak instrukturnya juga ngapain pake nawarin lanjut berenang segala kalau tahu ada buayanya? weleh-weleh... Buaya, itu juga yang menjadi alasan kenapa kita tak boleh menepuk-nepuk air selama berperahu, karena buaya tertarik pada getaran vertikal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah petualangan gila nan seru di Green Canyon alias Cukang Taneuh yang ada di daerah Cijulang. Kalau tak nyarter angkot, angkot dari Pangandaran ke sana hanya sampai Terminal Cijulang, setelah itu naik ojek untuk sampai kesana. Kira-kira 1-2 jam perjalanan. Kala itu, air sedang naik. Aku tak tahu pasti berapa kedalaman yang sebenarnya, yang jelas ada yang mendengar saat kami bermain-main disitu, kedalamannya sekitar 7-8 meter... gedubrak! Bukan 4 meter ya rupanya :P. Benar-benar gila. Ada lagi informasi lain yang baru kami dengar dari instruktur setelah selesai berpetualang: Kenapa berenang disana harus dipandu instruktur? Karena banyak yang meninggal disana! Misalnya karena jatuh dari tebing atau membentur karang. Ada yang sok jago, tapi berakhir tragis juga karena tak tahu posisi karang, misalnya. Wah, seram benar... Ketika ditanya kenapa tak memberitahu ini semua sebelumnya, instruktur hanya menjawab, "Kalau dikasih tahu sejak awal, nanti pada ga mau berenang..." Halah... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya aku sangat bersyukur dapat mencicipi petualangan seru ini, serta Alhamdulillah dapat melalui semuanya dengan selamat. Aku hanya mendapat pegal-pegal setelahnya dan bekas biru-ungu di lutut, mungkin didapat saat terpeleset ketika menuruni tebing, atau tak sadar terbentur karang? Entahlah, tak bisa bilang. Terlepas dari berbagai keseraman itu, wisata di Green Canyon ini benar-benar memuaskan, meskipun kami tak sampai terus ke guanya. Biaya 60 ribu/orang sudah puas banget mencakup semuanya (carter angkot, perahu, &amp;amp; berenang lebih dari 1 jam kenyataannya, hehe, dipandu pula). Tentu saja ini memerlukan juru tawar-menawar yang lihai :D. Wisata di Green Canyon paling mengesankan kukira, meski sebenarnya memang tak banyak tempat yang kukunjungi kali ini. Setelah makan malam di acara gathering malam harinya, aku menyusuri pertokoan berburu oleh-oleh. Esoknya baru main ke Pasir Putih. Waktu yang singkat, siangnya sudah perjalanan pulang lagi ke Bandung...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-466157581970595013?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/466157581970595013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=466157581970595013' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/466157581970595013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/466157581970595013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/12/petualangan-gila-tapi-keren-green.html' title='Petualangan Gila-tapi-keren Green Canyon'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-PcT0_NVvUK0/TvcPYxkhhkI/AAAAAAAAAU8/eks4HiZeSqM/s72-c/Green+Canyon+11.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6889643432943340673</id><published>2011-11-11T21:56:00.001-08:00</published><updated>2011-11-11T22:05:08.596-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>The 1st Day</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/9215868-the-first-day" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The First Day (Le premier jour)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1283485153m/9215868.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/9215868-the-first-day"&gt;The First Day&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/61788.Marc_Levy"&gt;Marc Levy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/229368802"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Hidup ini memiliki banyak imajinasi yang kita gabungkan bersama. Ia terkadang membawa keajaiban-keajaiban kecil. Segalanya mungkin terjadi, kita hanya harus percaya dengan sekuat tenaga."&lt;/i&gt; -Surat Ivory, hal.483.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, apa yang hendak kuceritakan tentang membaca buku ini? Yang jelas, di akhir aku sedikit kecewa mengetahui bahwa ceritanya bersambung ke buku berikutnya, aku tahu dari Goodreads sekuelnya berjudul The First Night, padahal di bukunya ga tersirat tanda-tanda apapun bahwa buku ini dwilogi (atau berapa-logi?). Ugh, jadi greget penasaran kelanjutannya, padahal kapan gitu The First Night bakal terbit di Indonesia? belum jelas juga :(.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun entah kenapa (tak seperti biasanya) aku tak terlalu impressed amat setelah menamatkan alur ceritanya yang penuh petualangan itu, sesungguhnya ide cerita Marc Levy ini sungguh menarik. Sebuah petualangan tentang pencarian kepingan-kepingan misterius yang mengungkap peta bintang-bintang di langit malam yang hanya bisa dilihat dari bumi 400 juta tahun lalu. Peradaban macam apakah kiranya yang sanggup membuat peta bintang yang demikian akurat, sementara fosil manusia tertua saja diduga berumur 6 juta tahun 'saja'? Petualangan menuju sebuah penemuan yang mampu menghancurkan seluruh fondasi ilmu pengetahuan tentang alam semesta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan lain yang menarik dalam buku ini yaitu sepasang tokoh utamanya yang adalah seorang astrofisikawan dan seorang arkeolog. Yang satu berminat menggali langit, yang satu berminat menggali bumi. Sekilas tak nyambung, tapi ini memang sepasang perpaduan yang indah. Yang satu mengejar jawab akan pertanyaan dimana alam semesta bermula, yang lainnya mengejar tanya asal mula umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petualangan sepasang ilmuwan muda ini membawanya menjelajahi tempat terpencil Danau Turkana, Etiopia, pegunungan terjal Hua Shan, Cina, hingga Pulau Sumur Neraka, Pulau Narcondam di tengah Laut Andaman, Myanmar (setidaknya baru sampai situ di buku ini). Setting cerita juga tersebar di Inggris, Prancis, Jerman, yunani, Etiopia, dan banyak lagi. Petualangan yang bukannya tanpa ancaman hidup mengejar suatu pengetahuan yang juga diburu oleh sebuah kelompok konsprasi bawah tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uh, penasaran kelanjutannya... karena petualangan di buku ini sama sekali belum purna, baru 3 dari 5 keseluruhan kepingan misterius yang ditemukan. Seperti tokoh-tokohnya, aku juga bertanya-tanya apa yang yang akan terjadi jika kelima kepingan misterius disatukan, pengetahuan tentang semesta macam apakah yang tersembunyi disana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c1130; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;"... kita akan kesulitan membuka jalan menuju kebijaksanaan tanpa memahami kemegahan alam semesta ini dan bertanya-tanya mengenai ketidakterbatasan."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; -The First Day, p.424&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6889643432943340673?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6889643432943340673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6889643432943340673' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6889643432943340673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6889643432943340673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/11/1st-day.html' title='The 1st Day'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-5280021412040925670</id><published>2011-11-06T06:51:00.000-08:00</published><updated>2011-11-06T07:02:11.784-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sifr</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-F783jfAWeSE/TradOOAOCwI/AAAAAAAAAUw/Gw4RTgcw3qw/s1600/universal-emptiness.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-F783jfAWeSE/TradOOAOCwI/AAAAAAAAAUw/Gw4RTgcw3qw/s1600/universal-emptiness.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: blue;"&gt;&lt;span style="background-color: #b6d7a8;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;Dan aku mencari sepi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;pada ingar-bingar keramaian&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;Lalu aku terkurung sunyi&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;terpenjara bayang-bayang&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;Di lingkaran tanda tanya&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;aku mencari-cari makna&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;kekosongan yang tersisa&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;dari bilangan kehilangan-kehilangan&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;Dalam entah aku mencari jalan&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;menuju tanda&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;tempat berguguran angka-angka&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;di mana aku berada dan tiada&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: #d9ead3; color: #073763;" /&gt;&lt;span style="background-color: #d9ead3; color: #073763;"&gt;dalam semesta yang menjadi kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="background-color: #9fc5e8;"&gt;Kuningan, 6 November 2011&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-5280021412040925670?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/5280021412040925670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=5280021412040925670' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5280021412040925670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5280021412040925670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/11/sifr.html' title='Sifr'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-F783jfAWeSE/TradOOAOCwI/AAAAAAAAAUw/Gw4RTgcw3qw/s72-c/universal-emptiness.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3789449325936704666</id><published>2011-10-01T01:45:00.000-07:00</published><updated>2011-10-01T01:49:26.726-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Pekuburan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-zNDzwZEWI04/TobSLdhPXFI/AAAAAAAAAUs/3tlYeyk3J2g/s1600/cemetery+circa+1956.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="268" src="http://1.bp.blogspot.com/-zNDzwZEWI04/TobSLdhPXFI/AAAAAAAAAUs/3tlYeyk3J2g/s400/cemetery+circa+1956.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_808813675"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_808813675"&gt;Hatiku makam&lt;br /&gt;Tanah persembunyian kebisuan-kebisuan&lt;br /&gt;Kepalaku kuburan &lt;br /&gt;Ruang suara-suara ramai yang membungkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku ibu bumi yang tak pernah melahirkan&lt;br /&gt;selain mata air yang terpancar jarang-jarang&lt;br /&gt;yang tak pernah sudi bertemu cawan-cawan&lt;br /&gt;tempat kau minum melepas segala kehausan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepalaku kuburan tempat kau memandang sebuah &lt;br /&gt;nisan bernama sunyi&lt;br /&gt;hantu-hantu bermunculan saat kau pergi&lt;br /&gt;Rahasia yang takkan pernah bisa kau gali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau mati,&lt;br /&gt;pekuburan ini menolak jasadmu untuk menyepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bandung, 1 Oktober 2011&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3789449325936704666?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3789449325936704666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3789449325936704666' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3789449325936704666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3789449325936704666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/10/hatiku-makam-tanah-persembunyian.html' title='Pekuburan'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-zNDzwZEWI04/TobSLdhPXFI/AAAAAAAAAUs/3tlYeyk3J2g/s72-c/cemetery+circa+1956.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7390556403866153080</id><published>2011-09-25T07:55:00.000-07:00</published><updated>2011-10-01T01:47:22.528-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Omar Khayyam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6306718-omar-khayyam" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Omar Khayyam (Hati Yang Tertawan Cinta dan Kebijaksanaan)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1235974708m/6306718.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6306718-omar-khayyam"&gt;Omar Khayyam&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/129179.Harold_Lamb"&gt;Harold Lamb&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/207324646"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir mengira bahwa novel (setengah) biografi ini terlalu fiktif, terutama di bagian tentang para pengikut Hasan Ibn Sabah (Kaum Assasin) dan benteng Alamut, sarang para pembunuh itu, di mana Omar Khayyam pernah terperangkap di dalamnya dan berhasil meloloskan diri. Sebenarnya kisah lika-liku kehidupan Omar Khayyam yang tidak biasa ini menarik. Kisah hidup tokoh termasyhur yang ahli astronomi, matematika, filsuf, sekaligus sufi ini demikian berliku. Tak hanya karena gagasan-gagasannya yang baru menurut jamannya dan aktivitasnya mempelajari ilmu duniawi karya para ilmuwan Yunani membuatnya dianggap kafir oleh para mullah (pemuka agama) yang ortodoks, di sisi lain dipercaya Sultan Maliksyah karena dianggap menguasai rahasia langit dan dapat meramal masa depan, serta dianggap masyarakat umum sebagai seorang yang menguasai ilmu gaib karena kemampuannya mengungkap sesuatu yang tak terpikirkan oleh orang-orang. Semua itu dibingkai pula dengan pernak-pernik latar politik istana dan masa kemunculan sekte Kaum Tujuh (kaum Assasin) yang mengerikan yang dipimpin Hasan ibn Sabah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya novel ini hanya menceritakan sepenggal saja fase hidup Omar Kayyam, pada masa ia menjalani gaya hidup hedonis dan memuja erotisme sebelum ia menyelami kehidupan sufistik. Serasa nanggung jadinya, ingin tahu kisah fase kehidupannya selanjutnya. Ini mendorongku untuk mengintip sejenak sinopsis bukunya Amin Maalouf, "Misteri Rubaiyat Omar Khayyam", yang aku yakin tentunya akan sangat berbeda gaya bertuturnya. Di sinopsis buku itu, yang tampaknya bakal lebih banyak bercerita soal karya Rubaiyatnya, ada disebut-sebut pula tentang benteng Alamut, markas Kaum Pembunuh itu. Hmm, jadi ternyata cerita Alamut itu tak fiktif-fiktif amat ya :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kuberi 3 bintang, yah sebenarnya plus beberapa angka di belakang koma :D. Itu karena tata letak paragraf di buku edisi ini tidak teratur, membuatnya tak terlalu enak dibaca. Satu bagian ke bagian lain yang berbeda seringkali bercampur, paragrafnya tak diberi spasi :(. Juga karena ekspektasiku terlalu banyak terpaku pada cerita bagaimana Omar Khayyam menemukan gagasan-gagasannya dalam astronomi dan matematika. Kenyataannya, alur cerita buku ini terasa lambat buatku, dan butuh sampai tengah buku untuk sampai pada cerita pekerjaannya sebagai ahli bintang raja di Observatorium. Penemuan-penemuan yang sedikit terceritakan antara lain tentang pengukuran waktu, di mana Omar akhirnya berhasil menciptakan kalender baru yang lebih akurat berdasarkan peta bintang Ptolomeus. Ada sedikit pula tentang Al-Jabar (orang-orang pada masa itu menyebutnya angka-angka ajaib, dan tentang angka-angka gaib di sebelah 'sifr' (zero; kekosongan) alias angka-angka negatif: 'Omar mengatakan, "Angka-angka hantu itu ada. Kalau ia mengambil satu angka dari sebelah kekosongan, maka ia telah mengambil angka yang sama dari angka-angka positif sebelah 'sifr' itu."' -(hlm.125). Yang terakhir terceritakan yaitu tentang gagasannya yang mengguncang para mullah dan masyarakat: bahwa bumi berputar, tidak diam. Sebaliknya, matahari dan bintang-bintang tidaklah bergerak mengelilingi bumi. Yah, plus timing gagasan itu dikemukakan setelah Sultan Maliksyah, pelindungnya, wafat, Omar akhirnya diadili. Akhirnya Observatorium dan kitab-kitabnya hancur dibakar... (Dan aku ingin tahu petualangan hidup Omar pada fase setelahnya....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7390556403866153080?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7390556403866153080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7390556403866153080' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7390556403866153080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7390556403866153080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/09/omar-khayyam.html' title='Omar Khayyam'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3274240451224390690</id><published>2011-09-23T06:57:00.000-07:00</published><updated>2011-09-23T07:21:52.779-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sajak Melankolis</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-qE84bRT2MjM/TnySee8fQnI/AAAAAAAAAUo/pDhbwNeQi_U/s1600/3557799124_24951350e4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-qE84bRT2MjM/TnySee8fQnI/AAAAAAAAAUo/pDhbwNeQi_U/s320/3557799124_24951350e4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Malam meredam keramaian. Di antara dinding-dinding waktu&lt;br /&gt;kusaksikan pagi menghapus malam.&lt;br /&gt;Siang mengganti pagi. Siang menua&lt;br /&gt;terpanggang senja. Senja menghangus dilalap tahta gulita.&lt;br /&gt;Waktu berkejaran.&lt;br /&gt;Di gerbang bulan sunyi mengintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelap dan terang. Tersisip kelabu juga.&lt;br /&gt;Bayangan dirimu dibalik tirai jendela.&lt;br /&gt;Kadang angin membisik bahwa kamu seperti hari yang sempurna&lt;br /&gt;agar aku bisa menyerahkanmu pada waktu, apa adanya.&lt;br /&gt;Karenanya aku bisa tersenyum, dan marah, dan kecewa,&lt;br /&gt;dan menertawai kekonyolanmu pada saat yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi waktu tak bisa berhenti. Terus berganti-ganti.&lt;br /&gt;Dan aku tak bisa protes pada bayangan.&lt;br /&gt;Hitam - putih - kelabu - berwarna-warna.&lt;br /&gt;Aku tak bisa menganggapmu pagi. Menjadikanmu siang,&lt;br /&gt;atau senja, bahkan malam.&lt;br /&gt;Kata angin, biarkan saja dirimu waktu.&lt;br /&gt;Aku hampir setuju,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuputuskan dirimu batu.&lt;br /&gt;Tak adil menamaimu waktu.&lt;br /&gt;Sebab aku ruang, terlalu letih untuk menampung bayang-bayang.&lt;br /&gt;Biarkan waktu berlalu-lalang.&lt;br /&gt;berkejar-kejaran.&lt;br /&gt;Di tiap persinggahan, sunyi mengintai&lt;br /&gt;Bertirai bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;i&gt;kamar kost, 23092011; 0:14&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(Lagi nonton Friends)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3274240451224390690?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3274240451224390690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3274240451224390690' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3274240451224390690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3274240451224390690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/09/sajak-melankolis.html' title='Sajak Melankolis'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qE84bRT2MjM/TnySee8fQnI/AAAAAAAAAUo/pDhbwNeQi_U/s72-c/3557799124_24951350e4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3978155995238663826</id><published>2011-09-11T08:24:00.000-07:00</published><updated>2011-09-11T08:24:56.074-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Hatta: Hikayat Cinta dan Kemerdekaan</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7840134-hatta-hikayat-cinta-kemerdekaan" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Hatta, Hikayat Cinta &amp; Kemerdekaan" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1268106010m/7840134.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7840134-hatta-hikayat-cinta-kemerdekaan"&gt;Hatta, Hikayat Cinta &amp; Kemerdekaan&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/3236149.Dedi_Ahimsa_Riyadi"&gt;Dedi Ahimsa Riyadi&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/206359602"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selalu begitu. Setiap kali berkunjung atau menetap di tempat baru, toko pertama yang menjadi tempat belanjanya adalah toko buku." -hlm.147&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Peti-peti itulah satu-satunya kekayaan Hatta yang paling berharga. Peti-peti itu berisi ribuan judul buku yang selama bertahun-tahun ia kumpulkan, baik ketika sekolah di Jakarta maupun di Rotterdam. (....) Enam belas peti itu terus menemani perjalanannya mulai dari Rotterdam, Belanda, ke Jakarta, hingga akhirnya ia tiba di Tanah Merah--neraka ciptaan Belanda bagi para tokoh pergerakan nasional." -hlm.235&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Buku merupakan sahabat sejatiku yang paling damai... selama memiliki buku, aku bisa hidup di mana pun..." ... "Filosofi hidupku:'terus berjuang selama hidup bebas; ketika seseorang mengikat sayapku, teruslah berjuang untuk meraih pengetahuan.'" -hlm.253&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Tetapi aku mengaguminya. Aku benar-benar mengaguminya. Aku yakin, tak ada orang yang dapat mencintai dan melindungiku lebih baik dibanding dia. Sepertinya, aku akan bisa mencintainya karena ia senantiasa memegang teguh prinsipnya. Ia sangat mencintai Indonesia sehingga berjanji tak hendak beristri sebelum Indonesia merdeka. Itulah janjinya, dan ia memenuhinya. Aku yakin, sepanjang hidupmu, kau tak akan pernah menjumpai seorang pencinta seperti dia." -hlm.273 (Rahmi kepada adiknya saat memutuskan untuk menerima pinangan Bung Hatta.)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Salah satu harta berharga yang Hatta berikan sebagai hadiah pernikahannya untuk isterinya adalah berupa buku yang ditulisnya di Tanah Merah: 'Alam Pikiran Yunani', sebuah buku yang menggambarkan ideal Hatta tentang negara dan demokrasi. Rahmi menerima hadiah perkawinan dengan penuh kehormatan. Sejak awal ia sudah menyadari, ia akan menjadi isteri keempat Hatta setelah Indonesia, rakyat Indonesia, dan buku-bukunya." -hlm.278&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;*&lt;br/&gt;Sebagai sebuah novel, kupikir buku ini terlalu kering. Mungkin lebih cocok dikatakan sebagai biografi singkat saja. Dikatakan sebagai novel biografi, rasanya banyak aspek-aspek dari sebuah karya novel yang tidak tergarap dengan baik (tetapi aku sedang tak ingin membikin ulasan. Singkatnya, sebagai seorang pembaca novel, aku kurang begitu menikmati alur yang disuguhkan buku ini. Ekspektasi untuk sebuah karya "novel biografi" tak terpenuhi di buku ini). Beberapa bagian episode kehidupan Bung Hatta dikisahkan dengan cukup indah, tapi banyak pula bagian-bagian yang terlalu kering, seperti tak ada bedanya dengan membaca buku sejarah biasa. Tetapi anyway, itu tidak menghilangkan apresiasiku terhadap buku ini. Membaca buku ini membuatku ingin bersegera baca Memoir Bung Hatta yang sudah lama nangkring di kardus bukuku... (maklum, ga punya rak buku :D) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;*Ah, Bung Hatta. Bung yang satu ini sungguh mempesonakanku. Seorang pecinta sejati, yang memiliki cinta yang dalam dan sunyi. Yang begitu gigih dan teguh memegang prinsip. Yang perjuangannya tak kenal henti, di mana pun, yang bersenjata pena dan beramunisikan buku-buku... Indonesia sungguh bangga memilikimu...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3978155995238663826?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3978155995238663826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3978155995238663826' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3978155995238663826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3978155995238663826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/09/hatta-hikayat-cinta-dan-kemerdekaan.html' title='Hatta: Hikayat Cinta dan Kemerdekaan'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1298111219858758846</id><published>2011-09-03T01:28:00.000-07:00</published><updated>2011-09-03T01:28:35.018-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Adriana</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7747600-adriana" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Adriana: Labirin Cinta di Kilometer Nol" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1266460596m/7747600.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7747600-adriana"&gt;Adriana: Labirin Cinta di Kilometer Nol&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/2759315.Fajar_Nugros"&gt;Fajar Nugros&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/203032902"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungan cinta dengan sejarah? Sekilas memang ga nyambung, tapi begitulah ramuan yg tersaji di buku ini.Novel tentang cinta, dengan bahasa yang kocak banget ala "anak muda jaman sekarang", tapi terbilang unik karena jalan ceritanya dibangun dengan teka-teki sejarah yang bertebaran. Dialog-dialognya kocak banget, sampai bikin aku senyum-senyum sendiri di bus :D. Demi janji ketemuan aja, tokoh-tokohnya dibawa pada misteri teka-teki yg harus dipecahkan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kupikir, baik juga buku ini, inti ceritanya sih ringan, hanya agak dibuat rumit dengan misteri teka-teki yg terus bermunculan itu. Baik karena membacanya menambah pengetahuan (pengecualian bagi mereka yg udah jago sejarah ya ^^) tentang sejarah bangunan-bangunan yang ada di jakarta khususnya. Beberapa fakta sejarah yg jarang mengemuka juga disinggung di buku ini. Sejarah bangunan-bangunan seperti: Stadhuisplein (Museum Fatahillah), Patung Pancoran, Patung Arjunawinaya, Patung Hermes, Patung Thamrin, tentang Soekarno, dll dimuat di buku ini terkait dengan teka-teki yang harus dipecahkan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Awalnya, aku optimis bisa memberi 4 bintang untuk buku ini, tapi urung karena setelah terus dibaca sampai tuntas aku menjadi berubah pikiran. Sesampai di ending, ada gumaman di benak: hanya begini saja...? Keunikan lain buku ini yaitu cara penyajiannya yang terbagi menjadi dua bagian, satu bagian dimana peristiwa-peristiwanya dipandang oleh sudut pandang tokoh Mamen, sedang 1 bagian lagi memakai sudut pandang Adriana. Ini memang menarik, tapi sayangnya narasi bisa terjebak menjadi terasa membosankan ketika ada satu peristiwa yang persis sama, diulang lagi dengan sudut pandang orang yang kedua, dengan tanpa memberikan penyajian yg berbeda. Hal seperti ini akhirnya menjadi pengulangan saja, sehingga agak sedikit terasa bosan mambacanya.  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1298111219858758846?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1298111219858758846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1298111219858758846' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1298111219858758846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1298111219858758846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/09/adriana.html' title='Adriana'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-2117178646060399647</id><published>2011-09-01T20:41:00.000-07:00</published><updated>2011-09-01T20:46:22.512-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Cecilia dan Malaikat Ariel</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6050205-cecilia-dan-malaikat-ariel" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Cecilia dan Malaikat Ariel: Kisah Indah Dialog Surga dan Bumi" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1230709911m/6050205.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6050205-cecilia-dan-malaikat-ariel"&gt;Cecilia dan Malaikat Ariel: Kisah Indah Dialog Surga dan Bumi&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1388082.Jostein_Gaarder"&gt;Jostein Gaarder&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/203041461"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntas dibaca dalam setengah, atau mungkin kurang, perjalanan mudik dalam bis Bandung-Kuningan plus macetnya. Novel yang sangat keren, membuat perjalanan mudik ini tidak menyebalkan dengan macetnya. Ah, novel-novel  Gaarder memang selalu sukses membuat saya melihat dunia di sekeliling menjadi terlihat lebih misterius dan indah dibanding biasanya. Apalagi ini diperjalanan, ketika yang bisa kita lakukan tak banyak, (selain tidur :p) hanya bisa melihat ke jendela bis: pohon-pohon, lanskap di latar belakangnya, rumah-rumah, pertokoan, langit, awan, gunung di kejauhan, yang semuanya bergerak seiring laju bis... suatu poin plus untuk merenungi kehidupan ini :).&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Buku yang terbilang tipis, memang. Hanya 210 halaman. Seperti biasa, tokoh utamanya masih melibatkan anak-anak yang beranjak menuju remaja. Dan seperti biasa pula, karya Gaarder ini masih menyentuh soal-soal filosofis tentang dunia ini. Namun, tak seperti Dunia Sophie atau Misteri Soliter yang lebih gamblang menyuguhi pembaca dengan sajian filsafatnya, Cecilia dan Malaikat Ariel ini menyuguhkan pertanyaan-pertanyaan filosofis secara lebih halus. Poin utamanya masih mengajak pembaca lebih “merasakan” dunia ini, kehidupan ini, sebagai suatu misteri agung nan ajaib. Di buku ini, tanpa menyebut-nyebut tokoh filsuf dan teori filsafat, pembaca digiring pada pertanyaan-pertanyaan filosofis itu lewat dialog “sederhana” tokoh anak perempuan bernama Cecilia dengan seorang malaikat yang penasaran bagaimana rasanya menjadi manusia yang terbuat dari darah dan daging.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt; Cerita dimulai dengan setting suasana Natal yang khas di rumah Cecilia. Sesungguhnya natal tahun ini menyedihkan bagi Cecilia yang sedang sakit parah, hanya bisa berbaring di kamarnya di lantai atas sembari mendengarkan aktivitas natal keluarganya yang khas di lantai bawah. Sakitnya mungkin takkan sembuh, dan Cecilia marah kepada Tuhan dan menganggap-Nya tak adil. Lalu terjadi keajaiban, seorang malaikat bernama Ariel mengunjungi Cecilia. Kemudian mereka berdua sepakat membuat perjanjian untuk saling memberitahukan rahasia masing-masing: Cecilia harus memberitahu bagaimana rasanya menjadi manusia –rahasia Bumi, dan Malaikat Ariel akan memberitahunya rahasia Surga. &lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Di sepanjang dialog Surga dan Bumi itulah pembaca dapat menyimak pertanyaan-pertanyaan bergulir. Pertanyaan-pertanyaan sederhana yang sesungguhnya mendalam, tapi kebanyakan dari kita mungkin tak pernah memperhatikan, abai akan keajaiban-keajaiban kehidupan yang setiap saat kita berada di dalamnya. Dialog tentang kehidupan, surga, bumi antara Cecilia dan Malaikat Ariel ini mengalir dengan bahasa yang sederhana, indah, kadang puitis, dan juga lucu, membuat kita tersenyum-senyum sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Sebagai seorang malaikat yang penasaran bagaimana rasanya jadi manusia, Malaikat Ariel mempertanyakan kepada Cecilia hal-hal seperti: bagaimana rasanya merasa, melihat, mendengar, membaui, meraba? Bagaimana rasanya mengingat dan melupakan sesuatu? Bagaimana rasanya tidur, bermimpi? Apa ada rasanya?&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Kau bilang, malaikat tak pernah tidur.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Tidak, kami tak pernah tidur, jadi kami pun tak pernah bermimpi. Seperti apa rasanya bermimpi?”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Saat bermimpi, aku tak merasakan apa-apa.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Ariel mengangguk kecil. “Sama seperti aku tak merasakan apa-apa saat melayang di udara, sama seperti aku tak merasakan apa-apa saat memungut sebuah bola salju.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Bermimpi adalah sebuah cara berpikir,” kata Cecilia. “Atau cara melihat. Atau kedua-duanya. Tapi, saat bermimpi, kami tak bisa memutuskan apa yang kami pikir atau lihat.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Kau harus menjelaskannya untukku.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Saat kami bermimpi, kepala kami berpikir dengan sendirinya. Benar-benar mirip sebuah teater. Kadang-kadang, aku terbangun dan ingat mimpiku seperti sebuah drama atau film utuh.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Drama atau film yang kau ciptakan sendiri, karena kau sendiri yang memerankan semua karakternya.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Ya, dalam makna tertentu.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Ariel menjadi bersemangat. “Mungkin bisa kita katakan bahwa sel-sel otak saling menayangkan film. Pada saat yang sama, film itu duduk di bangku bioskop dan menonton dirinya sendiri ditayangkan di layar.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Perkataan yang aneh sekali! ‘Sel-sel otak saling menayangkan film’. Tapi aku bisa membayangkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;“Karena, saat kalian, manusia, bermimpi, kalian menjadi aktor sekaligus penonton. Bukankah itu sangat misterius?”&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Hati Cecilia menciut. “Kurasa, hal itu terlalu mengerikan untuk dibicarakan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;(Hlm. 138-139)&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Menarik ya... Menyimaknya seperti mengingatkan kembali bahwa setiap kedipan mata, setiap aliran darah, setiap hembusan nafas, adalah ajaib dan misterius... ^^&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Dan seperti biasa, Gaarder mengingatkan,&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Kebanyakan orang dewasa sering kali menjadi amat terbiasa dengan dunia sehingga mereka menganggap seluruh alam ini biasa-biasa saja,” Komentar Ariel. “Kalau kau merenungkannya, hal itu cukup lucu, karena mereka hanya ada di dunia ini untuk kunjungan singkat saja.”&lt;/span&gt; (Hlm. 44)&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;*Kukira, aku benar-benar jatuh cinta sama Jostein Gaarder sekarang. Sudah 4 bukunya yang kubaca, dan aku semakin yakin karya-karyanya yang lain pun gak akan mengecewakanku. Meski tema yang ia garap senada, tapi tampaknya ia punya segudang kreativitas yang membuat tiap kisah yang ia punya senantiasa original dan menyimpan kejutannya sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-2117178646060399647?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/2117178646060399647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=2117178646060399647' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2117178646060399647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2117178646060399647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/09/cecilia-dan-malaikat-ariel.html' title='Cecilia dan Malaikat Ariel'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6164689473384613412</id><published>2011-07-19T10:08:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T10:58:15.673-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Misteri Soliter</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/8865934-misteri-soliter" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Misteri Soliter" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1281761542m/8865934.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/8865934-misteri-soliter"&gt;Misteri Soliter&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1388082.Jostein_Gaarder"&gt;Jostein Gaarder&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/21765940"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini buku ketiga Jostein Gaarder yang kubaca. Dan aku semakin penasaran dengan karya-karya Gaarder lainnya. Kupikir karya Gaarder ini brilian. Setelah novel  filsafatnya yang terkenal, Dunia Sophie, Misteri Soliter ini juga sempat membuatku terkagum-kagum pada cara dan kepiawaian Gaarder meramu kisah novel yang bicara soal tema filsafat. Jika Dunia Sophie bicara filsafat dari A-Z (maksudku, novel ini cocok bagiku sebagai buku perkenalan filsafat, di mana aku seolah Sophie sendiri, yang baru kali itu mendapat "kuliah filsafat" dari surat-surat misterius yang saban hari mendatanginya), Misteri Soliter bicara filsafat dengan suatu topik yang lebih spesifik. Kerennya, kisah dalam Misteri Soliter berupa ramuan antara fantasi, dongeng, mitos, dan filsafat, dengan kartu-kartu dalam permainan soliter sebagai simbol dan analogi yang unik dan mengesankan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Siapa sangka kisah pulau ajaib, kurcaci-kurcaci aneh berseragam bergambar kartu remi, kue kismis berisi buku mungil, soda bianglala, dan ikan mas berwarna-warni, semua yang di awal tampak seperti cerita aneh banget, pada akhirnya saling berhubungan dan mengungkap sebuah rahasia besar, hingga bergenerasi-generasi... Rahasia itu tak hanya tentang takdir keluarga Hans Thomas, bocah lelaki yang mulai belajar menjadi filsuf dari ayahnya yang pemabuk. Di perjalanan jauh menuju Athena, mencari ibunya yang telah 8 tahun pergi untuk menemukan jati dirinya dan tersesat di dunia mode itu, teka-teki kisah pulau ajaib itu mulai menghampiri Hans Thomas. Tetapi pada akhirnya, teka-teki permainan soliter di pulau ajaib itu menyadarkan Hans Thomas (dan barangkali kita, para pembaca) akan suatu teka-teki yang jauh lebih besar: teka-teki kehidupan. Dunia ini adalah suatu permainan Soliter Agung, demikian kata buku ini. Dan Joker adalah satu-satunya yang tak tertipu oleh angan-angan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hal yang mengesankan dari buku ini adalah cara Gaarder membawakan suatu tema besar dengan cara yang ringan (ringan?) dan unik. Maksudku, tema yang demikian besar dapat dikemas dalam bentuk kisah berbau dongeng dengan tokoh sentral seorang bocah. Dan analogi dengan simbol kartu remi dalam permainan soliter itu sungguh menarik. Bahwa para kurcaci di pulau ajaib sesungguhnya khayalan yang menjelma dari kartu remi usang, lalu pertanyaan "mungkinkah mereka muncul begitu saja dari tiada menjadi ada", mustahilkah? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semua yang ada di pulau ajaib memang ajaib, misterius dan menakjubkan, akan tetapi para kurcaci itu tak pernah berpikir atau bertanya, dari mana sesungguhnya mereka berasal? Tak ada yang bertanya kecuali joker. Mereka tak pernah bertanya tentang diri mereka --yang sesungguhnya misterius dan ajaib--, karena telah demikian terbiasa dengan diri mereka dan alam sekitar. Tak ada bedanya dengan manusia. Saat dewasa, orang-orang  tak lagi banyak bertanya kendati kehidupan ini adalah sebuah misteri besar nan ajaib, karena mereka telah menjadi terbiasa dengannya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Joker dalam kartu remi itu langka, demikian pula joker di kalangan manusia. Para filsuf adalah joker, yang berbeda dari kebanyakan. Joker tak termasuk kelompok sekop, keriting, hati, maupun wajik, tapi ia mampu masuk ke semuanya. Joker digambarkan sebagai kurcaci berpakaian badut yang ribut dengan lonceng-loncengnya, cerewet, selalu ingin tahu, curiga, bertanya ini-itu. Ia juga sering disebut 'si tolol" atau "si bodoh", padahal sesungguhnya ia satu-satunya yang tak bodoh di antara kurcaci-kurcaci lainnya. Joker justru "tahu terlalu banyak dan terlalu dalam". Seperti halnya filsuf --orang yang mencari kebijakan-- senantiasa mempertanyakan banyak hal. Sementara khalayak kebanyakan merasa tahu banyak hal padahal tak tahu apa-apa, seorang filsuf seperti Socrates mengaku dengan lantang bahwa dirinya hanya tahu satu hal: bahwa ia tak tahu apa-apa.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lalu sistem kalender di pulau ajaib yang berdasarkan jumlah kartu remi pula, 52 dengan 4 kelompok (sekop, keriting, wajik, hati): 1 tahun = 52 minggu, 52 x 7 hari = 364 hari, plus 1 hari joker. 1 tahun dengan 13 bulan (dinamai dari As sampai Raja), dan seterusnya... Wah! Kartu-kartu permainan soliter dalam buku ini sungguh menjadi simbol yang multi-fungsi. Itulah mengapa kubilang ramuan Gaarder ini begitu keren dan mengesankan.  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan ngomong-ngomong, pada awal-awal membaca kisah ini ada semacam gumaman di benak, "apaan sih? ceritanya aneh banget..." lalu tambah ke tengah, "hmm... tambah aneh". Lanjut lagi, lalu "wow... hm...". Lalu terus... dan, "wooowww... begitu ya... ternyata..." Hehe... Well, aku suka cara Gaarder "mendakwahkan" filsafat dengan cara tersirat seperti ini :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;*Beberapa narasi menarik tentang renungan filosofis yang kutemui di bab 8 Wajik ada &lt;a href="http://euisry.multiply.com/journal/item/114/Kita_dan_Waktu"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;*Next Gaarder’s book to read: Maya ^^.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6164689473384613412?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6164689473384613412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6164689473384613412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6164689473384613412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6164689473384613412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/07/misteri-soliter.html' title='Misteri Soliter'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-909779426953059901</id><published>2011-07-03T07:57:00.000-07:00</published><updated>2011-07-03T08:01:34.817-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Lelaki Penggenggam Hujan</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7948706-muhammad" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1270221037m/7948706.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7948706-muhammad"&gt;Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/475407.Tasaro"&gt;Tasaro&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/125564523"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... antara antara 4 atau 5 bintang buat buku ini. 5 bintang melihat bagaimana isi novelnya, niatan dan usaha penulisnya. 4 bintang karena masih ada beberapa kesalahan ketik, dan beberapa pemilihan diksi yang terasa terlalu "tendensius" atau terlalu "berjarak" baik dengan waktu ataupun dengan kebermengaliran penceritaan. Dan memang tentu dilematis ketika menulis sebuah buku semacam ini. Jadi diatas kekurangan yg ada, tetap dua jempolku buat buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Saat mendapati kata SELESAI di penghujung buku ini, dua kata mampir di benakku: "kok selesai?"...&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Yah, kutahu memang buku ini belum selesai. Penghujung kisah Nabi SAW dibuku ini ditutup secara pas dengan peristiwa Futuh Makkah, ketika kemenangan demikian gegap-gempita. Tetapi kisah tentang tokoh fiktif(?) Kashva dan petualangannya mencari Lelaki Penggenggam Hujan demikian menggantung dengan cara yang terasa dipenggal paksa...&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Baiklah, aku masih penasaran. Maka kuagendakan buku ke-2nya, Sang Pewaris Hujan, menjadi bacaan untuk bulan Agustus. Bulan juli ini, biarlah kuteruskan dulu Solitaire Mystery-nya Jostein Gaarder.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-909779426953059901?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/909779426953059901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=909779426953059901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/909779426953059901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/909779426953059901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/07/lelaki-penggenggam-hujan.html' title='Lelaki Penggenggam Hujan'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-5618951169385015947</id><published>2011-06-22T08:10:00.000-07:00</published><updated>2011-06-22T08:36:00.745-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Apa-apa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-9PzW1ViKsA4/TgIKDNrWEwI/AAAAAAAAAUY/5NXR9foItO4/s1600/black_dot.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 189px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9PzW1ViKsA4/TgIKDNrWEwI/AAAAAAAAAUY/5NXR9foItO4/s200/black_dot.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5621066335239148290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di matamu, aku mungkin bukan apa-apa. Tetapi apa yang kau lihat, aku tak begitu peduli. Di dalam sini, aku punya mata sendiri yang sanggup melihat hal-hal dari sudut pandang yang berbeda. Dengan caraku sendiri, dalam dunia kecilku sendiri. Aku mungkin memang belum apa-apa, karena kuakui dunia kecilku juga belum apa-apa dibanding keluasan dunia yang membentangkan tanah, langit, dan samudera. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak keberatan mengakui sebagai sebuah titik kecil, bukan apa-apa, yang hadir diantara noktah-noktah lain di sekitarmu. Tetapi aku hadir, ada. Dan bagiku setiap eksistensi selalu punya potensinya sendiri. Bahkan eksistensi yang jauh lebih kecil dari sebuah titik, tak kasat mata tetapi ada, senantiasa menghadirkan potensi yang ia bawa. Sebutlah virus. sebutlah sel. sebutlah atom, elektron, dan seterusnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalah aku dimatamu, itu aku tahu. Dan tak berusaha kutampik "kebukanapa-apaan"ku ini. Aku memang begitu. Namun telah tertanam dalam diriku bahwa aku takkan berhenti sampai segitu. Jikapun kau tak melihat, aku tidaklah sedang berhenti. Aku tak sedang diam. Biarpun kau anggap aku bukan apa-apa, biarlah Tuhan dan aku saja yang tahu apa yang kucari, dan akan terus kucari, tidak henti. Kau tahu, dunia ini terlalu gamblang menawarkan dinamika untuk siapapun merasa cukup untuk berhenti. Hanya pada kondisi temperatur absolut zero dapat kau temukan partikel atom diam tak bergerak. Kenyataannya, di alam ini atom-atom senantiasa tak diam. Vibrasi senantiasa ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau begitu terganggu dengan "kebukanapa-apaan"ku ini, apakah kau sendiri telah menganggap dirimu telah menjadi apa-apa? Hm... Aku pribadi berpikir bahwa aku takkan pernah bisa menjadi apa-apa. Bukan berarti selamanya aku akan tetap bukan apa-apa. Selamanya aku akan tetap belum apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak apa kau anggap aku bukan apa-apa. Toh apa-apa dalam pikiranmu juga bagiku bukan apa-apa. Begitu banyak hal yang kucari sampai pandanganmu tentangku menjadi tak penting lagi. Di dunia kecilku ini, dengan lapang dada kuakui aku memang belum apa-apa. Begitu banyak langkah yang masih harus kutempuh untuk kutapaki tanah-tanah yang belum kujelajah. Untuk kuungkap petak-petak langit yang membentang tanpa tepian.Untuk kuselami kedalaman hati samudera dan kulayari riak-riak yang membuih di keluasan permukaannya. Dari sudut pandang kehidupan, aku memang belum apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I maybe no one, nothing, for you. But...&lt;br /&gt;Give me some sunshine, give me some rain&lt;br /&gt;Give me another chance, I wanna grow up once again...&lt;br /&gt;(Give Me Some Sunshine, OST 3 Idiots)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 22 Juni 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We are all in the gutter, but some of us are looking at the stars".&lt;br /&gt;(Oscar Wilde)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-5618951169385015947?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/5618951169385015947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=5618951169385015947' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5618951169385015947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5618951169385015947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/06/apa-apa.html' title='Apa-apa'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-9PzW1ViKsA4/TgIKDNrWEwI/AAAAAAAAAUY/5NXR9foItO4/s72-c/black_dot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-9161607816290125443</id><published>2011-06-11T00:29:00.000-07:00</published><updated>2011-06-11T00:38:11.404-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Sepuluh Juni</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-pW0bma_SqdU/TfMaa2qsV3I/AAAAAAAAAUQ/1dyeup6DMmU/s1600/calendar_June_10.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 142px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-pW0bma_SqdU/TfMaa2qsV3I/AAAAAAAAAUQ/1dyeup6DMmU/s200/calendar_June_10.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616862208914642802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10 Juni ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apaan tuh sepuluh juni?&lt;br /&gt;Tanggal biasa, hanya saja wall FB-ku penuh dengan ucapan selamat dan doa-doa sehingga menjadi tidak biasa. Di sepanjang hidupku, sepuluh juni ya 10 juni... kujalani hari seperti biasanya. Tak ada lilin-lilin, tak usah berharap kado-kado (yah, kalaupun sesekali dapat, itumah bonus ^^). Doa-doa itu bagus, dan biasanya itu yang kuharapkan. Kalau ucapan selamat saja rasanya aneh sebenarnya, apanya yg diselametin? Tapi gapapa, it's okay, thank you :). Jadi, intinya adalah: apa sepuluh juni bagiku? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggg... bagiku sepuluh juni ya 10 juni, sebuah tanggal diantara tanggal-tanggal lainnya. Tak terlalu istimewa sebetulnya (eits... bukannya aku tak menghargai sejarah kemunculanku di dunia ini loh...). Memang benar, hari kelahiran seseorang itu tentu istimewa, meski mungkin keistimewaan itu tidak bersifat general tapi sangat personal, tapi toh sepuluh juni tetap saja 10 juni... ia hanya sebuah tanda, penanda waktu. Lalu, kalau aku menandai hari lahirku dengan tanggal kalender hijriyah, misalnya, yang jatuhnya tak selalu bertepatan dengan sepuluh juni, berarti peringatan hari lahirku takkan lagi di sepuluh juni kan... Jadi, 10 juni atau bukan tidaklah terlalu istimewa. Hanya saja, sebagai penanda waktu, penanda bertambah atau berkurangnya usia --tergantung dari segi mana kau melihatnya--, sepuluh juni menjadi semacam monumen bagiku. Layaknya sebuah monumen sejarah yang biasa dibuat untuk memperingati seseorang atau suatu peristiwa bersejarah, sepuluh juni buatku menjadi sebuah monumen waktu, yang mengingatkanku tentang sebuah perjalanan, panjang atau pendek, ---tergantung dari segi mana kau melihat--- kehidupan. Jadi setiap kali aku bertemu sepuluh juni, aku seringkali tertegun, termenung, atau paling parahnya shock, mendapati telah setua ini jalanan yang kulewati. Then a question strucks me: who, or even what, are you right now? Sejauh ini, siapa atau apa kamu sekarang? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, dan sekarang sampailah pada sebuah kejujuran. Di sepuluh juni duaribusebelas ini, memoriku diajak berpetualang dalam ranah analisis... yang akhirnya sampai pada sebuah kesimpulan: Aku masih berantakaaaannn....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, beberapa teman pernah mengatakan bahwa aku berantakan, dan harus kuakui itu :'(. Entropiku masih terlalu tinggi... Gawat, padahal, menurut hukum ke-2 termodinamika, The entropy of an isolated system which is not in equilibrium will tend to increase over time, approaching a maximum value at equilibrium. Gubrak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, I need an action, or the various actions: saatnya menyetrika semua kekacauan dan melipatnya dengan rapi di tempatnya masing-masing!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-9161607816290125443?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/9161607816290125443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=9161607816290125443' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/9161607816290125443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/9161607816290125443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/06/spuluh-juni.html' title='Sepuluh Juni'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-pW0bma_SqdU/TfMaa2qsV3I/AAAAAAAAAUQ/1dyeup6DMmU/s72-c/calendar_June_10.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-2297652036849594313</id><published>2011-06-10T20:16:00.000-07:00</published><updated>2011-06-10T20:25:06.842-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Banyak Cerita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-1FXIUfJcavg/TfLfyTb9ufI/AAAAAAAAAUI/zAILpkhgv50/s1600/stories.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-1FXIUfJcavg/TfLfyTb9ufI/AAAAAAAAAUI/zAILpkhgv50/s200/stories.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616797740588448242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak cerita sesungguhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak yang bisa kuceritakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu telah sekian lama berlalu, dan berjalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita seakan menjauh seperti waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada kamu, aku, kalian, kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di ruang ini hanya aku dan bayangan, perabotan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku lebih banyak berlari, seperti waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah kamu, kalian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah kamu, kalian, tak lagi menjelma tokoh-tokoh cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang lucu, konyol, aneh, keren, jaim, bijak, sabar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau dunia memang tak lagi sesempit daun kelor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak yang dapat kuceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apa yang dapat kuceritakan dari segenggam sepi dan segentong hiruk-pikuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu mengerut, memendek seperdelapan kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu letih karena terus berlari-lari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akupun begitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbawa lari oleh waktu, aku menjadi kurus setengah kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak kukenali pula kuping-kuping, kamu kah, atau kalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya cerita-cerita kabur bersama angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah kubilang, kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak yang bisa kuceritakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cihampelas, 9 Juni 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-2297652036849594313?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/2297652036849594313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=2297652036849594313' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2297652036849594313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2297652036849594313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/06/banyak-cerita.html' title='Banyak Cerita'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-1FXIUfJcavg/TfLfyTb9ufI/AAAAAAAAAUI/zAILpkhgv50/s72-c/stories.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1660449272262850994</id><published>2011-06-09T08:18:00.000-07:00</published><updated>2011-06-09T08:21:39.810-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>I was a Rat!</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2470608.Dulu_Aku_Tikus_atau_Sepatu_Merah" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Dulu Aku Tikus! atau Sepatu Merah" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1199195254m/2470608.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2470608.Dulu_Aku_Tikus_atau_Sepatu_Merah"&gt;Dulu Aku Tikus! atau Sepatu Merah&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/3618.Philip_Pullman"&gt;Philip Pullman&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/169681351"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm... setelah membuktikan dengan membaca 2 cerita anak karya Philip Pullman (baru 2 nih), aku setuju bahwa dia salah satu penulis cerita anak yg brilian. Cerita-ceritanya unik dan menarik, simpel dan cerdas. Membacanya membuat perjalanan ngangkot menjadi tidak begitu terasa (sampai sering kebablasan, kelewatan tempat turunnya, hehe).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebagai kisah anak, kupikir cerita ini mengandung makna filosofis yang dalam, meski tampilan luarnya seperti polos (Jangan percaya penampilan, begitu kata "the Daily Scourge", hehe). Meski ada cerita tentang tikus, atau monster jahat dari gorong-gorong, cerita ini malah merefleksikan cerita tentang manusia (seperti cermin yang memantulkan bayangan ke dalam diri manusia, yang dalam hal ini banyak sekali membuat judgement tentang hal-hal, peristiwa... pokoknya manusianya banyak yang cerewet banget deh, dengan variasi karakter diri yang antagonis dan protagonis juga. Hem... kalimatku belepotan gini... :p&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Aku sama sekali tidak pernah berpikir waktu aku jadi tikus! Aku hanya tikus! Maka aku tidak pernah berpikir aku tikus. Dulu aku tikus. Aku mulai berpikir ketika aku jadi anak laki-laki.Sekarang kupikir aku anak laki-laki. tapi ini membuatku bingung. Kuharap aku tidak jadi kesal". (76-77)&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1660449272262850994?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1660449272262850994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1660449272262850994' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1660449272262850994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1660449272262850994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/06/i-was-rat.html' title='I was a Rat!'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7420649596788065015</id><published>2011-06-03T19:43:00.001-07:00</published><updated>2011-06-03T19:46:57.930-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>The Best of Sherlock Holmes</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7985537-the-best-of-sherlock-holmes" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="The Best Of Sherlock Holmes" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1285812300m/7985537.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7985537-the-best-of-sherlock-holmes"&gt;The Best Of Sherlock Holmes&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/2448.Arthur_Conan_Doyle"&gt;Arthur Conan Doyle&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/125560518"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I always love Sherlock Holmes stories. In this book of Woodsworth Classics edition I enjoyed the collection of  twenty best cases of Sherlock Holmes along with an introduction by David Stuart Davies, the editor. Davies’ long essay talks about many things behind the success of Sherlock Holmes, how the cases in this edition selected, and discuss about plus and minus of every case.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;It was a delight for me to read the story of a very long journey in which Sir Arthur Conan Doyle, the author, write Holmes stories from time to time, try to draw public’s attention by publishing them in novel form and then as a serial in magazine column. It was really a long journey before  Holmes won the readers’ heart and gain a tremendous success. Well, I recomend to read this long journey story for those who love writing. It was not only a learning about hard work, totality, consistency, and heart will in writing, but  it was also an interesting story about the creative process in writing.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;It was an interesting creative process, for example, how Sir Arthur Conan Doyle inspired by Dr. Bell of Edinburgh, when he was educated at a school of medical thought. This Dr. Bell prided himself about his remarkable power of observation:  that when he looked at a patient he could tell not only their disease but very often their occupation and place of residence. Doyle try to apply this power of observation into a detective story,  in which the detective would treat crime as Dr. Bell treat disease and where science would take the place of chance. &lt;br /&gt;&lt;br/&gt;The important point of Sherlock Holmes creative process was the factor combination of character, plot, and point of view. It was this combination of so unique a character, so delicate a plot, and a well-chosen point of view,  I think, that made Sherlock Holmes have its own strong character. All of these factor were well-prepared by Sir Arthur Conan Doyle in creating this classical detective story: he had reasons in every choice he made. Scientific element Doyle put on his narration was another thing to which I admired.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Well, in a brief summary:  I love Sherlock Holmes  ^^&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry-noor"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7420649596788065015?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7420649596788065015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7420649596788065015' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7420649596788065015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7420649596788065015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/06/best-of-sherlock-holmes.html' title='The Best of Sherlock Holmes'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8743740144328466377</id><published>2011-03-19T04:30:00.000-07:00</published><updated>2011-03-19T04:38:00.022-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Membicarakan Paradoks</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-HTvbBCspzvo/TYSVe-4KfrI/AAAAAAAAAT8/L_XLNtVuWwY/s1600/pdox1.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 305px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-HTvbBCspzvo/TYSVe-4KfrI/AAAAAAAAAT8/L_XLNtVuWwY/s320/pdox1.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585753797353438898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semalam saya menyimak sebuah pembicaraan menarik yang diangkat oleh klub studi ECF (Extended Course Filsafat) fakultas filsafat Unpar. Awalnya saya belum tahu apa topik yang akan dibahas. Namun, mendengar bahwa pembicara yang akan hadir adalah seorang Putu Wijaya, seniman terkemuka itu, saya langsung tertarik untuk hadir. Dan demikianlah, di tengah kepusingan yang sedang melanda saya akhir-akhir ini, saya sempat berseloroh kepada seorang rekan, “Habis ini saya mau datang ke kursus filsafat ah, refreshing… Refreshing dengan filsafat…” Ujar saya sambil nyengir. Rekan saya mengerutkan kening, “Malam ini? Refreshing kok sama filsafat…”. Dia tahu saya sedang sangat pusing dengan tugas-tugas saya. Dan dia, seperti kebanyakan orang pada umumnya, tentu menganggap filsafat sebagai sebuah subjek yang kurang cocok untuk dijadikan bahan “refreshing”. Lagi pula saya setengah bercanda, sebab saya sendiri tak tahu banyak tentang filsafat dan tak ada ide apa yang akan dibicarakan Putu Wijaya nantinya… :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Intermezo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah pertama kalinya saya datang ke forum ini. Belakangan saya jadi tahu bahwa ECF ke-16 ini sedang mengangkat tema besar “Manusia Indonesia Hari ini: Dilema dan Peluangnya”. Para pembicara yang diundang hadir pada sesi ini adalah dari kalangan seniman. Nantinya, setelah Bambang Sugiharto dan Putu Wijaya, seniman yang diundang di minggu-minggu berikutnya yaitu Acep Zam-zam Noor, Miroto, Goenawan Mohammad, Sujiwo Tejo, Ayu Utami, Ulil Abshar Abdalla, Bre Redana, dan Emha Ainun Najib. Wah… top markotop nih.. hehe…&lt;br /&gt;Sub tema yang dibicarakan Putu Wijaya sendiri semalam tadi adalah “Paradoks Unik Manusia Indonesia”. Bicara tentang paradoks, Putu Wijaya lebih banyak mencontohkan dengan cerita, entah itu cerita orang lain ataukah anekdot maupun cerita pengalamannya sendiri. Beliau sendiri lebih suka menyebut ini sebagai pembicaraan tentang kehidupan tinimbang bicara tentang filsafat. Apa yang saya tulis disini hanyalah beberapa poin yang sempat saya catat dari apa yang beliau coba gulirkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Keunikan Paradoks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Membicarakan tentang paradoks memang unik. Dalam paradoks, kita akan menemukan banyak hal yang demikian kompleks, aneh, membingungkan. Misalkan kita pergi ke super market, didalamnya menawarkan banyak pilihan yang sama-sama menarik. Terlalu banyak pilihan malah membuat kita bingung, semuanya ingin dibeli. Akhirnya malah kita keluar super market tak jadi beli apa-apa. Contoh lain, di Indonesia kini banyak sekali peristiwa tak terduga. Setiap hari berita di televisi melaporkan peristiwa-peristiwa “unik” tentang banyak hal: politik, hukum, bencana, dan lain-lain. Kesemuanya unik, banyak yang tidak wajar, dan terlalu banyak yang unik itu malah membuatnya menjadi biasa. Hal-hal seperti:&lt;br /&gt;-terlalu banyak pilihan  menjadi tidak ada pilihan&lt;br /&gt;-terlalu banyak yang unik  menjadi tidak ada yang unik&lt;br /&gt;adalah contoh paradoks yang banyak kita jumpai dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah lagu hit di tahun 70-an yang dinyanyikan Diana Nasution, “Benci tapi Rindu”, mewakili contoh paradoks. Lagu romantis dan emosional itu dinyanyikan kembali dengan sedikit bercanda oleh pelawak Darto Helm. Kini, lagu itu diangkat kembali oleh Titi DJ dengan nuansa agak berbeda. Kalau melihat liriknya, Benci tapi Rindu itu adalah sebuah paradoks. Suatu tema yang demikian berat diangkat oleh filsafat ternyata juga bisa dengan mudah diangkat dengan ringan, malah juga main-main. Itu juga paradoks.&lt;br /&gt;Poin pentingnya adalah: &lt;br /&gt;Setiap peristiwa adalah paradoks (jika kita berani melihatnya).&lt;br /&gt;Dalam 1 peristiwa akan ada multi-interpretasi. Dalam kehidupan kita sering menjumpai paradoks seperti:&lt;br /&gt;-keramaian yang sunyi/kesunyian yang ramai&lt;br /&gt;-penderitaan yang membahagiakan/kebahagiaan yang tak bisa dinikmati&lt;br /&gt;-penyembuhan dengan “menikmati” rasa sakit.&lt;br /&gt;Dalam paradoks kita banyak menjumpai distorsi. Distorsi itu sendiri penting dalam kehidupan. Dalam seni, distorsi malah bisa menimbulkan efek estetis. Distorsi dalam rutinitas kehidupan menimbulkan kejutan, energi, upaya, perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Paradoks: antara Budaya Timur dan Barat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Akar budaya barat mengedepankan rasio (akal), sementara budaya timur mengedepankan rasa (emosi). Keduanya bertemu menjadi paradoks. Sebagai contoh, dalam budaya barat tragedi dan komedi adalah 2 hal yang bertentangan. Tapi dalam budaya timur, senyum berarti banyak hal. Dalam budaya kita, senyum tak selalu berarti komedi. Senyum tak selalu berarti senang, tetapi ada banyak kemungkinan arti di baliknya. Ada senyum tak senang, senyum menertawakan, senyum tanda mengerti, senyum menyadari kebodohan diri sendiri, dan seterusnya.&lt;br /&gt;Ada lagi contoh paradoks dalam 1 peristiwa. Seorang anak minta dibelikan motor. Orang tuanya tidak mampu, namun karena sayangnya terhadap anak, mereka menabung. Setelah 10 tahun menabung, si anak mendapatkan motor impiannya. Namun apa yang terjadi? Dalam 2 jam pergi dengan motornya, Si Anak pulang melaporkan motornya hancur ditabrak truk. Sementara asuransi belum sempat dibuat. Ketika bapaknya pulang, ibu anak itu melapor, “Pak, motornya hancur ditabrak truk, tapi syukur anak kita tidak apa-apa”. Mendengarnya, bapaknya langsung naik darah, “Gila apa, tabungan 10 tahun lenyap dalam 2 jam!”&lt;br /&gt;Dalam 1 peristiwa itu ada 2 interpretasi berbeda. Si Bapak, dengan hitungan matematis yang logis dan sikap yang realistis. Si Ibu, dengan perhitungan perasaan sayang terhadap anak dan sikap emosional. Apabila diukur dengan kacamata logika saja, sikap Si Ibu ini akan menjadi hal yang terasa ganjil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Paradoks dalam Kata-kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata mewakili contoh bagus paradoks. Banyak kata yang kini artinya mendua, dan bisa saling bertentangan. Jawaban “ya” tak selalu  berarti ya, tapi juga bisa berarti tidak. Ya, barangkali artinya ya, sudah mendengar, tapi niatnya tidak akan melakukan.&lt;br /&gt;Perkembangan kata kini juga semakin liar. Satu kata bisa berarti lain sekali maknanya dengan arti asalnya dalam kamus. Arti kata tak lagi pasti, tapi terkait dengan apa yang disebut kearifan lokal Bali: “desa-kalas-patra” (tempat-waktu-keadaan). Seperti contoh kata menarik yang pernah dilontarkan SBY suatu ketika: kekuasaan yang ramping. Kata “ramping” di sini tak lagi bermakna langsing/singset/tidak gendut :D.  &lt;br /&gt;Kata-kata, seperti halnya paradoks, punya kekuatan sendiri. Kata-kata bisa hidup sendiri, mampu menimbulkan imajinasi yang jauh lebih hebat daripada apa yang sesungguhnya terjadi. Suatu peristiwa hebat yang jelas-jelas terjadi malah bisa menjadi terasa biasa, karena hal-hal yang jelas terlihat menjadi terbatas. Sementara imajinasi yang ditimbulkan dari kata-kata tidak terbatas. Seringkali 1-2 kalimat mewakili cerita tersembunyi yang justru tak dikatakan. Apa yang tidak dikatakan malah terkatakan, atau sebaliknya, apa yang dikatakan malah menjadi tak terkatakan. Begitulah paradoksnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Paradoks dan Kearifan Lokal Manusia Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbagai keganjilan paradoks dalam diri manusia Indonesia bisa dilihat sebagai kekurangan atau kelebihan. Menjadi cacat kalau ukurannya kepastian. Sebaliknya, ketidakpastian dalam kearifan lokal kita yang didasarkan pada perhitungan akan berbagai kemungkinan perkembangan memberi ruang bagi paradoks itu untuk dipertahankan. Ketidakpastian kearifan lokal itu malah memberi kita suatu jeda yang memungkinkan kita untuk mengevaluasi diri, bisa lebih tenang/sabar menghadapi ketidaksempurnaan untuk kemudian bangkit dan survive.&lt;br /&gt;Seperti halnya kata-kata yang mendua bukanlah tanda kemiskinan, melainkan kelebihan, kekuatan, dan peluang (malah menjadi miskin kalau kita sudah terecoki dogma kepastian: bahwa satu kata satu arti), begitu pula paradoks. Apa yang coba ditawarkan di sini adalah:&lt;br /&gt;-Paradoks: segala peristiwa bersifat mendua (yin dan yang) dan hal yang bertentangan itu selalu ada di semua hal, menyatu padu, tak bisa dipisahkan.&lt;br /&gt;-Paradoks ada karena kebenaran yang sudah diketahui baru 10%. 90%nya kebenaran yang mesti kita cari. Bagaimana mungkin semua bisa dipastikan kalau kebenarannya masih belum kita tahu?&lt;br /&gt;-Karenanya, paradoks jangan dilenyapkan sama sekali, melainkan dapat menjadi alternatif pemikiran untuk terus mencari kebenaran. Konsekuensinya, kebingungan menjadi wajar.&lt;br /&gt;-Paradoks bukanlah cacat. Tetapi untuk dicari apa sebab di baliknya.&lt;br /&gt;-Paradoks adalah kekuatan kalau kita mau dan mampu mempergunakannya.&lt;br /&gt;-Paradoks tidak sama dengan dilema. Menjadi dilema kalau didilemakan. Kita juga tak bisa menjadikannya sebagai peluang, sebab paradoks itu sendiri sudah merupakan peluang… (kalau kita mampu memanfaatkannya).&lt;br /&gt;-Apa yang bisa diambil dari paradoks  energi (yang timbul setelah ada proses pencarian dan evaluasi diri)&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, anyway niatnya merangkum kok malah jadi panjang banget tulisannya… :P. Yah, itu sedikit share saja dari apa yang dibicarakan Putu Wijaya semalam. Sesungguhnya, ada lebih banyak cerita yang beliau sampaikan ^^.&lt;br /&gt;Oh iya, ternyata candaan saya di awal itu memang terbukti. Menyimak inspirasi dari Putu Wijaya memang terbukti refreshing… Saya yang tadinya datang dalam keadaan capek, dengan pikiran tugas-tugas yang memberati kepala, menjadi terlarut dalam pembicaraannya, dan tahu-tahu kepala ini sudah menjadi lebih ringan. Dan buntutnya, saya jadi ada bahan untuk dishare, meski tulisannya jadi kepanjangan… :D.&lt;br /&gt;Anyway, saya juga sedang berada dalam keadaan paradoks khusus: lagi pusing banget, kepusingan yang sudah terprediksikan. Tapi saya senang mndapat kesempatan mencicipi tantangan yang memusingkan ini… Beuh… Paradoks memang aneh ya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8743740144328466377?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8743740144328466377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8743740144328466377' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8743740144328466377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8743740144328466377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/03/membicarakan-paradoks.html' title='Membicarakan Paradoks'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-HTvbBCspzvo/TYSVe-4KfrI/AAAAAAAAAT8/L_XLNtVuWwY/s72-c/pdox1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4639809945497946488</id><published>2011-01-23T04:32:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T04:36:10.815-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Pssstt....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTwgrkRS_JI/AAAAAAAAATw/WbmPWmByd88/s1600/canvas.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTwgrkRS_JI/AAAAAAAAATw/WbmPWmByd88/s320/canvas.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565359172365778066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pssstt.... Dilarang membicarakan waktu&lt;br /&gt;Disini detik-detik tertawa&lt;br /&gt;Menit-menit sibuk sendiri&lt;br /&gt;Jam-jam menghilang diam-diam&lt;br /&gt;Hari-hari rajin berharap dan kecewa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pssstt.... Dilarang membicarakan waktu&lt;br /&gt;Tahukah kamu, disini bicara waktu menjadi tabu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pssstt....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ampun...&lt;br /&gt;Aku malah menggosip waktu...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lab Dyeing, 21 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4639809945497946488?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4639809945497946488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4639809945497946488' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4639809945497946488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4639809945497946488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/01/pssstt.html' title='Pssstt....'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTwgrkRS_JI/AAAAAAAAATw/WbmPWmByd88/s72-c/canvas.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1785794488518448618</id><published>2011-01-23T03:55:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T04:19:29.761-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Andai Kau Tahu Aku Kini Sebatangkara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTwcUTi-mJI/AAAAAAAAATo/FNl5Cfe5nTc/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 189px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTwcUTi-mJI/AAAAAAAAATo/FNl5Cfe5nTc/s320/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565354374693034130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Andai kau tahu aku kini sebatangkara&lt;br /&gt;di belantara kata, aku tunawicara&lt;br /&gt;Barangkali tunawisma pula, sebab tiada&lt;br /&gt;ruang buatku pulang&lt;br /&gt;Sehabis lelah yang amat panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai kau tahu aku kini sebatangkara&lt;br /&gt;Disini waktu dilarang bicara&lt;br /&gt;Pagi hanyalah sepotong basa-basi&lt;br /&gt;Siang terbeli&lt;br /&gt;Sore memanjang&lt;br /&gt;Malam hanya datang sebagai bayang-bayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai kau tahu aku kini sebatangkara&lt;br /&gt;Tempatku berada tak lagi sama&lt;br /&gt;Bahasaku lelucon kata-kata&lt;br /&gt;Ceritaku amarah putus asa&lt;br /&gt;Puisiku terhapus hiruk-pikuk bising&lt;br /&gt;Aku telah demikian asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai kau tahu aku kini sebatangkara&lt;br /&gt;Kau takkan pernah percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Batujajar, 19 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1785794488518448618?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1785794488518448618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1785794488518448618' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1785794488518448618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1785794488518448618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/01/andai-kau-tahu-aku-kini-sebatangkara.html' title='Andai Kau Tahu Aku Kini Sebatangkara'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTwcUTi-mJI/AAAAAAAAATo/FNl5Cfe5nTc/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-5653941666994541072</id><published>2011-01-19T03:18:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T03:24:25.724-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Menatap Asia Afrika</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTbJlptGlVI/AAAAAAAAATY/RmRuGv0p1oM/s1600/Jl%2BAA.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTbJlptGlVI/AAAAAAAAATY/RmRuGv0p1oM/s200/Jl%2BAA.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563856038350198098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kausimpan dibalik diam&lt;br /&gt;tembok-tembokmu yang renta&lt;br /&gt;genting-genting yang menghitam dimakan cuaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah bisik-bisik kisah&lt;br /&gt;di bibir gedung klasikmu yang gagah&lt;br /&gt;menyaksi seribu satu wajah langit yang terus dan&lt;br /&gt;terus berganti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berceritalah, berceritalah...&lt;br /&gt;Kami datang seribu wajah&lt;br /&gt;Berburu kisah dan keluh-kesah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Museum KAA, 16 Jan 2011&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-5653941666994541072?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/5653941666994541072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=5653941666994541072' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5653941666994541072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5653941666994541072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2011/01/menatap-asia-afrika.html' title='Menatap Asia Afrika'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TTbJlptGlVI/AAAAAAAAATY/RmRuGv0p1oM/s72-c/Jl%2BAA.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1281830283515970294</id><published>2010-12-21T03:28:00.000-08:00</published><updated>2010-12-21T03:52:55.430-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Mencari Jalan Pulang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TRCRv3tiWsI/AAAAAAAAATI/muVmvpHxoF8/s1600/timecorridor.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TRCRv3tiWsI/AAAAAAAAATI/muVmvpHxoF8/s200/timecorridor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5553098592142645954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di tanganmu, ruang menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                      Waktu membatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini aku mengeja bayang-bayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                      Bayang-bayang membaca aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tanganmu, waktu menjadi ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                      Ruang menjadi abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini aku terkunci waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batujajar, 21 Desember 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1281830283515970294?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1281830283515970294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1281830283515970294' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1281830283515970294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1281830283515970294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/12/mencari-jalan-pulang.html' title='Mencari Jalan Pulang'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TRCRv3tiWsI/AAAAAAAAATI/muVmvpHxoF8/s72-c/timecorridor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8898852190439330617</id><published>2010-12-16T04:27:00.000-08:00</published><updated>2010-12-16T04:30:11.763-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Laa Tahzan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TQoGIs8wu7I/AAAAAAAAATA/nNw0KsbfR44/s1600/imagess.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 145px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TQoGIs8wu7I/AAAAAAAAATA/nNw0KsbfR44/s200/imagess.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551256237262289842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bersedih, Saudaraku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah ketakutan hanyalah permainan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tebak-tebakan pikiran yang letih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan logika hanyalah sejumput ketegasan yang pura-pura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di medan nisbi yang fana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bersedih, Saudaraku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah beban ialah tamu yang menunggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjamuan besar di pundakmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari esok terlampau misteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi diri yang menghuni hari ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bersedih, Saudaraku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah bahagia adalah senyuman yang kita tabung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan harapan itu celengan yang takkan pecah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;digempur waktu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bersedih, Saudaraku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah air mata adalah kawan lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang sedikit sering kita lupa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batujajar, 16 Des 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8898852190439330617?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8898852190439330617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8898852190439330617' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8898852190439330617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8898852190439330617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/12/laa-tahzan.html' title='Laa Tahzan'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TQoGIs8wu7I/AAAAAAAAATA/nNw0KsbfR44/s72-c/imagess.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6193612581032990513</id><published>2010-12-14T02:39:00.000-08:00</published><updated>2010-12-14T03:05:28.765-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Sepenggal Episode</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TQdNl2e2TKI/AAAAAAAAAS4/ThS_J8K0YoI/s1600/brain_maze.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 186px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TQdNl2e2TKI/AAAAAAAAAS4/ThS_J8K0YoI/s200/brain_maze.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550490378432826530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Di suatu tempat yang belum bernama, di suatu saat yang belum tercatat...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mimpi-mimpi telah terjaga dari buaian tidur yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waktu hanyalah lorong-lorong yang mengekor alur labirin memori --&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedang kita telah menjadi makam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat segala emosi dan kenangan bersemayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita telah berhenti bertanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan beranjak bertanya-tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu kehidupan mengurai jawaban,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kematian tetap misteri yang tersimpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanyaku, apakah rasa takut itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyuman, adalah jawabmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan telah lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Batujajar, 14 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6193612581032990513?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6193612581032990513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6193612581032990513' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6193612581032990513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6193612581032990513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/12/sepenggal-episode.html' title='Sepenggal Episode'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TQdNl2e2TKI/AAAAAAAAAS4/ThS_J8K0YoI/s72-c/brain_maze.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-5705797400712659710</id><published>2010-11-18T06:33:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T06:46:21.084-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Cerita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TOU8DIL_RWI/AAAAAAAAASw/7t_FQRQgYtw/s1600/silhouette-9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TOU8DIL_RWI/AAAAAAAAASw/7t_FQRQgYtw/s200/silhouette-9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5540900940984304994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lalu kukatakan kalimat-kalimat asing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang kamu disitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyimak nada melankolis yang terdengar renyah berdenting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang terkirim dari jauh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat dimana dongeng menggulirkan cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentang negeri sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini aku tuliskan syair bayang-bayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang menaungimu, juga aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kamu begitu nyata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang aku masih terbata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengeja bayang-bayang yang kutulis sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku terkurung dalam tanda tanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang semua jawaban adalah kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku tak bisa bertanya, hanya bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kisah dongengan yang hanya terjadi di ujung lidahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih, aku tak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah kamu mendengarkan ceritaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18-11-2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-5705797400712659710?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/5705797400712659710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=5705797400712659710' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5705797400712659710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5705797400712659710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/11/cerita.html' title='Cerita'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/TOU8DIL_RWI/AAAAAAAAASw/7t_FQRQgYtw/s72-c/silhouette-9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1151381902531406422</id><published>2010-03-22T01:43:00.000-07:00</published><updated>2010-03-22T01:46:14.042-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>CHAOTIC</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S6cuRhUhSHI/AAAAAAAAASg/j3H82Va53NI/s1600-h/kusut.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 317px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S6cuRhUhSHI/AAAAAAAAASg/j3H82Va53NI/s320/kusut.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5451376752492365938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pelataran sepi,&lt;br /&gt;waktu seperti seutas benang panjang yang tak henti kupintal&lt;br /&gt;darinya kelak kujahit nama-nama&lt;br /&gt;Ada namamu, tentu saja, &lt;br /&gt;yang kuharap terjahit paling rapi diantaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pelataran sepi, pagi terajut sendiri&lt;br /&gt;siang dan malam terjalin sendiri&lt;br /&gt;Di celah-celah anyaman hari coba kuintip namamu yang belum juga usai&lt;br /&gt;Tak kunjung usai,&lt;br /&gt;sampai aku tak sabar dan kutinggalkan mesin jahitku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku kembali, di pelataran sepi&lt;br /&gt;waktu seperti benang panjang kusut yang sulit kuurai lagi&lt;br /&gt;Kulihat jahitan namamu terbengkalai&lt;br /&gt;Dan harus kumulai lagi semuanya dari awal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pelataran sepi, aku pucat dan masai&lt;br /&gt;memandangi waktu yang seperti benang acak-acakan&lt;br /&gt;aku tak bisa mengguntingnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana harus kujahit namamu kembali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubiarkan waktu mengacak-acak diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Bandung, 22 Maret 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1151381902531406422?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1151381902531406422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1151381902531406422' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1151381902531406422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1151381902531406422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/03/chaotic.html' title='CHAOTIC'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S6cuRhUhSHI/AAAAAAAAASg/j3H82Va53NI/s72-c/kusut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3438978817358317188</id><published>2010-03-03T06:13:00.000-08:00</published><updated>2010-03-03T06:14:56.968-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>My Father's Notebook</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/217753.My_Father_s_Notebook_A_Novel_of_Iran" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="My Father's Notebook: A Novel of Iran" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1172791338m/217753.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/217753.My_Father_s_Notebook_A_Novel_of_Iran"&gt;My Father's Notebook: A Novel of Iran&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/127562.Kader_Abdolah"&gt;Kader Abdolah&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/91935161"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah ketika pemuda-pemuda Kahfi itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Ya, Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu.”&lt;br /&gt;….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petikan beberapa ayat Surat Al-Kahfi membuka (juga menjadi penutup) “My Father’s Notebook”, sebuah novel Iran karya Kader Abdollah yang bercerita tentang seorang ayah bisu-tuli dan anak lelakinya. Sebuah kisah yang dituturkan dengan indah, bersetting tempat dan budaya Persia yang menawan, dan bergulir dengan jalinan latar dinamika sejarah modern Iran abad ke-20.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan dengan gaya bertutur yang tenang, perlahan tapi pasti kisah  kehidupan Aga Akbar yang bisu-tuli sejak lahir bergulir. Semasa hidupnya Aga Akbar menulis apa saja yang tak dapat diungkapkannya dalam sebuah buku catatan. Ia menulisnya dalam huruf paku kuno. Dikemudian hari, buku catatan ini sampai ke tangan Ismail, putera Aga Akbar, dalam bentuk paket misterius yang diterimanya saat di pengungsiannya di Belanda. Ismail kemudian berusaha menerjemahkan buku catatan rahasia itu dengan menelusuri kembali jejak masa lalu ayahnya. Mulai dari kampung halaman Aga Akbar di Desa Saffron, lalu Senejan, hingga masa-masa sulit setelah Ismail sendiri kuliah di Teheran dan menjadi aktivis gerakan partai sayap kiri yang diburu pemerintah, yang membuatnya harus meninggalkan ayahnya, juga keluarga dan bahkan tanah airnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Yang Aku Suka….:]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak kisah Aga Akbar dalam buku ini memang menarik. Sebagai seorang bisu-tuli yang hanya dapat berkomunikasi lewat bahasa isyarat yang terbatas, Aga Akbar menjalani kehidupannya yang sederhana di desa pegunungan Saffron. Dunia dalam pikiran Aga Akbar karenanya adalah dunia yang sederhana. Dan Ismail, sebagai putera Aga Akbar sejak kecil telah menyadari bahwa ia ditakdirkan menjadi ”telinga sekaligus mulut” bagi ayahnya. Latar belakang emosi yang begitu kuat antara ayah-anak ini menjadikan jalinan adegan demi adegan kisah mereka menyentuh dan menyiratkan hubungan emosional kasih sayang yang tak tersurat. Bagaimana Ismail harus menjembatani ’gap’ antara dirinya dan ayahnya memunculkan daya tarik tersendiri, terlebih setelah nyata bahwa Ismail dewasa juga harus menjembatani gap ideologi dirinya yang menjadi atheis setelah bergabung menjadi aktivis partai komunis bawah tanah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang menarik dari buku ini ialah cara penulisnya dalam mempresentasikan dinamika perguliran kekuasaan politik pemerintahan Iran yang melatari novel ini. Secara gamblang, pembaca dapat menyimak potret Iran dilihat dari sudut pandang Ismail, yang menjadi aktivis partai sayap kiri penentang Shah. Namun, potret sejarah Iran yang disajikan melalui kacamata sederhana seorang Aga Akbar memberikan efek impresif tersendiri. Kader Abdollah dengan cerdas menggunakan penuturan simbolik atas peristiwa-peristiwa imbas dinamika politik yang terjadi di lingkungan desa sekitar Aga Akbar tinggal, dimana orang-orang desa ini mengamati tanpa menyadari apa yang ada dibaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide melihat sesuatu yang rumit melalui mata polos pikiran yang sederhana kerap memunculkan kesan tersendiri. Orang-orang desa Saffron, misalnya, menyaksikan  bagaimana ketenangan Gunung Saffron tiba-tiba mulai terusik dengan pembangunan jalur kereta api pertama yang melintasinya, tanpa menyadari bahwa itu adalah bagian proyek modernisasi ambisius Reza Shah. Atau, mereka kerap melihat orang menyelinap dalam kegelapan melalui semak-semak almond dan minta makanan dalam perjalanan menuju ke balik Gunung Saffron, tanpa mengerti benar artinya pelarian yang melarikan diri menuju perbatasan Uni Soviet. Mereka sering melihat sejumlah orang ditahan penjaga, dibelenggu, dan dibawa pergi dengan jip, tanpa tahu benar mengapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran simbolik pergeseran sejarah Iran  juga disinggung dengan cantik dalam cerita sekilas tentang para wanita di Saffron yang menghabiskan waktu menenun karpet (dikutip dari hlm 34-36). Diceritakan bahwa mereka merekam apa yang mereka lihat kedalam motif karpetnya. Suatu waktu mereka menenun burung-burung aneh dari Uni Soviet yang terbang ke desa mereka. Mereka juga menjadikan relief huruf-huruf kuno di gua Gunung Saffron yang terkenal sebagai motif, kadang polanya juga menggambarkan orang asing naik bagal menuju gua sambil memegang kertas bertuliskan huruf-huruf kuno. Lalu pada akhir 1930-an mereka tiba-tiba menenun pola yang berbeda: gambar kereta api yang bergerak menaiki Gunung Saffron. Lalu yang terkini karpet yang mereka tenun berpola pesawat pengebom yang terbang di atas desa, sambil menjatuhkan barang bawaannya yang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat saya simpulkan, daya tarik novel ini mengemuka tak hanya dari muatan kisahnya semata, melainkan juga dari unsur sejarah dan budaya Persia yang melatarinya. Seiring kisah Aga Akbar yang dituturkan dengan alur melompat-lompat itu kita dapat menyimak latar sejarah perebutan kekuasaan Iran antara Shah, partai komunis, dan para mullah hingga periode masa revolusi Iran. Kita juga sekaligus menyimak latar budaya Persia yang terkenal dengan Syair-syairnya, karpet Persia-nya, cerita rakyatnya, beserta budaya tradisi Islam Syi’ah-nya yang kental. Di sepanjang buku ini bertaburan syair-syair yang berasal dari lagu Persia maupun puisi-puisi karya penyair Persia dan Belanda. Diperkaya dengan folklore tentang Sang Mahdi, yang diyakini kaum Syiah sebagai imam ke-12 setelah Nabi Muhammad, novel ini menyajikan perpaduan mitos tradisional yang bertemu dengan realitas kontemporer Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Bagian Kuciwanya...:]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, novel ini hanya menceritakan tentang isi catatan Aga Akbar yang berusaha diterjemahkan oleh Ismail, sementara ’bagaimana’ Ismail dapat menerjemahkan huruf-huruf paku kuno dalam catatan itu sendiri tidak diceritakan  Padahal kisah awal Aga Akbar menulis dengan huruf-huruf paku yang ia pelajari dari relief kuno Gua Saffron berumur 3000 tahun itu telah memunculkan ekspektasi saya sebagai seorang pembaca untuk menyimak bagaimana nantinya Ismail dapat memecahkan kode huruf-huruf kuno tersebut. Terlebih kisah tentang gua itu memang memikat, serta dijadikan simbol yang cukup kuat di buku ini, yang dibuka dan ditutup dengan ayat Al-Qur’an tentang kisah Ashabul Kahfi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[NB: Tentang begitu kentalnya budaya Syair Persia, saya sempat heran ketika membaca tentang kelahiran Ismail. Ketika ibu Ismail hendak melahirkan, Kazhem Khan, paman Aga Akbar yang seorang penyair begitu yakin akan berpesta sebab telah membaca Al-Qur’an (QS Maryam). Akan tetapi ketika bayi lahir, kalimat pertama yang harus sampai ke otak bayi bukanlah kata yang diucapkan dukun bayi atau jerit girang bibinya, bukan pula kata-kata sehari-hari dari mulut tetangga, melainkan haruslah berupa...  puisi. Puisi melodius kuno, sebaris puisi karya Hafiz, dedengkot penyair Persia zaman pertengahan. Kirain kalimat adzan, hehe... :P].     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry"&gt;View all my reviews &gt;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3438978817358317188?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3438978817358317188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3438978817358317188' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3438978817358317188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3438978817358317188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/03/my-fathers-notebook.html' title='My Father&apos;s Notebook'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3640281354214908729</id><published>2010-01-27T07:46:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T07:48:24.734-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Kata Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S2BgOLB1efI/AAAAAAAAASY/FsVet1x-5ek/s1600-h/8653i-love-you-mom-posters.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 253px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S2BgOLB1efI/AAAAAAAAASY/FsVet1x-5ek/s320/8653i-love-you-mom-posters.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431446947203742194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu. Cintaku padamu serupa puisi&lt;br /&gt;yang lahir prematur&lt;br /&gt;di ujung pena yang gemetar&lt;br /&gt;mencoba mereka lafaz cinta&lt;br /&gt;yang belum purna.&lt;br /&gt;tak pernah purna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3640281354214908729?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3640281354214908729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3640281354214908729' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3640281354214908729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3640281354214908729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/01/kata-cinta.html' title='Kata Cinta'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S2BgOLB1efI/AAAAAAAAASY/FsVet1x-5ek/s72-c/8653i-love-you-mom-posters.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4301259003484124606</id><published>2010-01-11T03:12:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T03:15:24.388-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Tentang Aku, Pohon Rindang, &amp; Ilalang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S0sH92K3OXI/AAAAAAAAASQ/vz4K1xOPbO8/s1600-h/1280_1024_nature_wallpaper_106320843.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S0sH92K3OXI/AAAAAAAAASQ/vz4K1xOPbO8/s320/1280_1024_nature_wallpaper_106320843.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425438935192385906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku, Pohon Rindang, &amp; Ilalang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa jenuh terkadang menerpa&lt;br /&gt;Hadapi hari seperti biasa&lt;br /&gt;Dunia yang semakin tak bersahabat&lt;br /&gt;Ingin kutinggalkan walau sesaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh, trus jauh sendiri kupergi&lt;br /&gt;Dari keramaian&lt;br /&gt;Sementara lepaskan semua beban tuk merasakan kebebasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sepohon rindang, di padang ilalang&lt;br /&gt;Sepoi angin meneduhkan keresahan&lt;br /&gt;Di hamparan bumi, langit memayungi&lt;br /&gt;Bersimpuh kusyukuri segala indah ini...&lt;br /&gt;Hijaumu bangkitkan semangat di hati&lt;br /&gt;Jalani hari-hari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Lagu "Aku, Pohon Rindang, &amp; Ilalang", Faliq feat. Haris Isa -&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setiap orang pasti pernah merasakan jenuh dalam hidupnya. Itu tentu saja sebuah hal yang manusiawi. Jenuh oleh rutinitas, misalnya, atau mungkin jenuh oleh hiruk-pikuk duniawi di lingkungan sekitar yang makin hingar-bingar diterpa dinamika zaman yang makin edan. Lagu "Aku, Pohon Rindang, &amp; Ilalang" adalah sebuah lagu yang bercerita tentang rasa jenuh itu. Siapapun yang tengah dilanda jenuh dan mendengarkan lagu ini, saya kira dia tentu akan merasa terwakili olehnya. Ya, simak saja lirik lagunya, "Aku, Pohon Rindang, &amp; Ilalang" bisa dikatakan sebagai lagu curhat seseorang kala terbentur rasa jenuh itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara subjektif, saya suka lagu-lagu "curhat" alias lagu-lagu yang mewakili curahan hati seorang insan terkait sifat insaniahnya, sepanjang lagu itu bukan lagu "cengeng" ^^' dan mencerahkan. "Aku, Pohon Rindang, &amp; Ilalang" adalah salah satunya. Lagu ini sungguh mewakili perasaan saya tatkala dilanda jenuh. Lagipula, jarang-jarang ada lagu bertema seperti ini. Bait-bait liriknya sederhana dan universal, mengingatkan saya pada saat dimana saya ingin pergi jauh... jauh dari keramaian... Berlari... di sebuah bukit dimana pemandangan sekitar menghampar hijau membentang dan tenang... Lalu berteriak sekencang-kencangnya, "Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa....." Hehe, imaji seperti itu, saya yakin, kerap hinggap juga di kepala banyak orang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu ini, lewat kesederhanaan liriknya, bercerita banyak hal tentang perasaan seorang manusia terkait fitrahnya.  Perasaan jenuh akan rutinitas... jenuh akan polah "dunia yang makin tak bersahabat"... Hal ini mengingatkan kita bahwa, di zaman yang serba cepat dengan banyaknya pergeseran-pergeseran terkait simbol-simbol modernitas --terutama di lingkungan perkotaan, jiwa kita sebagai manusia sesungguhnya tak akan lepas dari kerinduan akan "back to nature". Di tengah hiruk-pikuk keramaian zaman itu kita merindukan kealamiahan, termasuk "ketenangan yang alami". Ketenangan yang hanya mampu dipersembahkan oleh kebersahajaan alam ciptaan Tuhan. Kebersahajaan yang memukau, keindahan yang lahir dan  wujud dalam bentuk asli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin pencerahan dalam lirik lagu ini selanjutnya mengemuka di bait-bait akhir, ketika perasaan hati sudah tercurahkan, lalu kerinduan pada ketenangan alami itu bersambut... Lantas merasakan alam... Meraba tiap jengkal misteri ketenangannya yang menyejukkan. Sepoi angin, hamparan bumi, payung langit... pohon rindang... padang ilalang... semua itu tak sekadar dipandang sebagai momen "refreshing", melainkan diresapi dalam makna "tadabbur". Kita tercerahkan setelahnya oleh pesona keindahan mahakarya Tuhan itu, membuat kita lantas dipenuhi gemuruh rasa syukur, yang darinya pula kemudian semangat kita bangkit kembali untuk menjalani hari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua tentang lirik lagu ini. Adapun tentang musiknya, saya kurang tahu banyak mengenai musik. Namun yang saya rasakan sebagai penikmat musik, alunan musik yang mengiringi lagu nasyid ini cukup unik dan lucu ^^. Suara seruling yang khas kerap terdengar di lagu ini, membuat lagu ini seperti agak berwarna sunda. Dan memang menjadi sunda sekali setelah terdengar vokal lagu yang dibawakan diberi aksen cengkok ala lagu-lagu sundaan ^^. Nuansa musik kesunda-sundaan itu memang klop dengan liriknya. Dengan lirik bercerita tentang suasana alami pohon rindang &amp; ilalang itu, iringan seruling membuat kita yang mendengarkan menjadi membayangkan imaji tentang pemandangan tatar sunda ^^. Jadi waas, asa inget lembur... heuheu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, sudahlah. Aku tak terlalu pandai bercerita soal musiknya. Yang penting, spirit yang dimunculkan di bait-bait terakhir lirik lagu itu mengingatkan kita, siapapun yang dilanda jenuh, untuk lantas tidak berhenti pada titik jenuh itu semata. Refreshing itu memang perlu, ya. Tapi juga jangan sampai maknanya hanya dangkal sebatas itu, melainkan buatlah momen refreshing mengakrabi alam itu sebagai sebuah ruang perenungan untuk menemukan makna yang lebih dalam, agar setelahnya jiwa kita benar-benar segar kembali. Tak cukup hanya curhat tentang jenuh, tapi juga carilah penyegaran yang mencerahkan yang mampu membuat semangat baru tumbuh kembali.  Ya, tak cukup hanya mengeluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Bandung, 3 januari 2009&lt;br /&gt;- Sebuah tulisan yang pada awalnya dimaksudkan untuk memenuhi request seorang teman ;) -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4301259003484124606?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4301259003484124606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4301259003484124606' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4301259003484124606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4301259003484124606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/01/tentang-aku-pohon-rindang-ilalang.html' title='Tentang Aku, Pohon Rindang, &amp; Ilalang'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/S0sH92K3OXI/AAAAAAAAASQ/vz4K1xOPbO8/s72-c/1280_1024_nature_wallpaper_106320843.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4359500326442631464</id><published>2010-01-01T08:46:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T08:49:02.929-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Hujan &amp; Suasana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sz4nTcZwZmI/AAAAAAAAASI/GbGUcqHh1qw/s1600-h/raining.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sz4nTcZwZmI/AAAAAAAAASI/GbGUcqHh1qw/s320/raining.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421814216395875938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ah, entahlah. Hujan senantiasa menciptakan suasana magis buatku. Pada rinainya yang berirama, pada dinginnya yang menggigilkan, pada aroma basahnya yang khas, bahkan pada kilat dan gemuruh gunturnya yang mencekam. Aku tak bisa benar-benar tak menyukai hujan. Tingkah hujan memang mungkin kadang menyebalkan, jika berpikir ia datang di saat yang tak tepat atau tak diinginkan. Tapi tetap saja, tak bisa tidak menyukainya. Layaknya seniman misterius bertingkah menyebalkan, atau teka-teki misteri yang menjengkelkan, justru hujan itu menarik hati untuk diselami. Menarik bahwa suasana hujan senantiasa menciptakan ruang perenungan yang lengang, dalam, dan seringkali mengusik kesadaran spiritual yang terlupakan. Karenanya aku senang menamai hujan sebagai "Teka-teki Tuhan" atau semacamnya, meski kuakui ia hanyalah salah satu dari sekian banyak pesan yang dikirimkan Tuhan secara misterius itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan. Aku suka gayanya. Dalam suasana yang dibentuknya, yang mungkin "menyebalkan" atau mencekam, dia "memaksa"ku merenungi hakikat penciptaanku, mengingatkan kedha'ifan diriku sebagai seorang hamba, yang dengan egoisme, kelalaian, dan kebodohannya sebagai sifat manusia seringkali terlupa.  Karenanya aku tak suka jika ada yang memaki hujan dengan kasar, hujan sama sekali tak layak mendapatkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin aku juga sering kecewa saat hujan datang dan menghalangi suatu keperluan, sehingga secara refleks menyayangkan kedatangannya. Tapi segera, menyadari betapa dalam misteri yang dikandungnya, hujan membuatku segera meralatnya, dan membuatku mengatakan, "Allahumma shoyyiban nafi'a". Lalu dalam dingin dan basah hujan mulai memercikkan suasana magis seperti biasa. Jika ia mencekam suasana dengan kilat dan gemuruh gunturnya, hujan melemparkanku pada ruang  lengang itu... ruang perenungan seorang hamba yang takut pada Tuhannya. Itu membuatku memuji Tuhan dengan kata "Subhanallah". Ah, hujan memang mempesona. Dia mengajakku bertasbih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Bandung, 29 Desember 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4359500326442631464?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4359500326442631464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4359500326442631464' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4359500326442631464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4359500326442631464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2010/01/hujan-suasana.html' title='Hujan &amp; Suasana'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sz4nTcZwZmI/AAAAAAAAASI/GbGUcqHh1qw/s72-c/raining.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6733670654960504064</id><published>2009-12-21T06:55:00.000-08:00</published><updated>2009-12-21T07:05:42.311-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Tentang Ibu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sy-NZ7ffrlI/AAAAAAAAASA/HLtcF2cKhEI/s1600-h/1065-009-15-1036.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 264px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sy-NZ7ffrlI/AAAAAAAAASA/HLtcF2cKhEI/s320/1065-009-15-1036.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417704353356033618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I)&lt;br /&gt;Malam ini aku berpikir tentang puisi. &lt;br /&gt;Lalu kau menjelma dalam imaji. &lt;br /&gt;Bunda. Rinduku tak cukup kuungkap dalam kata-kata &lt;br /&gt;Lebih dari puisi itu sendiri, &lt;br /&gt;Ibu. Kaulah rindu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(II)&lt;br /&gt;Ibu. &lt;br /&gt;Kini rindu tak lagi berupa &lt;br /&gt;Hari-hari tanpamu adalah keabstrakan rasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata tak lagi berarti suatu apa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya mozaikmu &lt;br /&gt;yang terhanyut arus waktu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunamakan ini rindu. &lt;br /&gt;Rindu tak berupa. &lt;br /&gt;yang tak dapat kueja lewat kata-kata &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu, tentangmu &lt;br /&gt;Kata-kata tercerabut sudah dariku &lt;br /&gt;puisi menghilang dari sentuhku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu &lt;br /&gt;Ibu, aku rindu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Mom's day moment- &lt;br /&gt;21 Des 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6733670654960504064?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6733670654960504064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6733670654960504064' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6733670654960504064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6733670654960504064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/12/tentang-ibu.html' title='Tentang Ibu'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sy-NZ7ffrlI/AAAAAAAAASA/HLtcF2cKhEI/s72-c/1065-009-15-1036.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6752941615751978381</id><published>2009-12-17T06:18:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T06:25:36.902-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Membaca TRttE: Belajar dari Kisah Heroisme Mongolia</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6041537.The_Road_to_the_Empire" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="The Road to the Empire" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1233111433m/6041537.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6041537.The_Road_to_the_Empire"&gt;The Road to the Empire&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/845846.Sinta_Yudisia"&gt;Sinta Yudisia&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/73187623"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cool... It Charged up our spirit and reminded us to recheck our own life vision and destination. For what we live our life right now? Have we been right on the track? Have we made our best struggle to achieve it?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is My review:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi penulis produktif jebolan FLP, Sinta Yudisia, menyumbangkan buah karyanya bagi dunia literasi Indonesia. The Road to the Empire, novel setebal 586 halaman ini hadir menyemarakkan khazanah novel Indonesia dengan mengusung kisah heroisme Mongolia pasca Jenghiz Khan. Sebuah fenomena menggembirakan setiap kali gebrakan kreativitas penulis kita mewarnai kanvas wahana penerbitan buku di negeri ini dengan warna kreatifnya sendiri. Sebab, keberagaman ‘warna’ di industri kreatif apapun, termasuk penerbitan buku, menjadi semacam ‘nyawa’ penanda kreativitas yang benar-benar hidup. Sebaliknya, fenomena keseragaman ‘warna’ justru membuat kehidupan kreativitas tersebut patut dipertanyakan. Sejatinya setiap karya haruslah menyumbangkan kekhasannya tersendiri, agar dari sisi yang membuatnya berbeda itu keragaman warna tercipta dan memperkaya isi galeri literasi kita. Kali ini, dengan hadirnya The Road to the Empire, Sinta Yudisia turut memperkaya genre novel berbasis sejarah dengan memulaskan kombinasi warna heroisme Mongolia dengan warna heroisme Islam.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dituturkan dengan bahasa yang mengalir dan padat, The Road to the Empire mengangkat kisah perjuangan Takudar Muhammad khan, pangeran muslim pewaris Mongol menuju tahta kekaisaran. Takudar adalah putera sulung Kaisar Tuqluq Timur Khan, seorang Kaisar Mongol keturunan Jenghiz Khan yang memiliki wibawa dan kharisma sejati seorang pemimpin di mata rakyatnya. Namun, Kaisar dan Permaisuri Ilkhata dibunuh atas pengkhianatan oknum pemerintahan yang tak senang atas kedekatan Kaisar dengan orang-orang Muslim. &lt;span class="fullpost"&gt; Takudar tak punya pilihan selain melarikan diri mengemban sebuah janji rahasia yang dipercayakan Ayahandanya kepadanya. Ditemani pelayannya yang setia, Uchatadara, gadis pemberani dari suku Tar Muleng, Takudar berjuang hidup dalam pelarian. Sementara Pangeran Pertama menghilang, Arghun Khan, Pangeran Kedua menjadi Kaisar yang ambisius dalam bayang-bayang jendral kepercayaannya, Albuqa Khan. Obsesi terhadap kekuasaan menjadikan agenda penaklukan dan perluasan wilayah menjadi kepentingan nomor satu pemerintahan. Dengan kekuatan militernya, Arghun berambisi meneruskan jejak leluhurnya, Jenghiz Khan, bahkan melampauinya hingga menaklukan Jerusalem. Adapun Pangeran Ketiga, Buzun, tetap mengabdi di Istana sembari tetap memendam rindu dan rasa ingin tahu terhadap keberadaan kakak sulungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konspirasi, intrik politik, hingga taktik licik khas oknum-oknum lingkungan kekaisaran membumbui kisah novel ini. Demikian pula taktik dan strategi perang berikut medan dengan setting tempat-tempatnya yang klasik, serta tak ketinggalan pula bumbu romantisme yang diramu dengan cantik melengkapi kisah The Road to the Empire. Didukung dengan banyak tokoh dengan berbagai karakter khasnya masing-masing, novel ini menyajikan sebuah kisah memikat yang sarat pesan-pesan moral dan heroisme. Tak heran ada yang mengatakan membaca novel ini seperti sedang menonton film kolosal. Dialog-dilaognya tersusun apik, narasinya powerful, kalimat-kalimatnya bernas, dan konflik-konflik psikologis yang dimunculkan dari penokohan yang manusiawi membuat kisahnya mampu menggugah emosi pembaca. Dan satu lagi, pilihan penggalan sajak Muhammad Iqbal yang membuka setiap babnya sungguh membuat novel ini tambah mantap!&lt;br /&gt;Dari kisah perjuangan Takudar ini kita dapat belajar banyak hal tentang kehidupan. Kita diingatkan kembali untuk bertanya pada diri sendiri: apa tujuan hidup kita? Bagaimana kita memperjuangkannya? Dan meresapi kembali apa itu arti perjuangan, pengorbanan, kesetiaan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, rupanya cukup sulit juga mengungkapkan kesan-kesanku membaca novel ini... terlalu banyak! Yang jelas, aku sempat dibuat merinding, dadaku bergemuruh, hatiku merenung, dan semangatku tergugah! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry"&gt;View all my reviews &gt;&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6752941615751978381?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6752941615751978381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6752941615751978381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6752941615751978381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6752941615751978381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/12/membaca-trtte-belajar-dari-kisah.html' title='Membaca TRttE: Belajar dari Kisah Heroisme Mongolia'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8698497799797245718</id><published>2009-11-30T04:57:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T04:59:42.575-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Gumaman Dalam Hujan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SxPBjDxwilI/AAAAAAAAAR4/SgG16Kj17kE/s1600/754105587_d107302c9b.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SxPBjDxwilI/AAAAAAAAAR4/SgG16Kj17kE/s320/754105587_d107302c9b.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409880385455688274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepenggal ayat Tuhan&lt;br /&gt;Berbisik lagi di luruhan butiran hujan&lt;br /&gt;Dalam kedinginan,&lt;br /&gt;berbait ayat dalam tubuhku&lt;br /&gt;Berteriak lantang&lt;br /&gt;Di gelegak aliran darahku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gemuruh rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruang-Mu aku tergugu&lt;br /&gt;Mengais kepingan rindu yang bisu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan menjelma butiran doa-doa&lt;br /&gt;Mengamini rindu yang mulai berbisik-bisik dalam sunyi:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku takkan henti mengeja misteri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;*Bandung, Akhir November 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-Di suatu sore kala hujan-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8698497799797245718?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8698497799797245718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8698497799797245718' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8698497799797245718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8698497799797245718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/11/gumaman-dalam-hujan.html' title='Gumaman Dalam Hujan'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SxPBjDxwilI/AAAAAAAAAR4/SgG16Kj17kE/s72-c/754105587_d107302c9b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-2215761247438068144</id><published>2009-11-24T05:52:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T05:58:45.833-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Membaca Makna dari Kisah “All Those Things We Never Said”</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6619802-all-those-things-we-never-said" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="All Those Things We Never Said" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1247732746m/6619802.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6619802-all-those-things-we-never-said"&gt;All Those Things We Never Said&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/61788.Marc_L_vy"&gt;Marc Lévy&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/68309292"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan bagaimana rasanya jika kita dikejutkan dengan sebuah paket besar berisi seseorang yang kita tahu betul dia baru saja meninggal. “Orang” itu bukan hantu, melainkan semacam robot manusia yang sengaja diciptakan untuk memberi “kesempatan waktu kebersamaan” sedikit lebih lama dengan orang terdekat yang ditinggalkannya. Hm, tak terbayang, bukan? Tapi, ide nyeleneh itu tampaknya hinggap juga di imajinasi penulis “All Those Things We Never Said”, Marc Levy. Bagi seorang penulis fiksi, hal-hal semacam itu selalu menjadi mungkin. Dan melalui itu, penulis leluasa menyampaikan “hal-hal yang ingin disampaikan” kepada pembaca.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam All Those Things We Never Said, situasi Julia Walsh bahkan lebih kompleks daripada sekedar dikejutkan oleh paket berisi manusia android yang berupa sosok ayahnya, Anthony Walsh. Julia bahkan ragu apakah dia menginginkan ”sedikit waktu tambahan” bersama ayahnya. Semua yang bisa dipikirkan Julia selain kaget dan tak percaya ialah bahwa ia begitu benci terhadap ayahnya, ayahnya sungguh keterlaluan. Julia sudah cukup benci terhadap ayahnya atas perlakuannya ketika masih hidup. Ayahnya tak pernah mempedulikan dirinya. Julia di masa kecilnya harus merasakan kerinduan akan ayahnya, yang kemudian mengecewakannya. Anthony terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Bahkan ketika Julia kecil harus merawat ibunya yang sakit dan kehilangan ingatan, lalu meninggal. Julia tumbuh menjadi seorang wanita mandiri yang lepas dari ayahnya. Sejak kabur dari rumahnya yang penuh kenangan, Julia hidup atas jerih payahnya sendiri. Bagi Julia, terlalu banyak daftar kesalahan ayahnya yang tampaknya selalu menghancurkan kebahagiaannya. Kini, setelah Julia dewasa hidup di dunianya sendiri, lagi-lagi ayahnya membuat kekacauan. Tepat 3 hari sebelum pernikahannya dengan Adam, tiba-tiba ayahnya meninggal. Julia tak habis pikir, bahkan saat meninggalpun ayahnya terus saja mengacaukan hidupnya. Ditambah lagi tak lama setelah itu ia dikejutkan dengan paket berisi manusia android yang amat mirip dengan ayahnya itu... Anthony sungguh membuatnya benar-benar stress...  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi Julia setelahnya bahkan lebih rumit lagi. &lt;span class="fullpost"&gt; Ia harus menyembunyikan keberadaan ”ayahnya” di apartemennya itu. Apa kemauan ayahnya? Menurut ”ayahnya” alias manusia android itu, ia sengaja diciptakan untuk menyampaikan banyak hal yang harus diketahui oleh Julia. Untuk itu Julia harus mau melakukan perjalanan jauh ke berbagai tempat bersama ”ayahnya” itu. ”Ayahnya” itu hanya punya waktu 6 hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide cerita novel ini memang menarik. Pembaca dibuat menyelami perasaan Julia yang marah, kesal, juga bingung gara-gara ayahnya. Menyimak novel ini kita dibuat sama herannya dengan Julia, semua tampak seolah-olah apa yang dialami Julia memang terjadi atas skenario ayahnya. Akan tetapi, untuk sampai pada terkuaknya ”maksud” ayah Julia, pembaca harus bersabar menelusuri alur novel ini. Sebab, diantara kehebohan perjalanan Julia dan ayahnya, kita diajak flash-back menyimak masa lalu Julia saat mengadakan perjalanan ke Jerman dan bertemu dengan cinta pertamanya. Masa lalu itu diceritakan cukup panjang beserta detil-detil setting masa robohnya tembok Berlin. Lagi-lagi, flash-back itupun tampaknya memang bagian dari rencana Anthony yang belakangan ternyata memang sengaja mendekatkan Julia dengan cerita cinta masa lalunya, yang juga kacau dan menyisakan kenangan pahit gara-gara ulah ayahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski alurnya terasa agak lambat, berkat ide ceritanya yang unik novel ini sukses mempertahankan ’misteri’nya hingga akhir. Pada akhirnya, setelah tuntas membaca novel ini hingga akhir, tak peduli meski ada sedikit bagian yang menimbulkan ’tanda tanya’ menggantung di benak, kita dapat memetik makna dari skenario unik seorang ayah atas kehidupan putrinya ini. Seperti tersirat dari judulnya, ”All Those Things We Never Said”, kita seolah teringatkan akan hal-hal yang tak pernah kita katakan (padahal perlu kita ungkapkan) kepada orang-orang yang kita sayangi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dari All Those Things We Never Said, pesan moralnya lebih dari itu. Melalui perjalanan ayah-anak yang agak ganjil itu, kita akhirnya menemukan sebuah ungkapan rasa sayang seorang ayah yang meski tak dikatakan, namun begitu nyata diungkapkan dalam bentuk tindakan. Lebih jauh lagi, kita teringatkan akan suatu kenyataan paradoks yang tersirat dari kisah Julia dan ayahnya ini: selama bertahun-tahun Anthony membiarkan anaknya berpikir bahwa dia tak ingin melihatnya bahagia. Selama itu tak ada tindakan apapun untuk memperbaiki hubungan itu. Lalu, baru setelah tersisa sedikit waktu untuk memperbaiki kesalahan masa lalu, Anthony baru menunjukkan besarnya kasih sayang yang terpendam itu. Anthony masih beruntung memiliki ”kesempatan kedua”. Bagaimana jika kesempatan itu tak ada? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal menarik lainnya adalah ide ”kesempatan kedua” seperti yang diceritakan oleh manusia android replika Anthony Walsh di awal. Menurutnya, dirinya adalah produk berteknologi tinggi yang sengaja dirancang dan diciptakan untuk melakukan hal-hal yang ingin dilakukan oleh seseorang pada ”kesempatan kedua”. Jadi, setelah orang itu meninggal, keluarganya mendapat kesempatan tambahan beberapa hari untuk menghabiskan waktu bersama manusia duplikat almarhum. Dan almarhum sendiri telah merancang hal-hal yang ingin dikatakan ataupun dilakukan oleh replika dirinya itu bagi orang-orang terdekatnya. Betapapun juga, dengan alasan etika kemanusiaan, masa aktif baterai produk itu hanya beberapa hari. Orang tak bisa terus-menerus hidup bersama bayangan masa lalu; orang harus tetap menghadapi kenyataan yang sebenarnya... Hm,          ide yang gila... Pernyataan tersebut seolah menguatkan pesan moral yang tersirat dari judul “All Those Things We Never Said” itu sendiri: ide gila itu seakan memunculkan pertanyaan dari akal sehat kita, ”Kenapa begitu repot, kenapa tak pergunakan saja kesempatan kita selagi hidup untuk melakukan dan mengatakan hal-hal yang perlu diungkapkan itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, ungkapkanlah selagi ada kesempatan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry"&gt;View all my reviews &gt;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Renungan yang bagus bagi orang-orang seperti aku, tipikal orang yang agak sulit mengungkapkan hal-hal yang semestinya diungkapkan kepada orang-orang yang disayangi ^^’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-2215761247438068144?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/2215761247438068144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=2215761247438068144' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2215761247438068144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2215761247438068144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/11/membaca-makna-dari-kisah-all-those.html' title='Membaca Makna dari Kisah “All Those Things We Never Said”'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7394655093948808961</id><published>2009-11-22T07:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-22T07:28:25.846-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Negeri Van Oranje</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6379405-negeri-van-oranje" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Negeri van Oranje" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1238862370m/6379405.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6379405-negeri-van-oranje"&gt;Negeri van Oranje&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/2890993.Wahyuningrat"&gt;Wahyuningrat&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/68309262"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi karya populer terbitan Bentang Pustaka yang tampaknya cukup sukses di pasaran dan mengalami cetak ulang dalam tempo singkat. Kuperhatikan, kerja marketingnya memang bagus, dan seperti halnya karya-karya terdahulu yang booming (sebutlah contoh yang familiar: Laskar pelangi), kerja marketing yang “keren” dan kreatif telah membuktikan peran besarnya dalam mengantarkan sebuah buku menuju “best seller”. Dari segi konten, novel ber-cover oranye ini menyuguhkan sebuah kisah persahabatan yang disajikan dengan ringan, renyah, dan kocak. Yang menjadikannya agak unik ialah pengemasan isinya yang berupa perpaduan antara cerita novel dengan traveling tips. Lebih jelasnya, kisah yang diramu di Negeri Van Oranje adalah kisah persahabatan 5 orang mahasiswa Indonesia yang tengah studi di Belanda. Karenanya, novel ini juga begitu banyak bercerita tentang Negeri Kincir Angin tersebut. Mulai dari tempat-tempat, bangunan, festival tahunan, budaya, hingga seluk-beluk menuntut ilmu di sana. Tak hanya itu, diantara jalinan ceritanya disana-sini diselipkan berbagai tips bertahan hidup di negeri asing tersebut, khususnya bagi pelajar Indonesia yang hendak menuntut ilmu disana. Jadi, tergantung dari sudut pandang mana melihatnya, buku ini bisa disebut novel ataupun traveling guide. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak masalah lebih suka memandangnya sebagai apa. Karena sebenarnya, menurut salah seorang penulisnya  sendiri, buku yang ditulis keroyokan oleh 4 orang alumni Belanda ini memang dimaksudkan untuk memberikan informasi yang perlu diketahui oleh mereka yang ingin studi di luar negeri, khususnya Belanda, namun disajikan dengan gaya yang menyenangkan agar tak membosankan. Dan novel rupanya menjadi pilihan untuk menyampaikan itu. Justru disitulah menariknya. Jalan ceritapun sudah sewajarnya diramu sedemikian rupa agar sinkron dengan berbagai informasi yang ingin disampaikan, termasuk nyambung dengan tips-tips yang diselipkan. Maka tak heran jika isi cerita banyak didominasi dengan acara jalan-jalan dan mengunjungi tempat ini-itu . Membayangkan bagaimana proses kreatif penulisan novel ini, dengan ide dari 4 kepala yang berbeda... hmmm... seperti apa ya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku pribadi, muatan ceritanya sendiri tak begitu ”wah” ataupun unik. Meski begitu, gaya bahasanya yang luwes mengalir dan kocak membuat novel ini enak dinikmati. Bahkan agak ekstrimnya, bagiku inti ceritanya (maaf) agak sedikit ’klise’. Aku baru mengatakan begitu setelah tuntas membacanya, karena tetap saja ada sisi unik yang membuat ceritanya menarik untuk tuntas dibaca. Jika melihat dari inti ceritanya saja, ini hanyalah sebuah cerita persahabatan 4 orang cowok dan 1 orang cewek yang kemudian karena cinta, membuat persahabatan mereka merenggang. Tapi tentu tak cuma itu, karena setelah jadi sebuah buku, menyimak petualangan 5 sahabat dengan karakter dan latar belakangnya yang berbeda ditambah bumbu kocak plus bonus berbagai informasi dan tips seputar Belanda tentunya rasanya menjadi lain. Apalagi dengan sentuhan karakter masing-masing tokoh yang unik: Daus anak Betawi yang kocak dan polos, Wicak anak Banten pecinta alam dan lingkungan yang cuek, Banjar yang rajin dan sifatnya agak keras, Lintang cewek yang periang dan lugu, serta Geri cowok ganteng tajir yang bijak dan agak misterius. Kelima orang ini dipertemukan dalam sebuah suasana badai di stasiun Amersfort hingga kemudian terjalin persahabatan yang mereka namai AAGABAN (Aliansi Amersfort Gara-gara Badai di Netherlands).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal lain dari buku ini yang juga patut diberi apresiasi. Dibalik kisahnya yang ringan dan kocak, terselip renungan moral tentang rasa nasionalisme yang tersirat dari masing-masing karakter tokohnya. Kita juga bisa menemukan kritik atas kondisi carut-marutnya birokrasi pemerintahan kita, moral para pejabat yang tak amanah, hingga ilegal logging di hutan-hutan kita. Kita bisa temukan jawaban pertanyaan ”apa yang telah kau lakukan untuk bangsa ini?” di diri para tokoh dengan bentuk pengabdian dan idealisme dirinya masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry"&gt;View all my reviews &gt;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7394655093948808961?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7394655093948808961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7394655093948808961' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7394655093948808961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7394655093948808961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/11/negeri-van-oranje.html' title='Negeri Van Oranje'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7601171855559061423</id><published>2009-11-19T07:00:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T07:35:03.566-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BACA'/><title type='text'>Don’t Wanna Say Goodbye to Those Things</title><content type='html'>Tibalah saat (untuk kesekian kalinya) pindahan kost. Buku dan kertas-kertas adalah agenda pertama packing yang kulakukan terlebih dahulu. Pertama, buku-buku dan kertas-kertas kuliah yang begitu menumpuk. Selalu saja dilema, harus kuapakan? Dibuang ogah, disimpan pun berabe, berat dibawa pindah-pindah dan aku belum punya gudang. Tapi seperti biasa, berat rasanya membuang ”ilmu” begitu saja. Jadi, kukemas semuanya tak hanya buku-buku tebal dan supertebal, tapi juga semua kertas bahan-bahan belajarku selama kuliah yang bejibun itu. Ternyata, meski tersadar dengan konsekuensi repotnya mengangkuti semua itu, aku masih saja tak tega mengucap selamat tinggal terhadap mereka. Aku hanya tega membuang bereksemplar-eksemplar skripsi mentahku sembari mengingat betapa mahalnya biaya menghasilkan ”sampah-sampah” itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, tiba giliran packing buku lain-lain diluar buku kuliah. Untuk yang ini tidak ada dilema sama sekali, seperti sudah terpatri di benakku, semua buku yang kubeli adalah harta yang selanjutnya akan selalu kumiliki. Meski mungkin harus seperti ini, kerepotan mengangkutnya saat pindah, sampai nanti kubawa pulang dan pada saatnya kusimpan mereka dengan lega di sebuah perpustakaan impian. Tanpa harus pilih-pilih, packing buku-buku segera selesai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://pointlessbanter.net/wp-content/uploads/2008/12/stack-of-newspapers.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 263px;" src="http://pointlessbanter.net/wp-content/uploads/2008/12/stack-of-newspapers.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, aku punya setumpuk koran yang kubeli tiap weekend. Teman mengusulkanku menukarkan semuanya bersama kertas-kertas lain ke tukang rongsok. Oh, aku tak secepat itu menyetujuinya. Tapi, lebih repot lagi jika tumpukan koran itu harus masuk daftar packing barang yang harus diangkut juga. Uhhh... ada alasan kenapa aku menyimpan mereka dengan rapi setelah selesai dibaca. Terlebih lagi adalah alasan kenapa aku membelinya rutin tiap minggu. Jadi kuputuskan jalan tengah, aku pilah-pilah dulu rubrik-rubrik tertentu yang sayang untuk kubuang dan akan tetap kusimpan, baru kemudian sisanya kurelakan. Dan aku benar-benar melakukannya! Selama dua hari ini kamarku bergelimpang koran. Dengan sabar (dan niat banget ^^) kupilah tulisan-tulisan yang ku tak tega ucapkan selamat tinggal padanya, dan mengumpulkannya dengan rapi untuk kukemas nantinya. Saat melakukan ini, aku terlibat dalam sebuah suasana yang membuatku berdialog diri, dan semua ini memaksaku melihat kedalam benakku bahwa akhir-akhir ini aku tengah menjauh dari hal-hal yang selama ini senantiasa membuatku ”lebih hidup”. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apa hal-hal yang membuat orang lebih ”hidup”? Tentu setiap orang memiliki selera dan minat tersendiri akan hal-hal yang memang dunianya, yang ketika ada didalamnya dia merasa senang dan lebih bersemangat. Yang jelas orang akan merasa lebih hidup ketika dia berkarya dalam bidang yang disenanginya dan bermanfaat. Dalam konteks yang lebih sederhana, orang merasa lebih hidup ketika ia tahu apa yang ia mau dan menjadi dirinya sendiri, belajar dan berkarya di dunia yang diminatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasiku simpel saja. Aku tengah menjauh dari hal-hal simpel yang bermanfaat dalam keseharianku. Terkait packing koran itu, aku teringatkan bahwa akhir-akhir ini tak ada aktivitas baca buku, tak ada aktivitas menulis lagi, dan aku selalu absen di kajian dan diskusi komunitasku. Padahal kutahu hari-hariku akan lebih baik dengan semua itu, meski mungkin bagi sebagian orang hal-hal yang kusebutkan itu adalah hal-hal remeh-temeh. Setelah kuingat-ingat, akhir-akhir ini porsiku membaca jauh kalah ketimbang porsi nonton film. Waduh... Meski film juga bisa positif, tapi baca-tulis lebih utama bagiku. Dan aku bahkan tak membaca koran-koran minggu seperti biasanya. Tak juga ebook yang kemarin-kemarin intens kubaca dan pelajari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begitulah, melalui suasana kamar penuh koran itu, sambil dengan rajinnya memilah tulisan ditemani musik, aku sampai pada hal-hal yang ternyata benar-benar minatku. Aku menemukan bahwa aku dengan sigap menyelamatkan tulisan dengan topik-topik tertentu. Cerpen dan puisi, tentu aku selamatkan karena untuk itulah aku rajin beli koran minggu. Dari Kompas kusisihkan rubrik seni. Cerpen, puisi, dan tulisan bertema seni ada di dalamnya. Dari Pikiran Rakyat aku selamatkan lembar Khazanah, didalamnya ada cerpen, puisi, dan esai-esai sastra dan budaya. Dari Tempo aku selamatkan rubrik sastra (cerpen dan puisi). Selain itu, dari Tempo aku juga menyisihkan lembar Ruang Baca, didalamnya banyak esai tentang dunia perbukuan dan literasi. Aku juga menyelamatkan rubrik Ide yang berisi esai opini dengan tema beragam, serta rubrik review buku, namun tidak semuanya. Aku mendapati bahwa aku hanya tak tega membuang review buku dan esai opini bertema sastra, pengetahuan, sains dan teknologi, serta sebagian tema agama dan filsafat. Di luar itu, ternyata aku merelakan tema-tema lain, termasuk ekonomi dan politik ^^. Jadi begitu rupanya. Di tema-tema itulah minatku berada. Dan aku tak mau mengucapkan selamat tinggal kepada mereka. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7601171855559061423?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7601171855559061423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7601171855559061423' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7601171855559061423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7601171855559061423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/11/dont-wanna-say-goodbye-to-those-things.html' title='Don’t Wanna Say Goodbye to Those Things'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3846654330932880477</id><published>2009-10-01T08:14:00.001-07:00</published><updated>2009-10-01T08:31:20.934-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Syahadat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:eom5jVnOJ3m8sM:http://www.mauibeachguide.com/images/NaupakaNorth.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:eom5jVnOJ3m8sM:http://www.mauibeachguide.com/images/NaupakaNorth.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah kita terlalu banyak berpesta?&lt;br /&gt;Merayakan pengakuan yang ramai umpama bebutir pasir pantai&lt;br /&gt;Yang mengimani laut?&lt;br /&gt;Kita berseru pada angin, pada ombak, pada karang, pada &lt;br /&gt;Nyiur, bahkan ikan-ikan yang menyelami sendiri ke kedalaman&lt;br /&gt;Melafazkan ayat-ayat kesetiaan&lt;br /&gt;Lantas kita kerap disentuh tangan-tangan ombak&lt;br /&gt;Tapi lekas mengering lagi,&lt;br /&gt;Sebab mengakrabi panas mentari dan harapan pada angin&lt;br /&gt;Tuk menjauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pesta debu-debu&lt;br /&gt;Yang berkelana tak tentu arah kemana angin bertiup&lt;br /&gt;Lafaz-lafaz berhamburan kemanapun tempat hinggap tanpa tersingkap&lt;br /&gt;Kepada siapa sebenarnya setia bermuara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi debu, mana tahu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*10 September 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3846654330932880477?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3846654330932880477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3846654330932880477' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3846654330932880477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3846654330932880477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/10/syahadat.html' title='Syahadat'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-655017561391694495</id><published>2009-09-11T23:00:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T23:32:52.690-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sahur..., Ifthar...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SqtAZU_ELtI/AAAAAAAAARw/zitLIqzIvrs/s1600-h/ramadhan-mubarak1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 202px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SqtAZU_ELtI/AAAAAAAAARw/zitLIqzIvrs/s320/ramadhan-mubarak1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380464983698321106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sahur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nawaitu shouma ghodin&lt;br /&gt;Ada yang merobek malam dari lelapnya&lt;br /&gt;Oleh bebunyi kentongan, kerotak wajan dan penggorengan&lt;br /&gt;Piring sendok garpu beradu&lt;br /&gt;Berdecap mengunyah keheningan yang bisu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nawaitu shouma ghodin&lt;br /&gt;Ada yang merobek malam dari lelapnya&lt;br /&gt;Oleh bebunyi percikan air pancuran&lt;br /&gt;Mimpi-mimpi kosong luruh bersama tetesan wudhu&lt;br /&gt;Sajadah terhampar, geletar bibir mengeja keramaian langit yang tak menutup pintu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nawaitu shouma ghodin&lt;br /&gt;Ada yang membunuh waktu&lt;br /&gt;Nawaitu shouma ghodin&lt;br /&gt;Ada yang menziarahi waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:Aku berniat shaum esok hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ifthar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah semangkuk fitrah terhidang,&lt;br /&gt;Setelah seharian tubuh ini ditirai perisai&lt;br /&gt;Hingga azan maghrib terdengar merdu dan rindu&lt;br /&gt;Kepada yang memulas senja hingga bersemu manis serupa madu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 20 Ramadhan 1430 H&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-655017561391694495?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/655017561391694495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=655017561391694495' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/655017561391694495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/655017561391694495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/09/sahur-ifthar.html' title='Sahur..., Ifthar...'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SqtAZU_ELtI/AAAAAAAAARw/zitLIqzIvrs/s72-c/ramadhan-mubarak1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3389236778591940997</id><published>2009-08-31T03:35:00.000-07:00</published><updated>2009-08-31T03:37:00.472-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sepotong Cerita Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:arGwBk_mk5YHxM:http://pencilcase.typepad.com/pencil_case_city_life_ske/images/2008/03/09/cup.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 103px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:arGwBk_mk5YHxM:http://pencilcase.typepad.com/pencil_case_city_life_ske/images/2008/03/09/cup.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali mentari senang tersenyum di wajahmu. &lt;br /&gt;Dan redup bintang senang berkedip dibalik jaketku.&lt;br /&gt;Tapi aku masih bisa menemuimu di sela senja yang abu-abu.&lt;br /&gt;Kita pun bertemu dan saling membisu.&lt;br /&gt;Secangkir-dua cangkir kesenangan tak sempat kuhirup dari jam-jam bersamamu&lt;br /&gt;Sebab kau asyik sendiri bersama debu-debu yang hinggap di meja dan bangku kayu &lt;br /&gt;Lalu kau beranjak tanpa kata. Seulas senyum kulempar pada cangkirmu yang kosong tanpa sisa. &lt;br /&gt;Saat kudengar derap langkahmu menjauh di belakangku, aku berkata,&lt;br /&gt;”Pulanglah”. Telah kuikat salamku di tali sepatumu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tak tahu, sepotong cerita&lt;br /&gt;Telah kucuri dari saku kemejamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*28 Agustus 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3389236778591940997?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3389236778591940997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3389236778591940997' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3389236778591940997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3389236778591940997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/08/sepotong-cerita-kita.html' title='Sepotong Cerita Kita'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4517716771244637653</id><published>2009-08-29T04:03:00.000-07:00</published><updated>2009-08-29T04:08:22.767-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sound of Loneliness</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpkMEhYPiuI/AAAAAAAAARo/5_G3YuhveYI/s1600-h/2642_144394305121_744910121_6375709_381032_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 306px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpkMEhYPiuI/AAAAAAAAARo/5_G3YuhveYI/s320/2642_144394305121_744910121_6375709_381032_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375340902062459618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam merayapi hening &lt;br /&gt;Lalu senyap menjelma dirimu&lt;br /&gt;Aroma dingin menyesaki tubuhku&lt;br /&gt;Resah tumpah&lt;br /&gt;Aku kuyup dalam gigilku &lt;br /&gt;Hingga aku pecah &lt;br /&gt;menjadi kepingan puisi &lt;br /&gt;Denting lagumu tak jua mengalun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*28 Agustus 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4517716771244637653?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4517716771244637653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4517716771244637653' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4517716771244637653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4517716771244637653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/08/sound-of-loneliness.html' title='Sound of Loneliness'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpkMEhYPiuI/AAAAAAAAARo/5_G3YuhveYI/s72-c/2642_144394305121_744910121_6375709_381032_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8556885971481414223</id><published>2009-08-28T07:25:00.000-07:00</published><updated>2009-08-28T07:49:18.417-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sebab Kau...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpfuRGBcEgI/AAAAAAAAARg/6yJgMiDw0CM/s1600-h/113(1).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpfuRGBcEgI/AAAAAAAAARg/6yJgMiDw0CM/s320/113(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375026657731809794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab kau angin maka kutitipkan senandung pada ilalang&lt;br /&gt;Sebab kau bulan maka kurangkai malam dari butiran bintang&lt;br /&gt;Sebab kau embun maka kurajut pagi di kelopak bunga dan pucuk dedaunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab kau langit maka kusematkan dentingan hening di bibir hujan &lt;br /&gt;Sebab kau hujan maka kusimpan butiran sunyi di dekapan awan &lt;br /&gt;Sebab kau awan maka kuhembuskan nafas kenangan bersama uap lautan&lt;br /&gt;Sebab kau laut maka kutebar jejak bimbang di pasir pantai dan tubuh karang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab kau bebatu karang&lt;br /&gt;Kugerus saja dengan gelombang &lt;br /&gt;dan kutabur butiran dirimu menjadi&lt;br /&gt;Sebuah puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*28 Agustus 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8556885971481414223?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8556885971481414223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8556885971481414223' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8556885971481414223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8556885971481414223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/08/sebab-kau.html' title='Sebab Kau...'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpfuRGBcEgI/AAAAAAAAARg/6yJgMiDw0CM/s72-c/113(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8509406340479822700</id><published>2009-08-27T06:17:00.000-07:00</published><updated>2009-08-27T06:22:02.827-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sketsa Sunyi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpaIQcRls2I/AAAAAAAAARY/wtIn40QekLQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 83px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpaIQcRls2I/AAAAAAAAARY/wtIn40QekLQ/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374633021362516834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah kau mengeja satu kata&lt;br /&gt;yang kutelan sekali lagi&lt;br /&gt;Saat kueja dirimu yang tersisa&lt;br /&gt;di mozaik waktu&lt;br /&gt;Tapi kau tetap udara&lt;br /&gt;yang kuhirup dan kuhembus lagi&lt;br /&gt;Dan aku resah dalam detik-detikku&lt;br /&gt;Sebab nafas ini kedamaian semu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah kau mengeja satu kata&lt;br /&gt;yang kutelan sekali lagi&lt;br /&gt;Saat kubaca dirimu yang tersisa&lt;br /&gt;di secarik kertas diaryku&lt;br /&gt;Tapi kau tetap cerita&lt;br /&gt;yang tak kunjung selesai kubaca&lt;br /&gt;Dan misterimu terus tergores satu per satu&lt;br /&gt;Sebab aku pena meski letih&lt;br /&gt;kujejaki garis-garis sketsamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah kau mengeja satu kata&lt;br /&gt;Saat kuminta kau baca aku&lt;br /&gt;Dan masih kucoba mengeja dirimu&lt;br /&gt;Di punggung waktu&lt;br /&gt;Aku begitu batu&lt;br /&gt;Sebab dirimu&lt;br /&gt;Sebab dirimu&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 26 Agustus 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8509406340479822700?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8509406340479822700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8509406340479822700' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8509406340479822700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8509406340479822700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/08/sketsa-sunyi.html' title='Sketsa Sunyi'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SpaIQcRls2I/AAAAAAAAARY/wtIn40QekLQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1609588770006108599</id><published>2009-07-07T06:26:00.000-07:00</published><updated>2009-07-07T06:43:04.829-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Kangen</title><content type='html'>Lama ga nulis di blog ini. Heu... sok sibuk sih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--Kangen menorehkan jejak di hamparan katamu--&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1609588770006108599?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1609588770006108599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1609588770006108599' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1609588770006108599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1609588770006108599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/07/kangen_07.html' title='Kangen'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-5340001909525043352</id><published>2009-04-11T05:12:00.000-07:00</published><updated>2009-04-11T06:25:53.408-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Peer dari Fani (kena deh)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;a href="http://hoshizora79.wordpress.com/2009/03/22/pr-dari-pipiheuheu/"&gt;kena tag Fani&lt;/a&gt;. Biarin deh, sambil iseng...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The age of next birth day&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBfobMDrEI/AAAAAAAAAPA/Wh8JjaT97YM/s1600-h/22+00.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 268px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBfobMDrEI/AAAAAAAAAPA/Wh8JjaT97YM/s320/22+00.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323359907649662018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Place I’d like to travel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCKCyQEU3I/AAAAAAAAAPQ/_GOn2OG66hw/s1600-h/germany+postcard.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCKCyQEU3I/AAAAAAAAAPQ/_GOn2OG66hw/s320/germany+postcard.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323406540005462898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCKChMgxZI/AAAAAAAAAPI/ybWH7WArhrg/s1600-h/kyoto-japan-view.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCKChMgxZI/AAAAAAAAAPI/ybWH7WArhrg/s320/kyoto-japan-view.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323406535427147154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;cuma 2 diantaranya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A favourite place&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCLRS8aXOI/AAAAAAAAAPY/O9uxfime4FE/s1600-h/veranda+1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 288px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCLRS8aXOI/AAAAAAAAAPY/O9uxfime4FE/s320/veranda+1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323407888811187426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Senang duduk2 di beranda atas. Bisa liat pemandangan dibawah. Apalagi klo pemandangannya indah di siang hari, lalu malamnya memandang langit. sedia buku, kopi atau teh dan camilan boleh juga... hehe...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;favourite foods&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCMOvKeogI/AAAAAAAAAP4/OlgKkDHaMTY/s1600-h/ikan+bakar.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCMOvKeogI/AAAAAAAAAP4/OlgKkDHaMTY/s200/ikan+bakar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323408944358400514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCMOWmYA7I/AAAAAAAAAPw/9UTCNQ81FQ0/s1600-h/fruit-ice.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCMOWmYA7I/AAAAAAAAAPw/9UTCNQ81FQ0/s200/fruit-ice.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323408937764520882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCMORXP-II/AAAAAAAAAPo/Yl8wNb4-eQs/s1600-h/deliciousicecream06kt5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 174px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCMORXP-II/AAAAAAAAAPo/Yl8wNb4-eQs/s200/deliciousicecream06kt5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323408936358901890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCMOJflELI/AAAAAAAAAPg/Gn37CLo8W6k/s1600-h/chocolate_coffee.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 181px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCMOJflELI/AAAAAAAAAPg/Gn37CLo8W6k/s200/chocolate_coffee.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323408934246355122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;favourite things&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCNa_8xRWI/AAAAAAAAAQQ/pMiTz2XBAH0/s1600-h/poems_a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCNa_8xRWI/AAAAAAAAAQQ/pMiTz2XBAH0/s320/poems_a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323410254534362466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCNa_BXWXI/AAAAAAAAAQI/tBN2SQuNVsE/s1600-h/stars.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 307px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCNa_BXWXI/AAAAAAAAAQI/tBN2SQuNVsE/s320/stars.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323410254285199730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCNam1B92I/AAAAAAAAAQA/U0jTnotIq1g/s1600-h/read_more_books.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 221px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCNam1B92I/AAAAAAAAAQA/U0jTnotIq1g/s320/read_more_books.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323410247791015778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCYagtnhQI/AAAAAAAAARQ/R-ePKzJMPBQ/s1600-h/WATCHHILLdunes.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 128px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCYagtnhQI/AAAAAAAAARQ/R-ePKzJMPBQ/s320/WATCHHILLdunes.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323422340777215234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jalan-jalan di tempat hijau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCNbCvyT9I/AAAAAAAAAQY/tllkJhGQ5ts/s1600-h/walking+in+rain.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 217px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCNbCvyT9I/AAAAAAAAAQY/tllkJhGQ5ts/s320/walking+in+rain.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323410255285211090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sebenarnya cuma suka nembus gerimis sih... kalo ujannya gede mah nggak...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nick name I had&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBW20ymOrI/AAAAAAAAAMg/0wl0nFnqXAw/s1600-h/Euisry+cool.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 234px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBW20ymOrI/AAAAAAAAAMg/0wl0nFnqXAw/s320/Euisry+cool.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323350259435715250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Favourite colour&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBXIkDYLoI/AAAAAAAAAMo/K1Zn8GGQA30/s1600-h/blue+sky.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 147px; height: 98px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBXIkDYLoI/AAAAAAAAAMo/K1Zn8GGQA30/s320/blue+sky.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323350564180340354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;College mayor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBXYBJ9TWI/AAAAAAAAAMw/-qRRlPgkjkk/s1600-h/chemistry+lecture.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 183px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBXYBJ9TWI/AAAAAAAAAMw/-qRRlPgkjkk/s320/chemistry+lecture.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323350829690604898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Name of my love&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBXzbKwpTI/AAAAAAAAAM4/0haLHwNn-vE/s1600-h/Mom+I+Love+U.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 138px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBXzbKwpTI/AAAAAAAAAM4/0haLHwNn-vE/s320/Mom+I+Love+U.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323351300529759538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hobbies&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCWl8FsE-I/AAAAAAAAAQw/jpF6a8rw7z4/s1600-h/large_reading+in+w.+hgts.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCWl8FsE-I/AAAAAAAAAQw/jpF6a8rw7z4/s320/large_reading+in+w.+hgts.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323420338081240034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCUzBLyiWI/AAAAAAAAAQo/sDdKJdIm1jI/s1600-h/x_listen_to_music_x_by_nuawolfy.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCUzBLyiWI/AAAAAAAAAQo/sDdKJdIm1jI/s320/x_listen_to_music_x_by_nuawolfy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323418363764050274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCSw0dMpBI/AAAAAAAAAQg/NPzgpHYlHyE/s1600-h/corat-coret.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 247px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCSw0dMpBI/AAAAAAAAAQg/NPzgpHYlHyE/s320/corat-coret.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323416126964409362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCYatl6KpI/AAAAAAAAARI/a5fQolQwaYo/s1600-h/maen.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCYatl6KpI/AAAAAAAAARI/a5fQolQwaYo/s320/maen.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323422344234543762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;maen-maen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bad habits&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCXxDTB8jI/AAAAAAAAARA/CV-ddOZwjV4/s1600-h/J0149018.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCXxDTB8jI/AAAAAAAAARA/CV-ddOZwjV4/s320/J0149018.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323421628506436146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Childish... (kadang2 doang. Kadang2 aku cool loh =D)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCXxHH5fQI/AAAAAAAAAQ4/ATsvOxd69RM/s1600-h/kringgg.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 142px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeCXxHH5fQI/AAAAAAAAAQ4/ATsvOxd69RM/s320/kringgg.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323421629533486338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Susah bangun... =p&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;My wish list&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBa-I_0trI/AAAAAAAAAOY/oRYb0W9jJOc/s1600-h/2-storey-library.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBa-I_0trI/AAAAAAAAAOY/oRYb0W9jJOc/s320/2-storey-library.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323354783165494962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBa94pX9SI/AAAAAAAAAOQ/ld-6exXyh1M/s1600-h/bibliothekadmont_gesamt.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBa94pX9SI/AAAAAAAAAOQ/ld-6exXyh1M/s320/bibliothekadmont_gesamt.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323354778776368418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBa92fOBcI/AAAAAAAAAOI/1MxsZ9fm4v0/s1600-h/J0178632.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 218px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBa92fOBcI/AAAAAAAAAOI/1MxsZ9fm4v0/s320/J0178632.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323354778196903362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBa9hRLEQI/AAAAAAAAAOA/7JlJF-GP-vc/s1600-h/a+couple+of+ring.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBa9hRLEQI/AAAAAAAAAOA/7JlJF-GP-vc/s320/a+couple+of+ring.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323354772500844802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBb_Zh16bI/AAAAAAAAAO4/ZIpVg4wvZ0E/s1600-h/hajj%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 207px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBb_Zh16bI/AAAAAAAAAO4/ZIpVg4wvZ0E/s320/hajj%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323355904294644146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBb_aCup2I/AAAAAAAAAOw/jY0azKcM_wo/s1600-h/mountain_climbing.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 233px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBb_aCup2I/AAAAAAAAAOw/jY0azKcM_wo/s320/mountain_climbing.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323355904432580450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBb_Iv-odI/AAAAAAAAAOo/XcFZizNO6v0/s1600-h/undersea-diving.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 225px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBb_Iv-odI/AAAAAAAAAOo/XcFZizNO6v0/s320/undersea-diving.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323355899790533074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBb_OSuc2I/AAAAAAAAAOg/3-Rfzy1fNDU/s1600-h/around+the+world.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBb_OSuc2I/AAAAAAAAAOg/3-Rfzy1fNDU/s320/around+the+world.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323355901278450530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-5340001909525043352?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/5340001909525043352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=5340001909525043352' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5340001909525043352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5340001909525043352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/04/peer-dari-fani-kena-deh_11.html' title='Peer dari Fani (kena deh)'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SeBfobMDrEI/AAAAAAAAAPA/Wh8JjaT97YM/s72-c/22+00.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4066374870390836464</id><published>2009-03-31T01:00:00.000-07:00</published><updated>2009-04-03T05:04:30.845-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Non Fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>The Secret of Your Spiritual DNA</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6325206.The_Secret_of_Your_Spiritual_DNA?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="The Secret of Your Spiritual DNA" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1236686026m/6325206.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6325206.The_Secret_of_Your_Spiritual_DNA?utm_medium=api&amp;utm_source=blog_review"&gt;The Secret of Your Spiritual DNA&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1125663.Musa_Kazhim"&gt;Musa Kazhim&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/48784316?utm_medium=api&amp;utm_source=blog_review"&gt;&lt;h3&gt;My review&lt;/h3&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  rating: 4 of 5 stars&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102-euisry?utm_medium=api&amp;utm_source=blog_review"&gt;View all my reviews.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Secret of Your Spiritual DNA &lt;/span&gt;mengingatkan saya pada &lt;a href="http://euisry.multiply.com/journal/item/10/Pencapaian_Takwa"&gt;konten ceramah tarawih seorang ustadz&lt;/a&gt; di suatu bulan Ramadhan di tahun 2005. Beliau menyampaikan bahwa setiap manusia dilahirkan dengan performance yang berbeda-beda, akan tetapi terdapat satu kesamaan, yaitu performance spiritual atau ruhiahnya, yakni fitrahnya. Hanya selanjutnya kualitas spiritual ini akan berbeda-beda. Persoalan inilah yang dibahas secara deskriptif dalam bukunya Musa Kazhim ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang dikemas dengan cukup menarik ini bertutur tentang persoalan yang paling mendasar dalam diri manusia. Tak lain dan tak bukan adalah fitrah. Seperti halnya molekul DNA &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Deoxyribo Nucleic Acid)&lt;/span&gt; merupakan materi genetik yang membawa seluruh informasi yang diperlukan bagi sel makhluk hidup untuk melangsungkan seluruh aktivitasnya, fitrah merupakan DNA spiritual pembawa watak dasar yang mengarahkan seluruh aktivitas kehidupan manusia. Jika molekul DNA adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;the blue-print of life&lt;/span&gt;, maka fitrah adalah DNA jiwa yang merupakan cetak-biru penentu yang mengatur seluruh gerak dalam jiwa. Maka jika manusia tidak mau mengenal DNA jiwanya sendiri, bagaimana ia akan menjalani kehidupannya dengan arah yang jelas dan benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas fitrah adalah DNA jiwa manusia yang tak mungkin berubah sampai kapan pun. Sebenarnya fitrah juga memancar jelas dalam setiap jiwa, jelas sekali malah. Di buku ini disebutkan, saking jelasnya pancaran itu justru kerap membuat fitrah tak ubahnya seperti matahari yang terus bergerak mendekat ke mata hingga mata tak mampu lagi melihat (Hal.14). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila manusia tidak mengenal fitrahnya, maka ia &lt;span class="fullpost"&gt;tidak bisa mengenali kecenderungan dasar DNA psikis yang tak mungkin dicegahnya. Jika kecenderungan dasar ini tidak dikenali dan tidak dimanifestasikan pada penyaluran yang tepat, maka jiwa akan mengalami kerusakan. Tanpa mengenal fitrah, manusia tidak dapat  mengenal dimensi, potensi, penyelewengan, dan penyakit dalam dirinya (Hal.xi-xii). Barangkali saya dapat membahasakannya begini: DNA spiritual kita tanpa diketahui dan disadari dibiarkan mengalami banyak mutasi sebagai imbas dari terpaan mutagen-mutagen dari lingkungan sekitar diri. Mutasi yang dimaksud adalah mutasi-mutasi yang mengakibatkan penyakit dalam diri. Oleh sebab itu dalam pengantar buku ini penulis menjelaskan mengapa tindakan membahas, merenung, menelisik, dan mengetahui fitrah menjadi tugas dan tanggung jawab abadi setiap insan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, DNA spiritual orang yang sudah di-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;recode&lt;/span&gt; (yakni, dikembalikan pada fitrahnya) hanya akan terpusat pada niat luhur, pikiran positif, dan merdeka dari angan-angan kosong dunia. Kita dapat menemukan contoh-contoh kilasan kisah hidup figur-figur baik yang DNA spiritualnya sudah di-recode maupun yang justru dibiarkan termutasi di sepanjang buku ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara kronologis buku ini terbagi dalam tiga bagian utama. Bagian pertama bercerita soal seluk-beluk fitrah dan karakteristiknya. Setelah diajak mengenal karakteristik fitrah, kita perlu mengetahui metode yang tepat untuk menyalurkan pelampiasan kecenderungan dasar tersebut. Jihad Akbar, itulah pertempuran terbesar dalam jiwa manusia (Jihad An-Nafs) yang dibahas dalam bagian kedua. Pada bagian ketiga dipaparkan mengenai seluk-beluk takwa. Mengapa takwa? Karena menurut Murthadha Muthahhari takwa adalah istilah generik untuk keadaan fitrah sesudah berjihad melawan segenap keburukan sifat dan kebusukan dirinya (Hal.103). Masing-masing bagian ini dibahas dengan menyertakan deskripsi melalui kisah-kisah teladan yang relevan dengan bahan yang dibahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan buku ini cukup menarik dari segi konten dan pengemasannya. Dengan format yang enak dibaca, buku ini tak hanya menampilkan ilustrasi tetapi juga memasang kutipan ”kalimat ajaib” yang diambil dari materi di setiap bahasan sehingga memudahkan pembaca mengingat kembali poin penting dari setiap bahan bahasan yang dibaca. Selain itu di beberapa bagian disematkan pula box berisi petikan kisah hikmah tokoh-tokoh dan kisah dari kitab tertentu yang mendukung bahan yang sedang dibahas. Meski sebenarnya dalam bahasan utama pun bertebaran kisah-kisah seperti itu. Saya menduga meski sama-sama mendukung bahasan, mungkin konten box ini dibuat terpisah karena tidak secara langsung dibahas bersama alur buku. Tapi cukup merepotkan juga karena pembaca harus bolak-balik halaman saat kembali pada bacaan utama. Ini karena beberapa konten box itu ada yang menghabiskan beberapa lembar halaman. Tak masalah sebenarnya asal sedia pembatas buku. Sayangnya buku ini sendiri tidak disertai bonus pembatas buku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi pengemasan bahasa dan kalimatnya, buku ini memang menarik. Penulis kerap menggunakan kalimat atau frasa yang menarik yang juga digunakan pada penamaan tiap judul dan subjudulnya. Bahasa yang fresh ini membuat teks tidak terasa membosankan saat dibaca. Analogi yang kerap digunakan juga menarik dan mudah dipahami, misalnya pada penggambaran pecinta harta yang dianalogikan dengan penderita diabetes: ”Dalam ilmu kesehatan, kerusakan pankreas otomatis melipatgandakan kadar gula dalam darah penderita diabetes. Lacurnya, semakin tinggi tingkat kerusakan pankreasnya, semakin besar pula dahaga penderita diabetes pada gula dan segala asupan yang manis. Pencinta harta juga seperti itu. Bila pankreas spiritual gagal mengatur kadar cinta harta secara tepat, hasrat kita pada harta justru akan semakin menjadi-jadi. ’Seperti orang yang mencoba meredakan kehausannya dengan menenggak air laut,’ kata Nabi Muhammad Saw.” (Hal.20-21). Contoh lainnya pada pembahasan takwa dikatakan bahwa jiwa bagai mata manusia dalam melihat realitas dan takwa adalah selaput yang menjaganya dari segala debu dan polusi, sehingga mata spiritual orang yang bertakwa daya visinya senantiasa tajam dan terang (Hal.123). Atau pada bahasan ”Vaksin Ilahi”: Takwa itu berfungsi bak vaksin atau antibiotik yang menjaga manusia dari segenap kejelekan (Hal.112).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, dengan tajuk &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Secret of Your Spiritual DNA&lt;/span&gt;, buku ini serasa belum tuntas mengupas rahasia dibalik DNA spiritual ini.  Seperti komentar Edwin Arifin dalam reviewnya terhadap buku ini, Musa justru terlalu larut dalam kisah-kisah deskriptif dan naratif yang dituturkannya di sepanjang buku. Mengingat subjudul bukunya ”Mengelola Fitrah untuk Kesuksesan dan Kemuliaan Hidup” sehingga mengesankan berupa buku motivasi praktis, kisah-kisah yang sejatinya hanya merupakan pendamping bahasan justru terkesan mengambil alih posisi central dalam buku ini. Persoalan bagaimana cara me-recode DNA spiritual justru kurang ditegaskan Musa secara lebih praktis. Pula, Musa seolah “lupa” mengupas sisi perawatan DNA spiritual ini. Bagaimanapun juga, mutagen-mutagen berbahaya di sekitar kita tentu terus ada dan senantiasa mengancam bahkan DNA spiritual yang sudah di-recode sekalipun bukan? Tentunya orang yang telah mencapai takwa pun masih pula akan menghadapi banyak ujian, bukan? Bahkan dalam buku inipun disinggung lewat perkataan Ja’far Ash-Shadiq bahwa ”orang mukmin pasti mengalami cobaan sesuai kadar amal baiknya. Orang yang agamanya dan amalnya baik akan lebih berat cobaannya.” dan ”Sesungguhnya cobaan itu menimpa orang beriman dan bertakwa lebih cepat daripada air hujan turun ke dasar bumi” (Hal.125). Mengutip kalimatnya Edwin Arifin, ”Bak seorang dokter, Musa telah memberikan diagnosis, mengetahui obatnya, dan sudah pula mengilustrasikan penyakit sang pasien ke dalam bahasa awam yang dipahaminya. Sayangnya, Musa tak ingat memberikan langkah-langkah yang mesti dilakukan si pasien guna menuju kesembuhan dan lupa pula menuliskan resep untuk dibawa ke apotik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But overall, kelebihan yang dimiliki buku ini patut diberikan apresiasi tinggi. Ia meramaikan khazanah buku motivasi sekaligus islami dengan pendekatan yang unik. Cara Musa dalam memilih kisah kehidupan yang tepat dan membuatnya sinkron dengan bahasannya patut diacungi jempol. Apalagi kisah-kisah tersebut menambah wawasan pembaca mengenai tokoh-tokoh atau peristiwa yang dihadirkannya. Dengan menggandeng sederet kisah kehidupan tokoh semacam Edoardo Agnelli --anak juragan Fiat yang memilih spiritualisme diatas materialisme, Khomeini sang imam revolusioner Iran, Murthadha Muthahhari ulama-cum-filosof Iran, atau membidik peristiwa tragis Karbala, sampai kisah tragis semacam Seung Hui Cho --mahasiswa Virginia Tech yang menembak dirinya sendiri setelah menembaki 32 korban, buku ini memberikan deskripsi yang begitu memikat tentang kualitas performance spiritual yang berbeda-beda seperti yang disinggung di awal. Perbedaan ini jelas disebabkan oleh perbedaan manifestasi fitrah manusia yang pada hakikat awalnya sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi memang serasi sekali bukan, dengan konten ceramah tarawih yang saya simak di tahun 2005 itu? Bedanya, kebalikan dengan buku ini, penyampaian tantang fitrah pada ceramah sang ustadz justru hanya sebagai prolog saja untuk mengantarkan pada bahasan perawatan spiritual yang justru menjadi bidikan utama. Perawatan spiritual ini meliputi perawatan harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Itu pun sebenarnya masih berupa kendaraan yang ditumpangi sang ustadz untuk sampai pada bahasan fungsi puasa Ramadhan yang merupakan perawatan spiritual jangka tahunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ps. Btw jadi pengen baca karya2 Musa Kazhim yang lain nih...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4066374870390836464?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4066374870390836464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4066374870390836464' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4066374870390836464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4066374870390836464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/03/secret-of-your-spiritual-dna.html' title='The Secret of Your Spiritual DNA'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4407863856986978969</id><published>2009-03-27T23:08:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T23:27:57.379-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BACA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Virus Gila dari Sebuah Benda Mewah yang Wah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Kebutuhan manusia terhadap ilmu pengetahuan itu lebih besar daripada makan dan minum. Orang membutuhkan makan dan minum sehari hanya sekali sampai 3x, sementara kebutuhan terhadap ilmu sebanyak bilangan tarikan nafasnya.”&lt;br /&gt;-- Imam Ahmad -- &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sc3BBwUcn9I/AAAAAAAAAKo/N3hHDQKz6Ek/s1600-h/BIKIN+KAMU+TERGILA-GILA+MEMBACA.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 96px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sc3BBwUcn9I/AAAAAAAAAKo/N3hHDQKz6Ek/s320/BIKIN+KAMU+TERGILA-GILA+MEMBACA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318118970889117650" /&gt;&lt;/a&gt;Aku begitu terpesona dengan kalimat Imam Ahmad yang kutemukan di hal. 82 buku “Bikin Kamu Tergila-gila Membaca” ini. Waduh, ngapa juga ya aku baca buku provokatif semacam itu? Bukannya tanpa mengkonsumsi asupan buku seperti itu pun aku memang sudah cukup gila? Ya… aku pun tidak bermaksud untuk meningkatkan kadar kegilaanku dengan baca buku ini kok. Tapi harus kuakui, aku melirik buku ini dengan suatu misi terselubung: Menularkan virus gila ini kepada orang lain. Jahat banget… bahasanya doang. Yang jelas ini virus kan bukan virus mematikan, justru menghidupkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini erat kaitannya dengan suatu mimpi yang sampai kini sudah mulai dicicil sedikit-sedikit cikal bakal realisasinya. Dan ini erat pula kaitannya dengan perkataan Imam Ahmad tadi. Dengan tingkat kepentingan selevel tarikan nafas, apa jadinya jika kesadaran suatu masyarakat terhadap kepentingan menggali ilmu itu masih minim? Itu adalah sebuah kegelisahan tersendiri ketika aku merasakan bahwa itulah yang terjadi pada masyarakat sekitar di kampung halamanku, terutama generasi mudanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendapati disana bahwa buku adalah sebuah benda yang masih asing untuk dijadikan teman. Tentu saja yang dimaksud asing dalam hal ini yaitu konteks status bukunya sebagai teman yang mencerdaskan dan kerap memberi pencerahan, bukan status benda fisik bukunya itu sendiri. Ternyata secara fisik pun buku masih cenderung dipandang eksklusif. Semua orang tahu ia adalah sebuah benda yang baik, kantungnya ilmu pengetahuan dan wawasan. Tapi, persoalan siapa yang ‘memegang’ dan menjadi teman buku itu juga terbatas untuk segelintir orang tertentu. Jadinya buku terlihat seperti barang mewah yang hanya untuk kalangan tertentu saja. Hanya saja, bukan permasalahan kelas ekonomi yang membedakan kalangan ini. &lt;span class="fullpost"&gt;Katakanlah buku itu hanya untuk kalangan scholar atau akademis (guru/ustadz, pemuda &amp; anak-anak yang tengah sekolah). Sisanya, di luar kebutuhan formal pendidikan, mungkin hanyalah segelintir kalangan lain-lain yang ‘kurang kerjaan’ yang mau-maunya membuka diri untuk memasuki sebuah ruang sunyi untuk bertapa mengeja deretan kata-kata yang panjangnya sampai berlembar-lembar (hehe… skeptis sekali kalimatnya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, untuk mengatakan bahwa buku hanya untuk kalangan scholar juga kurang tepat adanya. Buku itu kan umum sekali, ragamnya begitu banyak tak terbatas pada bahan bidang-bidang kajian pendidikan. Tapi begitulah pandangan umum masyarakat terhadap buku. Kalau melihat ada orang (di luar status scholar) sedang asyik dengan sebuah buku tebal sedikit saja mereka pastilah maklum bahwa dia pastilah seorang rajin sekali yang memang berkepentingan terhadap bahan yang sedang dibacanya. Atau mungkin dia hanyalah orang yang kurang kerjaan itu tadi, atau mungkin dia memang dasarnya punya kecenderungan aneh yang serba ingin tahu. Kemungkinan yang disebut terakhir inilah yang sebetulnya diharapkan, namun sayangnya masih langka. Orang yang serba ingin tahu sih banyak, ingin tahu seputar gosip-gosip tetangga maksudnya, hehe… Memang rasa ingin tahu yang besarlah yang paling efektif menuntun orang untuk berkenalan dengan berbagai jenis buku, tak peduli isinya nyambung apa tidak dengan profesi, status sosial, atau apapun yang berhubungan dengan dirinya itu. Secara otomatis hal-hal yang memang ia perlukan entah itu untuk alasan akademis atau yang lainnya pun akan dibaca dengan bumbu rasa ingin tahu pula. Rasa ingin tahu ini yang mendorong orang untuk mencari. Rasa ini sesungguhnya adalah salah satu dimensi positif dari sifat tawadhu (rendah hati), ketika seseorang merasa begitu miskin akan ilmu, sehingga mencarinya adalah sebuah tuntutan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang betul, mencari ilmu itu tidak terbatas pada sebuah buku. Di lingkungan masyarakat sana sekolah, pesantren, TPA, majelis pengajian ibu-ibu, dsb memang eksis. Tapi toh, itu saja apa cukup? Lagi pula, berapa persen yang benar-benar peduli akan kepentingan menggali ilmu disana itu? Sedang kebutuhan akan ilmu itu tak hanya di jam-jam sekolah atau mengaji saja, tapi sebanyak tarikan nafas alias saking tingginya kebutuhan itu, ditambah sedemikian luasnya samudera ilmu Allah, apalagi ilmu itu meliputi seluruh kehidupan ini, seluruh aktivitas sehari-hari, dan tiap amalan juga harus tahu ilmunya,  benar-benar kita tak boleh pasif saja untuk mencari dan menggali ilmu itu. Dan disinilah peran buku kembali beraksi. Kapan pun dia ada untuk menjadi teman sekaligus guru. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sc3B82fOifI/AAAAAAAAAKw/sVuIHEji5PE/s1600-h/Crop+of+Bakal+Calon+Perpus.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 113px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sc3B82fOifI/AAAAAAAAAKw/sVuIHEji5PE/s320/Crop+of+Bakal+Calon+Perpus.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318119986157226482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yah… itu hanyalah sekeping cerita tentang sebuah kegelisahan. Pada akhirnya, semua kegilaan akan buku itu bermuara pula pada sebuah tujuan berbagi. Kelak, buku “Bikin Kamu Tergila-gila Membaca” ini, seperti juga buku-buku lainnya akan bermigrasi untuk menetap entah di tanah yang manapun di kampung halaman sana, dan siap menumbuhkan virus gila yang menghidupkan itu. Mereka akan eksis meski sejarah disana telah mencatat nasib toko-toko buku yang lenyap dan perpustakaan yang lengang. Mereka akan siap menjadi pesaing mainan digital dan televisi yang sudah kadung mencuri hati para generasi muda sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bandung, Februari-Maret 2009 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ps: Ehm… Btw judulnya aneh ya…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4407863856986978969?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4407863856986978969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4407863856986978969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4407863856986978969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4407863856986978969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/03/virus-gila-dari-sebuah-benda-mewah-yang.html' title='Virus Gila dari Sebuah Benda Mewah yang Wah'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/Sc3BBwUcn9I/AAAAAAAAAKo/N3hHDQKz6Ek/s72-c/BIKIN+KAMU+TERGILA-GILA+MEMBACA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7348081258961499407</id><published>2009-03-04T19:08:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T19:18:28.539-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Senandung Kenangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:Wsxxe_AnsIZqFM:http://tiof.files.wordpress.com/2007/12/music-notes.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 104px;" src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:Wsxxe_AnsIZqFM:http://tiof.files.wordpress.com/2007/12/music-notes.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Seperti senandungmu, Ibu&lt;br /&gt;Hilang dipagut waktu&lt;br /&gt;Nyanyian kita yang biasa kau tembangkan semasa&lt;br /&gt;ayunan buaian masih belum henti&lt;br /&gt;mengirimi rasa aman&lt;br /&gt;Saat dunia masih selebar senyuman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dunia sudah sedemikian luas&lt;br /&gt;Bahkan untuk mencari sekeping senyum yang&lt;br /&gt;tersembunyi tertimbun pasir waktu.&lt;br /&gt;Kau pun&lt;br /&gt;sudah tertimbun tumpukan kenangan&lt;br /&gt;hingga untuk melihat senyummu haruslah&lt;br /&gt;kusibak tumpukan memori yang sudah berjejalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kini kisah kita telah menjadi kuburan&lt;br /&gt;Tertimbun remeh-temeh ego dan keangkuhan&lt;br /&gt;Senandung kita adalah reruntuhan bahasa&lt;br /&gt;Kitab dongeng yang dibakar zaman.&lt;br /&gt;Seperti Ibrahim,&lt;br /&gt;Kitab nurani tak kan benar-benar hangus, Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:XknY9kt0gSVN7M:http://www.tuxpaint.org/gallery/antonis/Sing_a_Song.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 107px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:XknY9kt0gSVN7M:http://www.tuxpaint.org/gallery/antonis/Sing_a_Song.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7348081258961499407?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7348081258961499407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7348081258961499407' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7348081258961499407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7348081258961499407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/03/senandung-kenangan.html' title='Senandung Kenangan'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7539187110276953780</id><published>2009-03-04T18:51:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T19:01:40.368-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Movie'/><title type='text'>Slumdog Millionaire</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:2_47sTo9N0bsNM:http://myagic.files.wordpress.com/2009/02/slumdog_millionaire.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 131px;" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:2_47sTo9N0bsNM:http://myagic.files.wordpress.com/2009/02/slumdog_millionaire.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah membaca cerpen yang berkisah tentang orang kere yang ketiban durian runtuh. Dan saya kira ada banyak kisah semacam itu, yang memang selalu menyisakan celah yang menarik untuk dijadikan media bagi penulisnya menyampaikan gagasan tertentu kepada pembaca. Ada yang kemudian mengarahkan kisah semacam itu untuk menjadi gerbang pemaparan fakta sosial, kemanusiaan, atau bahkan menjadi gerbong pengantar diskusi filosofis humaniora, materialisme, relijiusitas, dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slumdog Millionaire adalah sebuah kisah semacam itu, yakni tentang seorang pemuda kumuh miskin (Jamal Malik) yang lantas menjadi jutawan karena memenangkan hadiah tertinggi kuis Who Wants to be a Millionaire. Yang menarik dari segi pengemasan ceritanya adalah bagaimana setiap pertanyaan yang diajukan dalam kuis itu menjadi gerbang flash back yang melemparkan Jamal pada lika-liku masa kecilnya sebagai anak jalanan yang dipermainkan kehidupan kota yang keras. Bagaimana seorang slumdog buta huruf seperti dia mampu menjawab seluruh pertanyaan kuis dengan tepat adalah hoki yang dimunculkan bukan tanpa logika. Pertanyaan-pertanyaan itu bisa Jamal temukan jawabannya dalam pengalaman hidupnya sendiri. Dengan plot maju-mundur dan alur cepat, film Slumdog Millionaire yang telah mendapatkan banyak penghargaan ini memang menarik untuk disimak.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Film yang diangkat dari novel berjudul “Q and A” karya Vikash Swarup ini begitu detail menyajikan potret kehidupan sosial kawasan kumuh Mumbai, India, yang bisa dibilang adalah cermin bagi Jakarta. Film yang disutradarai Danny Boyle ini begitu gamblang memaparkan realitas kemiskinan masyarakat terpinggirkan di sudut-sudut kota besar. Pemukiman kumuh dengan rumah-rumah semerawutnya yang sempit dan rapat berdempetan, lalat, sampah, kolam multifungsi, sampai WC umum yang berupa jamban seadanya, dan tentu saja anak-anak jalanan (yang dieksploitasi habis-habisan), sungguh tak ada bedanya seperti menyaksikan sepotong realitas sosial di negeri sendiri.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekadar balutan romantisme kisah cinta muda-mudi antara Jamal dan Latika, film ini berbicara banyak hal dan realitas. Lewat kisah masa kecil Jamal dan kakaknya, Salim, kita diajak menulusuri kerasnya kehidupan anak-anak jalanan. Sejak lingkungan tempat tinggalnya yang muslim diamuk sekelompok massa Hindu mayoritas, Jamal &amp; Salim harus bertahan hidup sebagai anak jalanan yatim piatu. Ibunya tewas pada insiden itu, sedang mereka harus lari menyelamatkan diri. Sejak itu kehidupan Jamal dan Salim kecil diwarnai aksi lari dan lari. Ketika itulah pertama kalinya persahabatan Jamal dengan Latika terjalin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah terdampar di tempat pembuangan akhir sampah, mereka dibawa ke tempat penampungan anak jalanan oleh seorang yang mereka kira dewa penolong. Tak hanya diberi makan dan tempat tinggal, masing-masing disuruh menunjukkan kemampuan menyanyi. Anak-anak yang polos itu berusaha menyanyi sebaik mungkin seolah akan ditawari rekaman. Kenyataannya, mereka ditampung untuk dieksploitasi, mengejar setoran dengan meminta-minta atau menjadi pengamen. Salim yang sejak awal sudah terlihat berkarakter seperti bajingan kecil segera diangkat menjadi pemimpin pasukan kecil itu. Karena kedudukannya itu dia akhirnya menyaksikan salah seorang anak yang bisa menyanyi dengan baik ternyata dibuat buta matanya. Pendapatan pengamen buta tentu berkali lipat. Setelah menyaksikan itu Salim disuruh memanggil Jamal yang tiba gilirannya menyanyi. Sejahat apapun dia, Salim ternyata tak tega jika adiknya sendiri yang akan dibuat buta. Karena ini mereka harus melarikan diri lagi. Saat itu Latika tertangkap sehingga mereka terpisah. Selanjutnya Jamal dan Salim terus berupaya bertahan hidup dengan berjualan di kereta, mencuri, hingga menipu para wisatawan di kawasan Taj Mahal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama itu Jamal tak pernah melupakan Latika, dan terus berupaya untuk bertemu dengannya. Selama itu pula, Salim yang memang benar-benar beranjak tumbuh menjadi bajingan muda menjadi penghalang diantara mereka. Jamal sendiri telah berpisah cukup lama dengan Salim ketika ia mengikuti kuis yang mengantarnya menjadi jutawan itu. Motivasi sesungguhnya menjadi peserta kuis televisi itu juga adalah sebagai bentuk upaya lain harapannya untuk bertemu dengan Latika, yang ia tahu menyukai acara itu. Ia berharap Latika menontonnya di suatu tempat dan mau kembali padanya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omong-omong, begitu mendengar cerita film ini aku seperti familiar dengan suatu buku. Aku pernah mendengar tentang buku itu sekilas. Ternyata benar, film ini diangkat dari novel Q and A. Tampaknya bukunya sendiri ga begitu populer. Jadi ingin mencarinya…&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7539187110276953780?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7539187110276953780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7539187110276953780' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7539187110276953780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7539187110276953780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/03/slumdog-millionaire.html' title='Slumdog Millionaire'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3866954989921094531</id><published>2009-02-08T21:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T21:44:25.792-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BACA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Sajak Pesta Buku</title><content type='html'>Sebuah sajak yang bagus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:2_PxZlF35YmfaM:http://latimesblogs.latimes.com/lanow/images/2008/04/25/festival_of_books.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 98px; height: 128px;" src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:2_PxZlF35YmfaM:http://latimesblogs.latimes.com/lanow/images/2008/04/25/festival_of_books.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PESTA BUKU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Sajak Erwan Juhara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada teks dan ko-teks yang memipih&lt;br /&gt;Lalu timbul dalam Hierogliph Mesir kuno&lt;br /&gt;Berjalan-jalan hingga Hindia Belanda lampau&lt;br /&gt;Mekar dalam daluang, lontar, hingga kulit &lt;br /&gt;binatang dan pelepah kayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Cina datangnya tinta dan bubur kayu &lt;br /&gt;bernama kertas&lt;br /&gt;Menyeruak bersama cetakan kuno Cachten dan Guttenberg&lt;br /&gt;Menjelajah masa jadi kapal sejarah yang&lt;br /&gt;melayarkan pengetahuan&lt;br /&gt;Melintasi manuskrip Tjarita Parahijangan, Pararaton, hingga Columbus&lt;br /&gt;Bertualang penasaran hendak membuktikan &lt;br /&gt;bumi memang tak berujung&lt;br /&gt;Catatan sejarah yang membawanya hingga ke dasar tinta dan kertas&lt;br /&gt;Ia dan kita berpesta dalam jelajah pengetahuan Ibnu Sina, Plato, Socrates,&lt;br /&gt;Aristoteles, Jung, Heideger, hingga Enam Topi Berpikir Edward de Bono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana… di sini… dalam lembar-lembar kertas tersusun dan tercecer&lt;br /&gt;Jutaan orang meyakini kekukuhan nama kata,&lt;br /&gt;BUKU&lt;br /&gt;Kokoh dalam kecanggihan dunia digital dan teknologi e---&lt;br /&gt;Berpesta mengukuhkan keangkeran kata, keangkuhan ilmu, &lt;br /&gt;Kenyamanan persahabatan, kemuliaan filsafat, kebahagiaan etika,&lt;br /&gt;Keutuhan humaniora, keagungan Sang Pemilik&lt;br /&gt;IQRA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari,.. mari kita berpesta, bersama buku kita larutkan&lt;br /&gt;Pesta yang paling sepi di pojok para martir &lt;br /&gt;dan pemikir&lt;br /&gt;Atau pesta yang paling barbar dan liar &lt;br /&gt;di bibir para Penyair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3866954989921094531?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3866954989921094531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3866954989921094531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3866954989921094531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3866954989921094531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/02/sajak-pesta-buku.html' title='Sajak Pesta Buku'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7980283050603900058</id><published>2009-02-06T02:33:00.000-08:00</published><updated>2009-02-21T21:04:12.472-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Kuliah Tentang Makanan, Sedaaap....</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Kuliah Biokimia Pangan, senangnya…. Akhirnya kesampaian juga aku bisa ngambil mata kuliah biopang, setelah di semester-semester sebelumnya aku belum berkesempatan mengambil kuliah pilihan ini. Ternyata kuliahnya emang asyik, secara topiknya tentang makanan gitu loh... hehehe… Mungkin ntar ada wisata kulinernya juga, haiyyaaa… seneng dong. Tapi bukan itu sih yang jadi daya tarik sebenarnya. Yang jauh lebih menarik untuk dipentingkan adalah ilmu yang akan didapat. Walah, ya iyalah… that’s why we attend a lecture. Kalo cuma mau wisata kuliner sih, ga usah kuliah juga bisa… Sono noh… nongkrong aja sama Pak Bondan, dijamin maknyusss… hehehe. &lt;span class="fullpost"&gt;Peringatan aja soal niat, soalnya banyak juga kan yg kuliah niatnya aneh-aneh ga nyambung sama sekali, such as cuci mata… deuh, emangnya toilet… cuci muka aja sekalian, hehehe.  Jadi inget petuah-petuah kala di pesantren dulu. Tak bosan-bosannya aku mendengar keutamaan menuntut ilmu, termasuk yang vital adalah niatnya dulu. Banyak amal yang keliatannya seperti duniawi, tapi kalo niatnya maknyus, ternyata bernilai ukhrawi di hadapan Allah. Banyak juga amal yang keliatannya ukhrawi, taunya ga dapet pahalanya sama sekali, coz niatnya error. Itulah kata Ta’limul Muta’alim, tapi dialihbahasakan kedalam versiku sendiri, hehe… jadi kangen pesantren…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: georgia; color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:I4CZ4cvYJsFWeM:http://www.ok.gov/strongandhealthy/images/Healthy%2520Foods.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 150px; height: 107px;" src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:I4CZ4cvYJsFWeM:http://www.ok.gov/strongandhealthy/images/Healthy%2520Foods.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Walah, kok jadi ngomongin itu. Ya udah kembali ke topik. Sekarang sih, baru sekali mengikuti kuliah biopang, dan Alhamdulillah, aku sangat menikmatinya. Jadi bumbata soal pangan di Indonesia nih… ternyata buanyyak banget yang mesti dibenahi di sektor ini. Mulai dari kekurangan ahli-ahli biokimia pangan, permasalahan buah-buahan Indonesia yang kualitasnya kalah dari buah import, yang diantaranya disebabkan oleh pemupukan dan pengendalian pestisida yang tidak bagus, soal dilema antara ekspor vs pengolahan beras, sampai soal mental bangsa yang ‘matre’. Waduh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana ceritanya soal matre itu? Entah anekdot atau fakta, pokoknya kita harus introspeksi dengan cerita tentang orang Indonesia yang berkunjung ke perkebunan lengkeng orang Thailand ini. Hasil lengkengnya melimpah saat panen. Si orang Indonesia bertanya heran, tidak adakah kalong buah yang memakan lengkeng2 itu di perkebunan ini? Jawabnya, tentu saja ada. Tapi si orang Thailand sudah memperhitungkan soal adanya kalong buah itu, dan bilang it’s fine, toh kalong juga makhluk hidup, dan keuntungan hasil lengkeng itu masih ok kok. Tak ada salahnya kan, berbagi kepada makhluk hidup lain. Ini karena si orang Thailand peduli terhadap eksistensi makhluk hidup lain, dan menghargainya. Kalong dan binatang2 lain mencuri buah atau tanaman kita kan karena emang mereka ga bisa nanam sendiri utk makanannya, jadi we nyuri dari manusia yang bisa nanam. Sikap si orang Thailand itu juga menunjukkan kesadaran dirinya sebagai manusia, yang adalah khalifah di muka bumi ini, yang tanggung jawabnya teh gede pisan, termasuk memelihara kelestarian makhluk hidup di sekitarnya. Ceileehh… jadi serius ya. Emang ini masalah serius sih, soal mental manusia. Si orang Indonesia jadi malu nih… karena ternyata di kita, mental manusia yang egois itu masih dominan. Egoisnya ini juga berhubungan dengan mental matre tadi, ketika semuanya diukur dengan uang sebagai ukuran tertinggi. Money tea… karena manusia mampu mengkonversi lengkeng jadi uang yg banyak… jadi itulah patokan yang dikejar. Padahal kalo buat dimakan doang mah, seorang makan sekilo juga pasti mules2 kan… Kalong mah cuma numpang makan doang, ga bisa dia rakus ambilin buat dituker jadi uang. Halah, kenapa jadi ngebelain kalong begini? Yak, itu kan cuma sebuah contoh dan analogi saja. Lagian, bahkan kita harus tertegun dulu ketika mendengar tentang padi bervarietas tahan terhadap wereng, misalnya. Lah, wereng aja kagak doyan makannya, ngapa kita mau makan? Ati2 loh, kandungan pestisidanya… Belum lagi soal penampilan makanan yang menipu. Ya, emangnya penampilan cantik-ganteng doang yang bisa nipu? Waspada dong, sama sayuran yang mulus tanpa bolong-bolong bekas ulat. Itu apakah emang karena bagus aja, atau… Kalo titik-titik itu benar, lah wong ulat aja kagak doyan, ngapa kita masih mau? Uhuk… uhuk…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, jadi kepanjangan gini ya… pokoknya masih banyak banget yang didapet hari ini. Ada tentang sosis tempe yang ga mau kalah sama sosis daging, sehingga ditambahin asam-asam aminonya, tentang senyawa nitrogen yang adalah makhluk Tuhan yang seksi, ups… hehe, fitnah itu! Ada juga tentang terasi, si bau yang mengandung tripeptida, perbedaan pisang dataran tinggi dan dataran rendah, dan ada juga soal beras. Selama ini di kita kan terlalu fokus nih, pengen berasnya bisa diekspor. Padahal, kita jangan cuma tergoda oleh dolarnya, tapi liat juga nilainya. Bandingin kalo yang digencarin adalah pengolahan berasnya, menjadi suatu bahan pangan yang bisa lebih tinggi harganya, meski masih dijual dalam negeri, misalnya diolah jadi bihun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya, buanyak banget peer di sektor pertanian dan pangan kita ini. Banyak yang harus dibenahi, agar beras aja jangan sampai langka di kita. Bahkan harusnya sih kita bisa nyediain buat cadangan juga, kan sering tuh banyak daerah yang kena bencana alam. Buat antisipasi juga. Dan yang penting, kita harus sadar betul, sebagai warga negara yang sensitif dengan isu halal, prinsipnya makanan itu harus halal dan baik. Yak, sebagai muslim, tau dong… Al-Qur’an udah jelas banget membahas prinsip makanan ini: Halalan Thayyiban… Dan jangan lupa bersyukur, kita masih bisa makan, meskipun itu mungkin adalah hasil ngutang, hehehe… dan kalo ngutang jangan lupa bayar…. Wahahaha… jadi jaka sembung. Oh iya, ternyata udah ada tape dibikin tak beralkohol. Caranya ya mikrobanya dibuat sensitif dengan kadar alkohol tertentu, jadinya yang dominan rasa manisnya aja. Yah, itung-itung ga usah ngelabelin halal ‘sampe tanggal sekian aja’, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Menyimak kuliahnya Pak Sarwono ^^V.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7980283050603900058?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7980283050603900058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7980283050603900058' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7980283050603900058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7980283050603900058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/02/kuliah-tentang-makanan-sedaaap.html' title='Kuliah Tentang Makanan, Sedaaap....'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-5216291060495986995</id><published>2009-02-06T02:25:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T03:57:43.153-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Menemukan Renaissance di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;Semalam saya menonton debat parpol PDIP vs partai Demokrat di TV-One. Diantara hal yang ramai sekali diperdebatkan yaitu soal kenyataan pencapaian program perekonomian yang diusung masing-masing partai. Soal iklan partai yang mengusung program ekonomi juga menjadi perdebatan seru. Ya, itu memang  hal yang sudah biasa. Selama ini program-program ekonomi, juga politik, pendidikan, bahkan jender sudah kerap menjadi 'iklan' yang dilirik partai-partai politik saat kampanye untuk menggaet hati masyarakat. Kalau aspek agama tak usah ditanya lagi, beberapa partai bahkan sudah menjadikannya sebagai identitas partai itu sendiri. Pertanyaannya, mengapa iptek belum mendapat tempat? Padahal, bukannya iptek diyakini sebagai aspek yang sangat penting bagi kemajuan bangsa? Nah, lho...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, saya bukannya mau mereview seputar perdebatan semalam, tapi justru mereview sebuah wacana yang lahir dari pertanyaan di atas. Ya, iklan-iklan partai yang kini kerap bermunculan di televisi itu mengingatkan saya pada opini Bpk. Kusmayanto Kadiman (KK), Menegristek Indonesia (yang juga adalah mantan rektor ITB yang saya kagumi ^^). &lt;span class="fullpost"&gt;Dalam makalah opini KK yang disampaikan dalam pidatonya pada sidang Senat Perguruan Tinggi ITS, diulas berbagai pertanyaan menarik seputar apa dan bagaimana arti penting iptek bagi kemajuan bangsa Indonesia. KK mengawali dengan mempertanyakan posisi iptek itu sendiri di 'hati' mayarakat Indonesia. Menurut KK, jawaban atas pertanyaan diatas adalah karena iptek belum mendapat tempat di hati masyarakat, artinya masyarakat belum menghargai iptek. Terdapat perbedaan cara pandang antara masyarakat dengan masyarakat akademisi terhadap iptek. Masyarakat umum memandang iptek dari segi kemanfaatannya dalam konteks kehidupan mereka, sementara masyarakat akademik cenderung memandang iptek dari segi pengembangannya, yakni prestisi kemajuan iptek sendiri. ini berarti bahwa iptek akan mendapat tempat di hati masyarakat jika mereka telah melihat kemanfaatan iptek tersebut. Pada situasi itu barulah iptek akan mendapat dukungan politis sehingga berdampak pada alokasi sumber daya bagi kemajuan iptek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti penting iptek sendiri telah dapat dilihat dari sejarah, bahwa iptek dapat membawa perubahan-perubahan yang radikal, misalnya seperti terjadinya Revolusi Industri di Eropa, atau transportasi yang memungkinkan mobilitas melintasi berbagai negara. Hal ini yang kemudian berdampak besar terhadap peradaban dan kebudayaan bangsa-bangsa. Persoalannya adalah ketika masyarakat belum melihat kemanfaatan iptek, argumen-argumen yang menyatakan pentingnya iptek akan sulit diterima masyarakat. Untuk itu ada 2 pendekatan yang dapat ditempuh agar tercipta kesatuan yang selaras antara kemajuan dan kemanfaatan iptek. Pertama, aktivitas pengembangan dan pemanfaatan iptek diletakkan dalam jalur terpisah. Aktivitas pengembangan dijalankan oleh akdemisi di perguruan2 tinggi &amp;amp; peneliti di lembaga2 riset, sedangkan aktivitas pemanfaatan dijalankan oleh praktisi di area pemerintahan, bisnis, dll. Namun persoalan dlm pendekatan ini ialah pemanfaatan Iptek dalam situasi2 spesifik kerap membutuhkan Iptek spesifik juga, yang dikembangkan dengan cara yang khusus. Pengetahuan akademik yang dikembangkan di kampus cenderung general, mengandung abstraksi-abstraksi, kurang mengandung informasi spesifik yang kontekstual. Sehingga diperlukan interface untuk membawa pengetahuan atau hasil riset dari kampus ke aplikasi di area industri. Inipun memerlukan biaya yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan kedua yaitu aktivitas pengembangan dan pemanfaatan Iptek tidak dipisahkan, namun juga tidak dipertukarkan (perguruan tinggi tidak menjadi industri, ataupun sebaliknya), melainkan bersandingan, interaktif, dan kolaboratif. Misalnya, topik-topik penelitian dirumuskan dengan bertolak pada formulasi permasalahan yang berasal dari industri-industri. Para manajer, insinyur, dan operator terlibat. Perangkat-perangkat eksperimen disesuaikan dengan apa-apa yang secara aktual dioperasionalkan di industri. Model-model di-update terus-menerus dengan menggunakan data historis plant-plant industrial. Intinya, pendekatan ini berprinsip learning by making dan learning from using. Namun pendekatan inipun memiliki persoalan: para pelaku industri tidak mengutamakan Iptek yang lebih maju. Keputusan mereka dipengaruhi oleh berbagai faktor: keputusan bisnis para manajer, tawaran produk-produk dari perusahaan pabrikan, misi pemerintah (bagi BUMN) dan perilaku konsumen. Teknologi baru bisa menjadi beban bagi mereka. Karena ini, para akademisi yang mencoba terus meneliti berdampingan dengan industri, menemui kesulitan dalam pengembangan Iptek, dan akhirnya terseret ke ritme trouble-shooting gaya industri. Jadi, meski pada prinsipnya kemajuan dan kemanfaatan Iptek dapat dipertemukan dan saling mendorong, tetapi ini selalu melibatkan kompromi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem ekonomi yang sepenuhnya dikendalikan pemerintah, pengelolaan industri ditentukan melalui keputusan-keputusan politik, seperti yang dilakukan Cina dalam era 1970-an. Persoalan bagi sistem ini yaitu kompetisi, variasi dan seleksi atas Iptek. Hanya iptek tertentu yang dipilih pemerintah yang berkembang. Pelaku iptek juga terbatas pada lingkungan kerja pemerintahan. Dalam ekonomi yang dihela melalui mekanisme pasar, perkembangan industri dipengaruhi oleh keputusan para pelaku pasar. Memang kompetisi &amp;amp; variasi akan muncul, tapi tetap saja pasar tidak dapat mempromosikan iptek secara efisien.&lt;br /&gt;Satu pertanyaan lain yang menarik diajukan: bagaimana negara-negara Barat berindustri maju bisa menjadi negara maju? Padahal dalam sejarahnya, bangsa Eropa di zaman Kegelapan terbelakang dan tertinggal dalam peradaban. Menurut KK, katalisator perubahan yang revolusioner di Eropa, Renaissance, bukanlah Iptek. Pada masa itu iptek belum ada, jadi tak mungkin menjadi faktor perubahan. Iptek modern lahir dalam Renaissance melalui serangkaian polemik dan perdebatan seputar siapa manusia, apa hubungannya dengan Tuhan, apa itu pengetahuan manusia, bagaimana pengetahuan diverifikasi, dsb. Ia lahir dari pertarungan nilai &amp;amp; ideologi sebagai sebuah paradigma tentang dunia, yang mengobati situasi ideologis yang represif di Era Kegelapan. Melalui Renaissance, posisi manusia naik peringkat dari mahluk berdosa yang dibuang dari Surga, menjadi Second Creator. Hal yang menarik dari Renaissance ialah bagaimana Iptek diintegrasikan ke dalam ideologi dan kebudayaan bangsa Eropa sehingga iptek menjadi bagian dari ‘keimanan’ mereka, bagian penting dari world view para skolar, filosof, politisi, penguasa, pengusaha, juga masyarakat awam. Setelah Iptek mendarah daging dalam ideologi dan kebudayaan Eropa, barulah iptek berkembang dan mewujud material melalui industrialisasi. Memetik pelajaran dari Renaissance Eropa, kemajuan dan kemanfaatan Iptek perlu diletakkan sebagai bagian dari kebudayaan agar menyentuh makna hal-hal praktis maupun idealis, temporal maupun kekal, individual maupun sosial.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana posisi iptek di Indonesia? Selama Iptek masih bermakna instrumental—sebagai faktor produksi, atau bermakna simbolis—sebagai lambang kemajuan, maka kemajuan dan kemanfaatan Iptek tidak akan berjalan kontinu dan intensif. Karena itu tantangan kita adalah mereposisi Iptek sehingga menjadi bagian dari kebudayaan. Masyarakat akademik bersama dengan masyarakat perlu terlibat dalam polemik dan perdebatan untuk membangun makna tentang alam, masyarakat dan manusia, dan hubungannya dengan agama dan Tuhan. Kemanfaatan iptek juga harus terus diupayakan dengan menemukan pola interaksi akademisi-bisnis-pemerintah yang sesuai. KK menekankan tentang perlunya perguruan tinggi menjadi the agent of knowledge itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-5216291060495986995?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/5216291060495986995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=5216291060495986995' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5216291060495986995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5216291060495986995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/02/menemukan-renaissance-di-indonesia.html' title='Menemukan Renaissance di Indonesia'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-387806232174312471</id><published>2009-01-11T05:52:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T06:15:44.194-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BACA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Tentang Gunung, Buku, dan Imajinasi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Judul Tulisan: Gunung, Buku, dan Imajinasi &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penulis: Qaris Tajudin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sumber: Rubrik Kolom Koran Tempo Edisi 55, 30 Nov 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tulisan yang menarik ini dapat dibaca di koran Tempo minggu, 30 November 2008. Tulisan ini cukup menggelitik karena mengangkat 'wacana lama' soal minimnya sastra di sekolah yang kait-mengait dengan persoalan membangkitkan minat baca di kalangan masyarakat, khususnya anak sekolah. Berangkat dari sebuah pertanyaan mengenai mengapa kemampuan mengarang anak-anak sekolah begitu rendah? Dari sini penulis mencoba menerka penyebabnya terkait dengan ketiadaan ruang bagi siswa untuk berimajinasi. Sistem pendidikan kita selama ini cenderung memberikan pelajaran yang kesemuanya berupa jawaban pasti yang harus dihapal, tak terkecuali pelajaran seni yang memerlukan imajinasi. Contohnya menggambar. Menggelitik sekali ketika pertanyaan penulis pada sebuah forum: jika anak SD dari Sabang sampai Merauke diminta menggambar bebas, apa yang akan mereka gambar? Semua orang sepakat dengan jawaban: 2 gunung yang mengapit matahari terbit, dengan jalan yang diapit sawah didepannya. (saya akui, saya pun dulu sering menggambar seperti itu-itu juga, ^^'). Itu adalah sebuah deskripsi yang menohok sekali tentang sempitnya ruang imajinasi siswa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SWn-Mjm5p6I/AAAAAAAAAKU/ksPGTn6YG2g/s1600-h/gubukim.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 145px; height: 190px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SWn-Mjm5p6I/AAAAAAAAAKU/ksPGTn6YG2g/s320/gubukim.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290038728993646498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengarang, kita tahu adalah sebuah aktivitas yang memerlukan kreativitas imajinasi. Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, sastra hanya mendapat jatah 20%, itupun kita lebih banyak disuruh menghapal nama-nama pengarang, judul buku, tahun terbit, dsb, bukannya disuruh membaca bukunya. Dengan demikian kita hanya mendapat transfer data, bukan pengalaman atau rasa dari karya sastra itu. Lebih lanjut penulis membuat perbandingan dengan Malaysia yang telah mewajibkan membaca buku sastra Melayu di SD-SMA. Malaysia memang lebih makmur dari Indonesia sehingga mampu mengadakan buku tersebut. Dengan perbandingan ini, masalahnya bisa dianggap sebagai persoalan ekonomi. Tapi, bandingkan pula dengan Mesir yang memiliki GNP dibawah Indonesia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mesir menjalankan program tahunan yang digelar setiap musim panas, yakni saat liburan sekolah. Program ini berupa penyebaran buku-buku keseluruh negeri, termasuk karya-karya sastra dunia yang sudah diterjemahkan, yang tidak semuanya gratis, namun dijual dengan harga murah. Strateginya, buku-buku itu memang dicetak dengan kualitas kertas yang jelek agar bisa murah. Tak masalah soal lusuhnya, yang penting anak-anak dari keluarga kelas menengah ke bawah mampu membelinya. Versi buku berkualitas bagusnya sendiri tetap bisa diperoleh di toko-toko buku. Buku-buku yang dirasa terlalu tebalpun disiasati dengan menerbitkannya dalam beberapa jilid. Strategi lainnya, ada kebijakan bagi setiap penerbit dari pemerintah untuk membebaskan hak cipta beberapa judul bukunya selama setahun untuk program ini. Ini tidak merugikan penerbit dan toko buku, karena dapat dianggap sebagai &lt;i&gt;sampling &lt;/i&gt;dalam pemasaran (pembagian produk secara gratis untuk menumbuhkan minat masyarakat pada produk tsb). Jadi program ini semacam stimulus untuk menumbuhkan minat baca masyarakat, sehingga 'pengorbanan' itu nantinya tertebus di periode selanjutnya dengan peningkatan pelanggan. Menggelitik sekali pernyataan yang sebaliknya: menjauhkan orang dari buku dengan alasan apapun termasuk kertas mahal, malah justru membuat orang semakin tak peduli pada buku. Saat minat baca sudah tumbuh, apresiasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat dapat terlihat dari contoh pengalaman penulis ketika di Kairo melihat dan berbincang dengan seorang anak SD kumal yang ternyata sedang membaca karya peraih nobel sastra Naguib Mahfouz. Jelas, bukan lagi persoalan ekonomi, tapi soal kemauan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di Indonesia, penulis menyayangkan tentang ketiadaan taman bacaan di kota atau desa yang kini kalah oleh oleh bisnis penyewaan mainan digital. Soal pentingnya anak-anak membaca buku, terutama sastra, terkait dengan imajinasi. Membaca karya sastra beda dengan menonton film. Deskripsi pengarang tentang suatu hal bisa menimbulkan imajinasi berbeda-beda bagi tiap pembaca. Deskripsi tokoh cantik, misalnya. Setiap pembaca tidak akan mengimajinasikan wajah yang sama. Kalau film, kata penulis, seperti melihat benda-benda dalam museum yang dijelaskan dengan detil oleh pemandu. Semua orang akan melihat dan mengalami hal yang sama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Apa pentingnya mendidik orang untuk berimajinasi? jawaban penulis mengingatkan saya pada kalimat Einstein&lt;i&gt;, "Imagination is more important than knowledge"&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahkan ilmu pengetahuan tak akan maju tanpa imajinasi dan fiksi. Tak percaya? Lihatlah bagaimana pencapaian teknologi saat ini yang ternyata dulunya banyak yang berawal dari imajinasi seorang pengarang cerita sains-fiksi (sci-fi). Yang jelas, kalau semua anak SD sudah membaca novel fiksi, penulis yakin sekali mereka tak lagi cuma menggambar gunung dan matahari yang malu-malu di tengahnya!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-387806232174312471?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/387806232174312471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=387806232174312471' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/387806232174312471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/387806232174312471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/01/tentang-gunung-buku-dan-imajinasi.html' title='Tentang Gunung, Buku, dan Imajinasi'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SWn-Mjm5p6I/AAAAAAAAAKU/ksPGTn6YG2g/s72-c/gubukim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8042096874993636379</id><published>2009-01-06T05:20:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T05:23:43.532-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Sekelumit Maryamah Karpov</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/4212386.Maryamah_Karpov_Mimpi_mimpi_Lintang?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang (Tetralogi Laskar Pelangi, Buku 4)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1226922080m/4212386.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/4212386.Maryamah_Karpov_Mimpi_mimpi_Lintang?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/647438.Andrea_Hirata"&gt;Andrea Hirata&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/41702495?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;&lt;h3&gt;My review&lt;/h3&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  rating: 3 of 5 stars&lt;br/&gt;Kalau Edensor bercerita tentang tantangan menjelajah berbagai belahan dunia, Maryamah Karpov bercerita tentang tantangan besar menemukan cinta. Kiranya seperti itulah gambaran Maryamah Karpov secara global. Meski, sampai setengah pertama novel sebenarnya cerita masih belum fokus akan dibawa kemana. Kalau boleh, bisa dikatakan bahwa sampai setengah bagian pertama tebal novel ini isinya masih berupa pengantar atau introduction untuk setengah bagian cerita berikutnya. Seperti dalam novel sebelumnya, cerita memang disuguhkan dalam bentuk kepingan-kepingan mozaik. Rangkaian mozaik-mozaik secara keseluruhan menggulirkan kronologis kisah sejak Ikal menjalani sidang magisternya di Universitas Sorbonne, lalu pulang ke kampungnya di Belitong, dan menganggur. Dalam masa pengangguran itulah petualangan cinta itu terjadi. Latar belakang budaya multietnis yang unik di Belitong yang dimunculkan Andrea menghiasi sepanjang kisah. Tapi bagi saya pribadi, cerita baru mulai menarik saat tantangan besar menemukan A Ling dimulai dengan ditemukannya jenazah-jenazah orang Ho Pho bertato kupu-kupu di laut. Tato itu menjadi clue pertama untuk mencari keberadaan A Ling, entah hidup atau mati. Kekuatan cinta kemudian membawa Ikal pada tekad untuk menemukan A Ling, atau setidaknya menemukan kabar yang jelas tentangnya, kabar buruk sekalipun. Hasil analisisnya mengacu pada Pulau Batuan. Tapi tekad itu diuji dengan berbagai tantangan besar dan berbahaya yang sepertinya tidak mungkin dapat dilakukan oleh Ikal. Berbagai kesulitan menimpa Ikal mulai dari harus membuat perahu sendiri, kesulitan mendapatkan bahan kayu, ancaman badai laut dalam pelayaran, sampai keterlibatan dukun setengah siluman Tuk Bayan Tula, legenda Dayang Kew, dan bahaya Pulau Batuan itu sendiri yang dikuasai perompak laut berbahaya yang dipimpin Tambok yang ditakuti. Konon Tamboklah yang bertanggungjawab terhadap pembantaian keluarga Ho Pho yang hendak berlayar ke Singapura itu. Tak ketinggalan pula ejekan pedas yang harus diterima Ikal dari sana-sini, menjadi bahan tertawaan, serta tekadnya yang selalu menjadi bahan taruhan orang-orang atas betapa tak mungkinnya tekad itu terwujud. Dalam berbagai kesulitan yang membuatnya pesimis, kawan-kawan lama Ikal dalam Laskar Pelangi muncul kembali membantunya. Lintang muncul kembali dengan ide-ide cerdasnya dari perspektif sains, dan Mahar tentu dengan ide gilanya dari perspektif perdukunan ilmu hitam. Kisah menjadi menarik karena berkembang menjadi kisah petualangan dengan berbagai masalah yang dipecahkan oleh analisis, baik secara sains melalui ide-ide Lintang tentang aerodinamika, analisis informasi teknikal pembuatan perahu, sampai pertimbangan teknis kondisi pelayaran beserta informasi sejarah bajak laut Selat Malaka. Terlepas dari keabsurdannya jika dipandang sebagai karya nonfiksi (penerbitnya menyebut karya ini sebagai genre cultural literary nonfiction), sebagai  fiksi  novel ini cukup ‘terselamatkan’ dengan adanya konflik yang ternyata baru muncul belakangan lewat tantangan-tantangan tersebut.&lt;br /&gt;  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;View all my reviews.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8042096874993636379?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8042096874993636379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8042096874993636379' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8042096874993636379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8042096874993636379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2009/01/sekelumit-maryamah-karpov.html' title='Sekelumit Maryamah Karpov'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-5626093424609307851</id><published>2008-12-31T05:36:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T05:39:17.821-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Cuap-cuap tentang The Kite Runner</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:3_ZTnMlaKV5tbM:http://pixhost.eu/avaxhome/avaxhome/2008-03-07/The_Kite_Runner.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 127px; height: 85px;" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:3_ZTnMlaKV5tbM:http://pixhost.eu/avaxhome/avaxhome/2008-03-07/The_Kite_Runner.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;" The best book I've ever read". &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);" lang="SV"&gt;Aku ingat menuliskan kalimat tersebut segera setelah tuntas kubaca buku ini. Sedikit berlebihan, memang. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);" lang="EN-GB"&gt;Jadi mungkin lebih tepat jika diubah sedikit menjadi, &lt;i&gt;"one of the best books I've ever read"&lt;/i&gt;. Tapi itu tidak terlalu penting. Itu hanyalah sebuah ungkapan subjektif, meski seringkali hal-hal subjektif juga menjadi penting bagi sebagian orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;"Impressive!"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Itu ungkapan subjektifku yang disederhanakan. Oh, oke... kenapa soal ungkapan menjadi begitu penting untuk dibahas? Bukan masalah penting-tak penting sebenarnya, tapi masalahnya aku sedang ingin bermain kata-kata. Jadi maklumilah, aku sedang ingin menari... seberapa kaku atau gemulai tarian kata-kataku, itu bukan hal yang sedang kupedulikan. Jadi, kembali ke topik, sampai mana tadi... Ah, ya. Impressive...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Nah, mengapa buku ini impressive buatku, itu lebih penting. Baiklah, harus kuakui ungkapan "impressive" sebenarnya mengungkapkan lebih dari sekadar ungkapan mengesankan, karena sebenarnya ia mengungkapkan pula identitas kesan itu sendiri. Oh, oke... mungkin aku keterlaluan, bermain kata-kata sampai begini berputar-putar. Kurasa itu efek yang terbawa setelah aku membaca Dunia Sophie. (haha, ga lucu!). Sekarang, aku harap aku ga akan njelimet lagi, semoga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;The Kite Runner&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; berkisah tentang persahabatan, persaudaraan, pengkhianatan, kepedihan... yang dibingkai dengan jalinan kisah traumatis masa lalu berl`tah)Afghanistan. Mengingat kisah The Kite Runner mengingatkanku pada pemikiran Sigmund Freud (ini juga aku baca di Dunia Sophie lagi!), seorang psikoanalis terkemuka pada masanya yang mengabdikan diri dalam praktik psikoterapi. Setiap peristiwa yang kita alami seluruhnya terekam dalam memori otak kita. Sebagian sering muncul ke permukaan, sebagian lagi--dan lebih banyak-- tersimpan di alam bawah sadar. Nah, kata Freud, semakin seseorang memendam jauh-jauh pengalaman atau pikiran tak menyenangkan (simpelnya, pengalaman traumatis) yang berupa dorongan ego yang dibenci-- dorongan yang tidak pantas diterima menurut kesadaran--sehingga superego ingin membuangnya jauh-jauh, justru semakin ditekan semakin kuat memori itu untuk muncul ke permukaan. Itulah yang terjadi pada Amir, tokoh utama dalam The Kite Runner. Meski, teori Freud sebetulnya lebih diasosiasikan pada memori yang bersifat seksual, sesuai kasus yang banyak terjadi pada masanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;"Untukmu, yang keseribu kalinya".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Kalimat tulus Hasan itu masih jelas terekam oleh Amir. Kesetiaan Hasan terhadap Amir memang tak usah diragukan lagi. Tapi bagi Amir, kenyataan itu justru membuatnya semakin dihantui rasa bersalah yang terus membayangi selama hidupnya. Bayangan pengalaman traumatis masa kecil itu kerap muncul di benak Amir, bahkan setelah bertahun-tahun berlalu dan bermil-mil jauhnya dari negeri masa kecilnya, Afganistan. Hingga dewasa Amir tak bisa memaafkan dirinya sendiri atas pengkhianatannya terhadap Hassan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jalinan kisah yang dirangkai oleh Khaled Khosseini memang mengesankan. Banyak sekali pilihan kalimat yang membuat keutuhan cerita semakin kuat. Latar belakang yang membangun image para tokoh pun dikemas sedemikian rupa dengan detail sehingga memperkokoh bangunan cerita. Kilasan-kilasan penggalan kisah yang menjadi kenangan Amir pun semakin membuat emosi pembaca tersentuh. Suatu contoh, bagaimana Hassan kecil pernah mengancam untuk menembakan ketapelnya ke mata Assef saat membela Amir, lalu bertahun-tahun kemudian Sohrab, anak Hassan benar-benar melakukannya karena tak tahan melihat Assef menyiksa Amir saat berada di markas Taliban. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Banyak sekali konflik batin yang melanda Amir yang menarik dikaji secara psikologis. Latar belakang hubungan ayah-anak yang renggang, rasa minder hingga rasa iri dan menyalahkan diri sendiri yang menyulut tindakan jahat yang justru membuat diri sendiri semakin tak tentram. Tak hanya konflik psikologis yang membangun kisah kehidupan Amir yang berhasil dirangkai dengan indah, Khosseini juga berhasil menggambarkan latar belakang negeri Afganistan yang terkoyak oleh perang, beserta latar budaya masyarakatnya yang multietnis. Isu kemanusiaan yang terkoyak dalam kondisi perang juga berhasil menyentuh emosi kala membaca karya novel ini. Tak kalah menariknya konflik psikologis anak-anak yang melanda Sohrab, yang menjadi korban perang dan harapannya untuk mendapat perlindungan yang kerap terkecewakan akibat kondisi negeri yang rumit. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Lewat karyanya ini, Khosseini menginspirasikan kearifan dalam memandang kehidupan. Kesalahan Amir memang sangat besar, tapi bukan berarti ia harus senantiasa menyalahkan diri sendiri. Selalu ada jalan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Pada akhirnya, lewat perjuangan panjangnya menolong Sohrab, kita dapat melihat citra pribadi Amir pun berubah. Karya ini juga memperingatkan kita untuk bijak dalam memperlakukan anak-anak, karena sadar atau tanpa disadari, sikap orang tua memberikan dampak penting bagi kondisi psikologis anak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Buatku pribadi, rugi kalau tak baca karya sebagus ini. Tentu tak semuanya sempurna. Ada bagian tengah kisah yang menceritakan Amir dewasa dan ayahnya di San Fransisco, yang menurutku membosankan karena ceritanya kurang fokus, semacam gambaran kehidupan Amir saat itu namun membuatku tak sabar menyimaknya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;a href="http://id.shvoong.com/books/novel/1858339-kite-runner/"&gt;Lihat ringkasannya disini&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Banyak juga kalimat dalam novel ini yang mengesankan buatku. Diantaranya berikut ini, yang aku kopas dari versi English-nya aja yang udah ada ^_^'.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;"For you, a thousand times over."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(204, 102, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;"Children aren't coloring books. You don't get to fill them with your favorite colors."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(204, 102, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;"When you kill a man, you steal a life. You steal a wife's right to a husband, rob his children of a father. When you tell a lie, you steal someone's right to the truth. When you cheat, you steal the right to fairness. There is no act more wretched than stealing."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(204, 102, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;"Every woman needed a husband, even if he did silence the song in her."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(204, 102, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;"Men are easy,... a man's plumbing is like his mind: simple, very few surprises. You ladies, on the other hand... well, God put a lot of thought into making you."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;"...and every day I thank [God] that I am alive, not because I fear death, but because my wife has a husband and my son is not an orphan."&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;i&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;"...there is a God, there always has been. I see him here, in the eyes of the people in this [hospital] corridor of desperation. This is the real house of God, this is where those who have lost God will find Him... there is a God, there has to be, and now I will pray, I will pray that He will forgive that I have neglected Him all of these years, forgive that I have betrayed, lied, and sinned with impunity only to turn to Him now in my hour of need. I pray that He is as merciful, benevolent, and gracious as His book says He is.".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-5626093424609307851?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/5626093424609307851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=5626093424609307851' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5626093424609307851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/5626093424609307851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/12/cuap-cuap-tentang-kite-runner.html' title='Cuap-cuap tentang The Kite Runner'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6867197271790156407</id><published>2008-12-29T05:04:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T05:06:51.400-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Lentera Magis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;THE MAGIC LANTERN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fabel Kepemimpinan Sejati, Keunggulan Personal, &amp;amp; Pengembangan Pribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5221121.The_Magic_Lantern_A_Fable_About_Leadership_Personal_Excellence_and_Empowerment?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="The Magic Lantern : A Fable About Leadership, Personal Excellence and Empowerment" border="0" src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/51FNKKC2DRL._SL160_.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5221121.The_Magic_Lantern_A_Fable_About_Leadership_Personal_Excellence_and_Empowerment?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;The Magic Lantern : A Fable About Leadership, Personal Excellence and Empowerment&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1424421.Dr_Joe_Rubino"&gt;Dr. Joe Rubino&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/36154525?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;&lt;h3&gt;My review&lt;/h3&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  rating: 2 of 5 stars&lt;br/&gt;Apa dan bagaimana kepemimpinan sejati itu? Jake Jillian bersama kawan-kawannya para bajang pemberani banyak belajar tentang hal itu dalam perjalanannya mencari Lentera Magis. Banyak pelajaran berharga tentang rahasia mendapatkan kearifan hidup mereka peroleh dalam petualangan mereka. Dikisahkan bahwa Jake Jillian adalah seorang pemuda biasa putra pasangan Sarah &amp;amp; Chip Jillian yang menyedihkan. Suatu hari Jake pergi ke Gua kristal bersama anjingnya, Hunter. Ia biasa kesana menjelajah terusan-terusan gua yang belum ia kunjungi sebelumnya. Dari sana ia mengoleksi batu, fosil dan kristal. Saat itu ia menjelajah sebuah terusan baru. Malang, senternya jatuh dan dalam gelap, ia dan Hunter terperosok ke sebuah dunia lain bernama Pusat Bumi yang dihuni makhluk-makhluk seperti bajang, Elf, Goblin, Troll, Penyihir, dan Peri. Beribu tahun lalu,  telah dituliskan ramalan berupa hadirnya seorang pangeran muda dari dunia atas bernama Jake Jillian yang akan memimpin para bajang untuk mengembalikan perdamaian di Pusat Bumi. Saat itu Pusat Bumi diwarnai perselisihan &amp;amp; pertentangan antar makhluk, termasuk antar bajang sendiri.  Sebelumnya, di desa Mirth, di negeri Kemungkinan Tak Terbatas terdapat sebuah Lentera Magis yang cahayanya membuat kedamaian dan keselarasan  tetap terjaga. Kini, lentera itu telah dicuri oleh penyihir jahat Xabor dan disembunyikan di bawah tanah Puri Xabor di negeri Lubidor.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Suka tak suka, Jake tak bisa pulang. Ia harus memimpin para bajang memenuhi misi mencari Lentera Magis. Perjalanan itu amat berbahaya, melewati Klatsba, desa bangsa Elf yang tengah bermusuhan dengan bangsa bajang. Melewati tempat godaan berupa Tambang Harta &amp;amp; Pondok Nyaman, rintangan berbahaya berupa Gua Keraguan dan Dataran Gatzin, tempat bangsa Goblin yang penuh dendam, juga berbagai pengalaman tak terlupakan di Desa Tsayit dan Hutan Peri. Untuk mendapatkan Lentera Magis, perlu 7 buah kunci berikut loh yang masing-masing berisi kata-kata bijaksana yang menjadi kunci kepemimpinan sejati.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Kisah ini mengajarkan kepemimpinan visioner dan pengembangan pribadi, bagaimana harus mendengarkan orang lain, yang dirangkai oleh Dr. Joe Rubino dalam sebuah dongeng fantasi. Disini banyak sekali dikutip kata-kata bijak seputar bagaimana harus bersikap dalam hidup. Memandang cerita ini sebaiknya tidak ditimbang secara sastra, karena ceritanya sendiri tidak diolah sedemikian rupa sehingga konflik-konfliknya tidak menimbulkan efek ketegangan bagi pembaca. Hampir setiap konflik diselesaikan dengan ’terlalu mudah’. Ada bagian dialog tentang kepemimpinan yang kurang dikemas dengan halus sehingga cenderung kepanjangan dan membosankan. Cerita juga ditutup dengan ending yang sebetulnya berlebihan dan tak perlu, yakni setelah kembali ke dunia normal, Jake dewasa menjadi presiden Amerika yang mampu menumbuhkan perdamaian di seantero dunia. Jadi, kisah ini lebih cocok dipandang seperti dongeng atau fabel selazimnya untuk anak-anak, yang banyak mengajarkan moral dan dari segi konflik cerita banyak ’penolong yang sudah disiapkan dari awal’. Namun begitu, dari segi nilai yang disampaikan, karya ini adalah self-help kepemimpinan yang dirangkai dalam format dongeng. Penulisnya, Dr. Joe Rubino adalah seorang instruktur kesuksesan &amp;amp; produktivitas di Amerika Utara, CEO dari Visionary International Partnerships, dan salah satu pendiri Center for Personal Reinvention.   &lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;View all my reviews.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6867197271790156407?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6867197271790156407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6867197271790156407' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6867197271790156407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6867197271790156407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/12/lentera-magis.html' title='Lentera Magis'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1628069456956858282</id><published>2008-11-12T05:18:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T05:28:14.480-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Membaca: mengapa harus tidak suka terhadap aktivitas yang bermanfaat?*</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SRrZsggbQFI/AAAAAAAAAHg/A6IT3nWJZn4/s1600-h/Books2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SRrZsggbQFI/AAAAAAAAAHg/A6IT3nWJZn4/s400/Books2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267762072826626130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Fenomena rendahnya minat  baca di sebagian besar masyarakat kita menarik untuk dikaji karena membaca merupakan aktivitas yang sangat besar manfaatnya dalam membuka cakrawala ilmu. Kegiatan membaca seharusnya menjadi budaya di kalangan masyarakat, karena kegiatan yang tampaknya remeh ini ternyata dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap kemajuan bangsa. Bangsa yang maju adalah bangsa yang melek ilmu. Antusiasme masyarakat yang besar terhadap ilmu pengetahuan dapat menjadi satu langkah menuju bangsa yang cerdas. Ini tidak berlebihan, karena suatu pencapaian yang besar dapat bermula dari kesadaran untuk memulai pencapaian skala kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih rendahnya minat baca masyarakat menjadi suatu hal yang patut diberikan perhatian khusus. Betapa tidak, membaca sebenarnya bukanlah suatu aktivitas ‘berat’, sebaliknya dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan jika antusiasme terhadap pengetahuan yang disediakan oleh sumber bacaan tersebut telah tumbuh. Lihat saja bagaimana orang-orang yang gemar membaca bisa ‘tenggelam’ dalam bacaannya. Barangkali soal perbedaan selera atau kecenderungan personal yang tidak suka kegiatan semacam membaca menjadi salah satu alasan munculnya fenomena ini. Dengan demikian persoalan yang sangat penting untuk dikaji yaitu bagaimana menumbuhkan minat atau antusiasme masyarakat untuk melirik berbagai bahan bacaan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena rendahnya minat baca menjadi sebuah paradoks tersendiri bahkan jika dilihat dari aspek yang sangat sederhana: bahwa membaca adalah kegiatan yang bermanfaat. Mengapa harus tidak suka terhadap hal yang bermanfaat? Sementara masih banyak juga yang ternyata sebagian besar waktu luangnya hanya diisi dengan kegiatan yang tidak banyak manfaatnya. Contoh misalkan remaja yang lebih suka menghabiskan waktu untuk bermain atau menonton tv (kasus yang sering terjadi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat membaca besar sekali bagi perkembangan daya pikir. Membaca sama halnya dengan melatih dan mengolahragakan pikiran. Kegiatan membaca dapat menumbuhkan pikiran yang kritis. Oleh karena itu, budaya baca yang baik diperlukan untuk menumbuhkan masyarakat yang kritis dan peka. Dengan manfaat yang sedemikian besarnya, seharusnya membaca menjadi budaya dalam masyarakat kita. Dan mengapa kita tidak berusaha memulainya dari skala kecil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi masyarakat kota seperti Bandung, sebenarnya upaya-upaya menumbuhkan minat baca sudah cukup banyak terakomodasi dengan tersedianya akses yang mudah terhadap berbagai jenis buku. Selain toko-toko buku dan taman-taman bacaan serta perpustakaan yang bertebaran, kegiatan-kegiatan semacam bedah buku dan bincang literasi pun tersedia bagi masyarakat. Selain itu, kemudahan mengakses sumber informasi dan pengetahuan melalui internet juga menjadikan fasilitas untuk kegiatan membaca semakin terbuka luas. Jadi, solusi untuk masyarakat kota seperti ini lebih ditekankan pada bagaimana mengoptimalkan sarana atau fasilitas yang telah ada tersebut untuk mencapai target tumbuhnya kesadaran membaca masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, bagi masyarakat pedesaan, akses terhadap fasilitas dan media baca  tidak semudah masyarakat kota. Masih banyak desa-desa yang tingkat ketersediaan sumber bacaannya sangat rendah. Di daerah tempat tinggal saya misalnya, perpustakaan yang ada hanya terdapat di sekolah. Dengan demikian, buku-buku yang tersedia juga terbatas ragamnya pada buku-buku pelajaran saja. Perpustakaan desa sendiri bahkan masih sebatas pada target jangka panjang untuk siap dibuka. Jangankan taman bacaan, toko buku saja sulit mencarinya. Mungkin karena memang prospek pasar yang tidak bagus menjadi salah satu faktor penyebabnya. Akses internet juga masih sangat terbatas dan belum memasyarakat. Jadi, solusi untuk menumbuhkan minat baca masyarakat desa semacam ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;- Menghimpun orang-orang yang memiliki koleksi buku untuk bekerjasama mendirikan taman baca atau perpustakaan yang terbuka untuk umum. Selain itu bisa juga organisasi pemuda seperti karang taruna mengupayakan pembentukan perpustakaan atau taman baca tersebut bekerjasama dengan pihak desa untuk mengajukan proposal kepada donatur buku dan dana. Sosialisasi perpustakaan atau taman baca yang terbentuk diupayakan disosialisasikan secara efektif. Target publikasi mencakup seluruh elemen masyarakat mulai dari siswa-siswa sekolah, anak-anak, pemuda, ibu-ibu dan bapak-bapak. Dengan demikian pengadaan koleksi buku diupayakan beragam untuk semua target tersebut.&lt;br /&gt;- Mengadakan program atau acara berkala yang dapat menarik masyarakat berkaitan dengan aktivitas baca. Misalnya, mengadakan forum diskusi buku yang menarik disesuaikan dengan target elemen masyarakat yang dituju. Pengadaan program ini dilakukan dengan kerjasama yang intens dengan pihak sekolah, taman kanak-kanak, forum pengajian, maupun pemerintah desa. Acara yang diadakan dikemas sedemikian rupa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Menyediakan topik diskusi atau bahan bacaan yang dibutuhkan oleh masyarakat menjadi kunci penting untuk menumbuhkan ketertarikan mengorek informasi melalui bahan bacaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun solusi-solusi yang lebih umum  antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;-    Membentuk komunitas-komunitas baca atau forum-forum literasi  dan/atau mensosialisasikannya dengan lebih gencar agar sampai kepada masyarakat secara efektif. Menjadi bagian dari komunitas baca dapat menumbuhkan semangat baca yang tinggi. Strategi konkritnya yaitu dengan mensosialisasikan komunitas atau forum tersebut ke kampus-kampus, sekolahan, yayasan, organisasi, dan masyarakat umum. Di dunia maya sendiri kini telah ada komunitas buku yang sudah berkembang besar misalnya seperti goodreads.com. Komunitas dunia maya seperti itu juga dapat menjadi media sosialisasi yang efektif .&lt;br /&gt;-    Mengefektifkan publikasi event-event yang berkaitan dengan dunia buku dan literasi. Di kota seperti Bandung, event-event ini sudah banyak dan sering diadakan, namun seringkali yang menjadi masalah adalah tidak tersampaikannya publikasi tersebut kepada masyarakat luas.&lt;br /&gt;-    Mengadakan diskusi buku atau bedah buku dengan tema yang update dan menarik. Untuk menarik minat masyarakat, diskusi tersebut diisi oleh penulis yang pakar di bidangnya, serta bisa juga mengundang penulis dan tokoh yang populer. Untuk menarik kalangan remaja misalnya, bisa juga acara tersebut  disertai acara hiburan band populer.&lt;br /&gt;-    Banyak cerita novel yang bagus yang diangkat ke layar lebar. Contohnya Laskar Pelangi. Hal ini merupakan fenomena yang menggembirakan karena media film juga dapat menjadi sarana yang efektif dalam menumbuhkan minat baca. Seringkali film yang sukses diangkat dari sebuah buku mampu menularkan ketertarikan masyarakat penonton film tersebut  untuk masuk pula pada dunia baca. Berawal dari satu novel, bisa saja novel tersebut menjadi ‘sapa perkenalan’ dunia baca terhadap orang-orang yang sebelumnya enggan memasukinya. Hal yang sama dapat juga berlaku bagi buku-buku pengetahuan yang diadaptasi menjadi media audio visual. Pemutaran film atau video semacam ini yang diikuti dengan bahasan dan diskusi tentang film tersebut dapat menjadi alternatif untuk menarik minat baca masyarakat.&lt;br /&gt;-    Dari kalangan industri penerbitan sendiri upaya untuk memperkaya konten dan tampilan bahan bacaan sudah cukup bagus. Belakangan ini buku-buku pelajaran udah banyak yang dikemas dalam bentuk yang tidak monoton dengan menampilkan ilustrasi yang menarik, misalnya, dan bahasa yang mudah dicerna. Contoh lain bahkan sudah ada pula upaya mengemas buku pelajaran matematika SD dalam bentuk komik. Bagaimana membuat bahan bacaan menjadi menarik menjadi suatu solusi tersendiri yang datang dari pihak penerbitan dan penulis.&lt;br /&gt;-    Hal yang paling sederhana yang dapat dilakukan per individu yaitu seperti sharing bahan bacaan dengan teman atau keluarga. Selain itu menjadikan buku sebagai hadiah ulang tahun bagi orang lain, misalnya. Membiasakan membicarakan bahan bacaan sebagai topik obrolan santai juga dapat menjadi bentuk promosi untuk menularkan minat baca kepada teman atau keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;*Kerjaan tugas kuliah, sekalian ngeluarin unek-unek &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1628069456956858282?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1628069456956858282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1628069456956858282' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1628069456956858282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1628069456956858282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/11/membaca-mengapa-harus-tidak-suka.html' title='Membaca: mengapa harus tidak suka terhadap aktivitas yang bermanfaat?*'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SRrZsggbQFI/AAAAAAAAAHg/A6IT3nWJZn4/s72-c/Books2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7537160665868367849</id><published>2008-11-08T02:55:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T02:58:34.249-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>The Missing Puzzle</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: comic sans ms;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                        : Bunda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau dimana?&lt;br /&gt;Yang slalu hadir dalam sudut imaji&lt;br /&gt;Kala aku terbentur sepi,&lt;br /&gt;atau kuyup dalam tetesan lara. Pada akhirnya,&lt;br /&gt;kau yang aku cari dalam keremangan hati&lt;br /&gt;Tanya yang slalu terlahir kembali&lt;br /&gt;dari cipratan rintik gerimis yang singgah&lt;br /&gt;di jalanku yang basah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau titik tempat mulaku.&lt;br /&gt;Hingga kau pergi aku masih&lt;br /&gt;mencari selusur jejakmu sembari harap mencapai&lt;br /&gt;titik yang sama.&lt;br /&gt;Kau refleksku. Tanpa sadar aku terus merangkaimu&lt;br /&gt;bahkan saat mozaikmu hilang oleh waktu.&lt;br /&gt;Aku terus mencarimu. Yang tak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubilang aku mencintaimu maka rela kulepas&lt;br /&gt;nafasmu menghilang dari nafasku.&lt;br /&gt;Tapi,&lt;br /&gt;Nyatanya aku masih juga bocah yang mengira kau sembunyi&lt;br /&gt;di suatu tempat. Dan aku terus bertanya.&lt;br /&gt;Terus mencari. Saat aku harusnya menjadi&lt;br /&gt;replikamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Masihkah kau mau tersenyum untukku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku ingin mengutip senyummu untuk kubingkai&lt;br /&gt;sekali lagi.&lt;br /&gt;Bilakah seikat bunga doaku mampu melukis&lt;br /&gt;pelangi di wajahmu.&lt;br /&gt;Agar aku dapat mewarnai langit&lt;br /&gt;di kemarauku. Di penghujanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                        &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Di seluruh musimku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bandung, 3 nov 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7537160665868367849?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7537160665868367849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7537160665868367849' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7537160665868367849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7537160665868367849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/11/missing-puzzle.html' title='The Missing Puzzle'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-2701684877581011168</id><published>2008-10-18T07:24:00.000-07:00</published><updated>2008-10-18T07:28:09.672-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Eksitasi</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ramadhan menyusupi tubuh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Menyusuri peluh, mewarnai ruh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Menyusupi ruang, menyusuri waktu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mewarnai seluruh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Siapa yang mencumbui sumbu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Titik pusat atmosfer itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Cahaya tak lagi milik separuh waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setiap detik ada energi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Adakah jiwa yang mengabsorpsi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Untuk sebuah eksitasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Lambungkan makna eksistensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ah, betul Ramadhan kan jua pergi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan cahaya kembali termonopoli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Lalu atmosfer ternetralisir lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Adakah yang saat kembali ke keadaan ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Menabur jejak spektrumnya sendiri?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bandung, 17 Oktober 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-2701684877581011168?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/2701684877581011168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=2701684877581011168' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2701684877581011168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/2701684877581011168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/10/eksitasi.html' title='Eksitasi'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8539799459923234024</id><published>2008-10-12T03:38:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T20:35:06.362-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Movie'/><title type='text'>An Event at September 21, 2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_OZ-13AkbMb0/SM_RLuILmPI/AAAAAAAAAB8/NMe61FZgsgs/s320/a-web.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_OZ-13AkbMb0/SM_RLuILmPI/AAAAAAAAAB8/NMe61FZgsgs/s320/a-web.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 153);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sunday, September 21, 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum Lingkar Pena (FLP) Bandung and Salman Films established an event titled as “AnakMuda, Film, dan Dakwah: Antara &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nagabonar_Jadi_2"&gt;Nagabonar Jadi 2&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.ayatayatcintathemovie.com/"&gt;Ayat-ayat Cinta&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.sangmurabbi.com/"&gt;Sang Murabbi&lt;/a&gt;“. The event was held at Auditorium Abu Bakar Salman ITB (2&lt;span style="font-size:78%;"&gt;nd&lt;/span&gt; floor), and scheduled to start from 08.00 am – 03.00 pm. Well, honestly, everything in action was not predictable by us, FLP members that also become the committees.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the night before, I didn’t sleep until 01.30 am. I was ordered to type the data of participants who had registered until last afternoon to attend the event. Let’s see how much… 154 persons! Fhew… I typed their names, addresses or communities, email addresses, phone numbers and arranged the data in certain columns and rows. Thanks to my friend who had lent me her computer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At around 07.20 o’clock on the morning I printed the data at the computer rental nearby and hurried up to photocopy a blank form for participants who had not registered before. But I couldn’t find any place to photocopy opened. Well, I had forgotten one important phenomenon: This is Sunday, girl! This awareness made me confused. I was awaited, so I decided to go to Salman without copying the form.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There, on the receptionist table several participants had queued up to register or reregister. The chairman of the event organizer was looked busy serving them. Minutes later, I was on the receptionist table and busy serving guests with data form papers that weren’t arranged so well in my hands. Fortunately, finally there was time to arrange the papers on the table. It helped me so much. And then another FLP member came and helped me too.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One by one or in groups the participants and the guests came. This condition continued until the clock showed 9, 10, 10.30… What was this? The agenda was start on nine. I wanted to watch it too… I had sat here for hours. I was bored. I missed several performance arts that opened the event. I missed nasheed performance from SMU PGII 2, theatrical poem performance from my friends in FLP Bandung, behind the scene screening of Nagabonar Jadi 2 movie, and I didn’t know what else.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When finally I entered the auditorium, the talkshow had been in half of progress. The main speakers were Arief Gustaman (Citra Cinema), Yus R Ismail (a movie reviewer, a member of Forum Film Bandung), Ustadz Darlis Fajar (a member of DPRD Jabar), Muhammad Yulius (the chairman of Majelis Budaya Rakyat, the Scriptwriter of Sang Murabbi movie), and Zul Ardhia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(the Director of Sang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Murabbi). The moderator was M Irfan Hidayatullah (The chairman of FLP). The focus of talkshow was about  how a movie could be called as Islamic movie (a movie that contained dakwah), regarding the recent movie phenomenon in Indonesia: the emergences of movies wrapped in Islamic clothes or symbols since the success of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ayat-Ayat_Cinta_%28film%29"&gt;Ayat-ayat Cinta&lt;/a&gt; that sucked up to 3,7 million of movie viewers. Though, all of the main speakers agreed that &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=sx7_Gd_pkS0&amp;amp;feature=related"&gt;Nagabonar Jadi 2&lt;/a&gt; was more religious than Ayat-ayat Cinta. One of the participant said that we should keep in mind what called a religious movie was not a movie that full of religious symbols. But it was a movie that offered &lt;span style="font-style: italic;"&gt;a process&lt;/span&gt; to reach self-religiousity awareness, or self-actualization. &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=l9lxFgIIrhw"&gt;Sang Murabbi&lt;/a&gt; itself was pronounced by Zoel Ardia as a movie that based on Islamic ideology since before, in, until after the production of the movie. He said that Sang Murabbi was made for limited communities for first, and for next time Sang Murabbi will be accomodated for more general society consumption.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The talkshow was cut by Zuhur prayer. Well, the agenda was out of the planned schedule. The talkshow was continued after having midday prayer and ended on around 14.00 o'clock. Then the art and cultural festival was performed. There were so many artists, especially poets read their unique and eccentrique poems. But I didn't know before if there would be such many poets gave their performance. Their performance were good, even some were brilliant. But I was bored, though, because the art performance took such a long time. I kept wondering when was this over, because I was awaiting  the movie scriptwriting workshop session to begin. Well, actually, the workshop was not began until after Ashar prayer had performed. Hfff... so, during the art performance that seemed never end, I decided to read. Well, I didn't learn yet for exam tomorrow. O... ow....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It was a tiring day. But we -my friends in FLP Bandung and I, were happy because of the success of the event we organized. The number of participants were meet our target, and it was more than any event we organized before. And they were enthusiasthic. There were also guests from mass media. &lt;a href="http://euisry.multiply.com/journal/item/70/Tentang_Anak_Muda_Film_Dakwah_Antara_Nagabonar_Jadi_2_Ayat-ayat_Cinta_Sang_MUrabbi"&gt;See the report here&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8539799459923234024?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8539799459923234024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8539799459923234024' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8539799459923234024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8539799459923234024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/10/event-at-september-21-2008.html' title='An Event at September 21, 2008'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_OZ-13AkbMb0/SM_RLuILmPI/AAAAAAAAAB8/NMe61FZgsgs/s72-c/a-web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1396498974756157329</id><published>2008-09-23T06:17:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T07:05:18.187-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Dalam Metamorfosa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SNj2uwivjUI/AAAAAAAAAHQ/kG_bDAAQ1hs/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SNj2uwivjUI/AAAAAAAAAHQ/kG_bDAAQ1hs/s400/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249216648865353026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pinjamkan aku sayap Ramadhan&lt;br /&gt;untuk terbang menuju rumah-Mu&lt;br /&gt;Mengisi yang lengang&lt;br /&gt;Shaf ibadah tubuhku&lt;br /&gt;Menziarahi alif, ba, ta&lt;br /&gt;Mengeja alfa di lembar-lembar&lt;br /&gt;usia. Yang lupa iqra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pinjami aku sayap Ramadhan&lt;br /&gt;Menyinggahi malam yang biasa&lt;br /&gt;mati terbunuh mimpi dan lena&lt;br /&gt;Ziarahi pintu-pintu langit&lt;br /&gt;sambangi dermaga&lt;br /&gt;mustajab kidung doa&lt;br /&gt;Munajat hamba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pinjami aku sayap, Ramadhan&lt;br /&gt;Melintasi padang laparku&lt;br /&gt;hausku&lt;br /&gt;Sampai iftharku,&lt;br /&gt;mencumbui arti nikmat&lt;br /&gt;Tasyakur yang lewat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pinjami aku sayap, Ramadhan&lt;br /&gt;Jelajahi diriku&lt;br /&gt;Sudut-sudut gelapku&lt;br /&gt;Mata, telinga, kaki, tangan,&lt;br /&gt;kalbuku&lt;br /&gt;Puasa'i ragaku&lt;br /&gt;Cambuki aku oleh laparku, hausku,&lt;br /&gt;lelahku, kantukku...&lt;br /&gt;Pada sayapmu aku berpegang&lt;br /&gt;Hingga sayapku tumbuh&lt;br /&gt;Biarkan aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SNj3BTMvX3I/AAAAAAAAAHY/fSM-OWXBVrY/s1600-h/fairy1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SNj3BTMvX3I/AAAAAAAAAHY/fSM-OWXBVrY/s400/fairy1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249216967405952882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dalam metamorfosa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1396498974756157329?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1396498974756157329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1396498974756157329' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1396498974756157329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1396498974756157329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/09/dalam-metamorfosa.html' title='Dalam Metamorfosa'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SNj2uwivjUI/AAAAAAAAAHQ/kG_bDAAQ1hs/s72-c/3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-58510871395667673</id><published>2008-09-13T07:33:00.000-07:00</published><updated>2008-09-13T07:53:51.520-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Movie'/><title type='text'>The Kite Runner Movie</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.euisry.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/SIh@sAoKCBsAAATaZjg1/The-Kite-Runner.jpg?et=r1586J1zbvy%2BKXX0PL6c%2BQ&amp;amp;nmid=107165921"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://images.euisry.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/SIh@sAoKCBsAAATaZjg1/The-Kite-Runner.jpg?et=r1586J1zbvy%2BKXX0PL6c%2BQ&amp;amp;nmid=107165921" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="bodytext"&gt;I've read the book and found that it's one of the best novels I've ever read. But Let's talk about the movie... I think the movie wasn't as good as the book in representing the emotions fulfilled the whole story. I was somewhat disappointed because that's the point I marked as the power of the book. When I read the book, I can feel the emotions coloring the flow of the story so clearly. I can't find the same feeling in the movie. I think the emotions expressed by the actors wasn't totally reflected. This is my opinion. Though overall, the point of story well described in the movie. And I like the pictures... the visualization is great, especially when the kites fly over the sky. The visualization is amazing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Still, I appreciate the movie so much. This is the great movie talking about friendship, brotherhood, atonement of sins on the past, betrayal, pains... A touching story of childhood memory in Afghanistan... The land of 1000 kites before the reigns turned it out to be the land of 1000 ruins =(&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-58510871395667673?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/58510871395667673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=58510871395667673' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/58510871395667673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/58510871395667673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/09/kite-runner-movie.html' title='The Kite Runner Movie'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6621757755682009890</id><published>2008-08-22T05:39:00.001-07:00</published><updated>2008-08-22T05:52:40.170-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Non Fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Dear Professor Einstein</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/665625.Dear_Professor_Einstein_Albert_Einstein_s_Letters_to_and_from_Children?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Dear Professor Einstein: Albert Einstein's Letters to and from Children" src="http://s3.amazonaws.com/photo.goodreads.com/books/1176922151m/665625.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/665625.Dear_Professor_Einstein_Albert_Einstein_s_Letters_to_and_from_Children?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;Dear Professor Einstein: Albert Einstein's Letters to and from Children&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/357255.Evelyn_Einstein"&gt;Evelyn Einstein&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/30368456?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;&lt;h3&gt;My review&lt;/h3&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;rating: 4 of 5 stars&lt;br /&gt;Sudah bukan rahasia kalau Einstein memang seorang ilmuwan besar dan jenius. Sebagian besar orang yang pernah menyimak perjalanan karir Einstein barangkali juga telah tahu bahwa selain dalam bidang ilmu pengetahuan, Einstein juga menaruh perhatian besar terhadap masalah kemanusiaan dan perdamaian dunia. Nah, kalau sikap dan hubungannya dengan anak-anak, kira-kira seperti apa ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada buku The World As I see It kita dapat menyimak koleksi esai, korespondensi, artikel dan pidato Einstein tentang pandangannya terhadapa masalah-masalah global dunia, maka pada buku ini kita dapat menemukan berbagai dokumentasi Einstein yang berhubungan dengan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat buku kecil ini kita sedikitnya dapat memperoleh gambaran sisi lain pribadi seorang Einstein berkenaan dengan hal tersebut. Ilmuwan nyentrik yang rendah hati dan bersahaja ini ternyata sangat mencintai dan menunjukkan sikap bersahabat dengan anak-anak. Simak saja bagaimana korespondensi antara Einstein dan anak-anak dari berbagai negara yang dimuat dalam buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 60 surat dari arsip Einstein dihimpunkan Alice Calaprice dalam buku ini. Tentu menarik sekali membaca surat-surat anak-anak yang lucu dan polos kepada ilmuwan terkenal yang satu ini. Dan tak kalah menariknya mengetahui bagaimana Einstein membalas surat mereka. Meski, mengingat Einstein sangat sibuk, hanya sebagian kecil saja anak-anak yang beruntung mendapatkan balasan suratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan anak-anak seringkali tak terduga, konyol, dan mengejutkan. Kepolosan anak-anak sering juga membuat kita tersenyum atau tertawa geli. Tak terkecuali dengan surat-surat anak-anak terhadap Einstein ini. Ada yang menyarankan Einstein supaya potong rambut, ada yang ingin memastikan bahwa Einstein bukan tokoh kartun, menanyakan apakah Einstein merasa jenius, bahkan ada yang bertanya apakah Einstein akan jadi gila --karena menurut , orang jenius nantinya akan gila =D. Banyak diantara surat-surat itu yang isinya minta tanda tangan dan foto, berupa ucapan selamat ulang tahun, serta banyak juga yang mengutarakan keingintahuan dan ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan alam.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.myanmars.net/myanmar-history/albert-einstein.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://www.myanmars.net/myanmar-history/albert-einstein.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bagaimana Einstein menjawab surat-surat itu mencerminkan kearifan lain yang dimiliki pribadi Einstein. Einstein mampu berkomunikasi dengan anak-anak dengan bahasa yang menyenangkan dan lucu. Atas beberapa pertanyaan mengenai alam semesta, Einstein menyampaikan jawaban dengan bahasa yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memuat korespondensi Einstein dengan anak-anak, buku ini dilengkapi dengan pengantar dari cucu Einstein (Evelyn Einstein), kronologi sejarah hidup dan biografi singkat Einstein, esai Robert Schullmann tentang pendidikan Einstein, serta foto-foto Einstein dari berbagai tahun. Kompilasi yang memuat berbagai dokumentasi ini membuat buku ini sangat menarik. Beberapa gambar surat asli tulisan tangan anak-anak bahkan ada yang ditampilkan juga dalam buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku kecil ini menyampaikan kearifan dan motivasi tersendiri bagi siapa saja yang membacanya. Cocok untuk orang tua maupun muda karena bahasanya yang ringan. Para pengagum Einstein pastinya senang sekali dengan adanya buku seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;View all my reviews.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi sangat menyukai buku ini. Lucu juga membayangkan Einstein menggambar bebek kecil untuk menghibur anak keduanya, Eduard, yang sedang sakit-sakitan. Selera humor Einstein bagus juga, contohnya pada suratnya terhadap Elisabeth Ley yang sedih karena tak sempat bertemu Einstein (hal.123)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;...Tetapi pamanmu yangs atu ini tidak punya kaki yang bengkok atau kutil, dan karena itu kelihatan sangat ganteng; dan tangannya tidak berbulu seperti orang-orang yang bertampang jelek. Jadi memang kasihan juga ya, kamu tidak sempat bertemu dengan saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin menutup tulisan ini dengan mengutipkan kalimat terakhir jawaban Einstein atas pertanyaan seorang anak dari New York dalam suratnya tentang religiusitas para ilmuwan. Terlepas dari interpretasi yang bisa saja berbeda-beda, saya terkesan dengan kalimat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;...Dengan cara seperti itulah, ketekunan bergelut dengan ilmu pengetahuan bisa menimbulkan perasaan religius tertentu, yang sangat berbeda dengan religiusitas orang-orang kebanyakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6621757755682009890?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6621757755682009890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6621757755682009890' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6621757755682009890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6621757755682009890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/08/dear-professor-einstein.html' title='Dear Professor Einstein'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8706225926508263015</id><published>2008-08-19T03:06:00.001-07:00</published><updated>2008-08-19T03:12:04.931-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Gambar-gambar Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.mizan.com/viewimage.php?id=5956&amp;amp;width=150"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://www.mizan.com/viewimage.php?id=5956&amp;amp;width=150" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/828084.Pictures_of_Hollis_Woods?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Pictures of Hollis Woods" src="http://s3.amazonaws.com/photo.goodreads.com/books/1178734285m/828084.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/828084.Pictures_of_Hollis_Woods?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;Pictures of Hollis Woods&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/5414.Patricia_Reilly_Giff"&gt;Patricia Reilly Giff&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/30516823?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;&lt;h3&gt;My review&lt;/h3&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;rating: 4 of 5 stars&lt;br /&gt;Pernah lihat info buku ini somewhere, and kebetulan nemu. Kupikir akan cocok sekali, kebetulan sedang mencari buku novel untuk remaja yang 'ada isinya', tapi tetep ringan =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar-gambar Cinta, begitulah judul buku Patricia Reilly Giff ini, Pictures of Hollis Woods, versi terjemahan Indonesia terbitan Kaifa. Buku ini meraih penghargaan Newberry Honor Book, Penghargaan buku remaja terbaik Amerika. Ternyata buku ini punya keunikan tersendiri. Dibalik bahasanya yang ringan dan sederhana, Giff berutur tentang kehidupan seorang anak perempuan yatim piatu bernama Hollis Woods yang menyebut dirinya sendiri si Gunung Masalah. Hollis yang keras, Hollis   yang selalu kabur dan tak pernah awet tinggal di satu tempat, serta tak pernah henti membuat pusing pegurusnya di yayasan. Hollis yang mengacaukan semuanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi ada si Laki-laki Tua, Izzy, Steven, Josie Cahill dan kucingnya, Henry, yang sama sekali lain dari orang-orang   lainnya di mata Hollis. Segelintir orang yang membuat Hollis   nyaman tinggal, dan lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki Tua, Izzy, Steven, Gunung si laki-laki Tua, sungai, rumah di Branches... semua itu lekat terekam dalam kepala Hollis. Terlebih lagi, semua kenangan bersama mereka terekam di atas kertas. Ya, Hollis menggambar semuanya... dia seorang anak yang jago menggambar sebetulnya. Meski, kebanyakan orang tak memperlihatkan apresiasi yang bagus untuk Hollis yang bandel. Kecuali, tentu saja, mereka yang imajinya terus berputar2 di kepala Hollis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa gambar potongan kenangan Hollis bersama orang2 yang dirindukannya. Setiap bagian/bab cerita perjalanan kehidupan Hollis diawali oleh cerita tersendiri tentang gambar-gambar kenangan itu. Hal ini menjadikan gaya bercerita menjadi unik. Kita akan tahu apa saja yang telah dialami Hollis bersama figur-figur itu bagian demi bagian, seiring dengan menyimak alur maju cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi gambar-gambar Hollis bukan saja berarti kenangan. Gambar itu juga bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang hidupnya, Hollis bertanya-tanya akankah ia masih bisa diperbaiki? Apakah ia akan layak menjadi bagian dari orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana si Gunung Masalah ini menemukan sesuatu yang berharga pada gambar yang dibuatnya sendiri, yang sebelumnya luput dari perhatiannya? Kisah yang sederhana, namun mengena. Baik sekali untuk menyadarkan kita tentang kasih sayang, terutama dari keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;View all my reviews.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;I hope you'll find what Hollis has found at last, De. This book is your's.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8706225926508263015?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8706225926508263015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8706225926508263015' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8706225926508263015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8706225926508263015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/08/gambar-gambar-cinta.html' title='Gambar-gambar Cinta'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3142651245860075254</id><published>2008-08-17T07:19:00.000-07:00</published><updated>2008-08-17T07:31:48.298-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><title type='text'>Periodic Table Song</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SKg1lIITTDI/AAAAAAAAAHA/gIOoUnl2Ttc/s1600-h/2028188141.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SKg1lIITTDI/AAAAAAAAAHA/gIOoUnl2Ttc/s400/2028188141.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235493478771936306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menemukan  lagu yang sangat bagus, hehe... lagu tabel periodik kimia. Sayang liriknya doang. Yak, anak-anak... Mari kita bernyanyi bersama....&lt;br /&gt;Atu... dua... tiga....!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;There's antimony, arsenic, aluminum, selenium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And hydrogen and oxygen and nitrogen and rhenium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And nickel, neodymium, neptunium, germanium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And iron, americium, ruthenium, uranium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Europium, zirconium, lutetium, vanadium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And lanthanum and osmium and astatine and radium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And gold and protactinium and indium and gallium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And iodine and thorium and thulium and thallium. &lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There's yttrium, ytterbium, actinium, rubidium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And boron, gadolinium, niobium, iridium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And strontium and silicon and silver and samarium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And bismuth, bromine, lithium, beryllium, and barium. &lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There's holmium and helium and hafnium and erbium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And phosphorus and francium and fluorine and terbium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And manganese and mercury, molybdenum, magnesium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Dysprosium and scandium and cerium and cesium.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And lead, praseodymium, and platinum, plutonium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Palladium, promethium, potassium, polonium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And tantalum, technetium, titanium, tellurium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And cadmium and calcium and chromium and curium. &lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There's sulfur, californium, and fermium, berkelium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And also mendelevium, einsteinium, nobelium,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And argon, krypton, neon, radon, xenon, zinc, and rhodium,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;And chlorine, carbon, cobalt, copper, tungsten, tin, and sodium.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These are the only ones of which the news has come to Ha'vard,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;br /&gt;And there may be many others, but they haven't been discavard. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Words by Tom Lehrer&lt;br /&gt;Music by Sir Arthur Sullivan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3142651245860075254?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3142651245860075254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3142651245860075254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3142651245860075254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3142651245860075254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/08/periodic-table-song.html' title='Periodic Table Song'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SKg1lIITTDI/AAAAAAAAAHA/gIOoUnl2Ttc/s72-c/2028188141.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-3425627384921320671</id><published>2008-08-17T07:07:00.000-07:00</published><updated>2008-08-17T07:17:52.063-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About Writing'/><title type='text'>Begin with 3 words, even with 1 word</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tadi siang aku baru nongol lagi setelah lama off ikut kegiatan mentoring FLP. Meskipun yang dateng cuma 3 orang, tapi seru juga strategi menulis yang dicoba kali ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Begin with 3 Words:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pertama, pilih 3 kata. Apa aja. Kata benda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;So, aku pilih: &lt;span style="text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Angin, Bintang, dan Buku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Then, buat 1 paragraf berdasarkan 3 kata tersebut. Harus nyambung lho ya. Waktunya cuma 10 menit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;So, I write this:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Malam itu langit bersih dari riak-riak awan. &lt;span style="text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 204, 204); color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Bintang-bintang&lt;/span&gt; leluasa berkedip terang-terangan tanpa penghalang. Biasanya suasana seperti ini selalu menjadi magnet bagi penghuni rumah terpencil itu untuk keluar sekadar memandangi langit. Kadang setelah bosan berdiri menengadah itu, orang itu biasa membaca &lt;span style="text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 204, 204); color: rgb(102, 0, 0);"&gt;buku&lt;/span&gt; di kursi kayu, atau mencatat sesuatu di &lt;span style="background-color: rgb(255, 204, 204); text-decoration: underline; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;buku&lt;/span&gt; kecilnya. Tetapi, tidak. Kali ini tak ada yang keluar dan berdiri di beranda. Barangkali hembusan &lt;span style="background-color: rgb(255, 204, 204); text-decoration: underline; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;angin&lt;/span&gt; yang cukup kencang menjadi alasan yang masuk akal untuk memadamkan daya magnetis tersebut. Rumah itu sunyi. Tampak lebih sunyi daripada kesendirian penghuninya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Begitulah hasil 10 menit itu. Wah, aku baru ngerasain... ternyata meski ide sedang melompong, tapi jika distimulus dari 3 kata bebas itu saja bisa lahir juga ya 1 paragraf, terlepas dari aneh atau tidaknya hasilnya. Maklum, kan cuma hasil renungan 10 menit. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bahkan ditengah-tengah merangkai kata, sempat kepikiran ini bisa jadi awal paragraf cerita horor segala, hehe...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hmmm... ini pelajaran bermanfaat banget buat aku yang sering terhinggapi kebuntuan saat ingin menulis sesuatu. Apa lagi cerpen. Huh, ternyata... bisa ngalir juga ya, disambung-sambungin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Show it, don't tell it:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kali ini memilih kata lagi, kata sifat atau keterangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena aku memang bingung, jadi aku memilih kata: Bingung, hehe...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nah, buat paragraf yang bisa menunjukkan keadaan bingung tanpa menyebut-nyebut kata bingung ataupun sinonimnya. Lagi2 dikasih waktu 10 menit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aku bingung, tapi aku nyoba, dan gini deh jadinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sejenak anak kecil itu mengerutkan keningnya. Tangan kanannya merogoh ke dalam saku celana pendeknya, merasakan beberapa lembar kertas dan koin-koin logam yang dingin. Tak lama kemudian, tangan itu keluar dari saku dengan gerakan agak terlalu cepat. Secepat itu pula, tangan kirinya menyambut, lalu sepasang tangan itu ia tautkan, jari-jarinya saling meremas selama beberapa saat. Keningnya masih tertaut. Lama juga ia berdiri di depan toko itu, matanya masih lekat pada gambar aneka macam es krim yang terpampang di etalase. Akan tetapi gambar menggiurkan tersebut sesekali berganti menjadi kilasan wajah berkumis lebat milik ayahnya, lengkap dengan delikan matanya. Kata Ayah ia tak boleh jajan es krim. Lagipula kini ia lewat toko itu pun atas misi yang dibebankan ayahnya untuk membeli rokok, lengkap dengan gula dan terigu titipan ibunya. Ah, mengapa ia tak boleh jajan es krim, sementara Ayah boleh jajan rokok?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;----------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hehe... begitu ya jadinya. Lumayan bisa kebaca kan kebingungan si anak? Mudah2an...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-3425627384921320671?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/3425627384921320671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=3425627384921320671' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3425627384921320671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/3425627384921320671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/08/begin-with-3-words-even-with-1-word.html' title='Begin with 3 words, even with 1 word'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8644297310681619340</id><published>2008-08-10T02:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T03:38:09.948-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Prasangka Makna</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SJ7EMuZUCvI/AAAAAAAAAGg/CX92LjtOzPY/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SJ7EMuZUCvI/AAAAAAAAAGg/CX92LjtOzPY/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232835539942771442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 102);font-size:100%;" &gt;Ada yang mengalir dari celah kata&lt;br /&gt;menetes jatuh ke petak sunyi&lt;br /&gt;hati, darah penghantar serpih-&lt;br /&gt;serpih emosi&lt;br /&gt;sampai ketika aku, kau, dia, mereka,&lt;br /&gt;tak mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimengerti dari kata&lt;br /&gt;yang kita ujarkan seperti igau&lt;br /&gt;remang-remang mimpi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SJ7EMd2XoiI/AAAAAAAAAGY/AQm5XM-v5cA/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SJ7EMd2XoiI/AAAAAAAAAGY/AQm5XM-v5cA/s320/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232835535501238818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 102);font-size:100%;" &gt;Apa yang diserap dari setetes rasa&lt;br /&gt;yang menitik sunyi dibalik kata&lt;br /&gt;basa-basi sendu yang rancu&lt;br /&gt;yang basahi sekerat luka&lt;br /&gt;atau bijakmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mencoba memetik makna&lt;br /&gt;juga aku, kau, dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku disini mengulum tawa&lt;br /&gt;Tidakkah ini bukan waktunya&lt;br /&gt;basa-basi dan diskusi sepi&lt;br /&gt;atas makna yang agak terlambat&lt;br /&gt;diberi arti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tetes rasa yang jatuh di sela kata&lt;br /&gt;meresapi sendiri perjalanan kita&lt;br /&gt;kadang, arti-makna baru membasah&lt;br /&gt;ditanah yang beda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SJ7EMrYbdqI/AAAAAAAAAGo/FB6nAmjotRA/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SJ7EMrYbdqI/AAAAAAAAAGo/FB6nAmjotRA/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232835539133757090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 102);font-size:100%;" &gt;tanahku, tanahmu, tanahnya, tanah kita&lt;br /&gt;mungkin, --tak basah di masa yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8644297310681619340?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8644297310681619340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8644297310681619340' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8644297310681619340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8644297310681619340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/08/prasangka-makna.html' title='Prasangka Makna'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SJ7EMuZUCvI/AAAAAAAAAGg/CX92LjtOzPY/s72-c/3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7376082123769732250</id><published>2008-08-04T04:43:00.001-07:00</published><updated>2008-08-04T05:09:54.066-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sebuah Titian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SJbrWaDLmDI/AAAAAAAAAFQ/0Pbu4YOVwrQ/s1600-h/550274760.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SJbrWaDLmDI/AAAAAAAAAFQ/0Pbu4YOVwrQ/s320/550274760.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230626787419723826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;Akulah titian yang menjembatani tanah-tanahmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;yang tandus, yang hijau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;yang kering, yang basah&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Aku titian yang melintasi musim-musimmu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;di kemaraumu, di penghujanmu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;atau di musimmu yang tak menentu&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pijakan yang mengantarmu dari ujung ke ujung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;Setiap langkahmu, kuraba jejak-jejak&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;untuk kutahu&lt;br /&gt;jawab tanyaku&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;yang bisu;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Apa yang ada diantaramu selain aku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;Apa yang menjadikanku titian sunyi...&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Hingga harusku menyeberangkanmu slalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;harusku renung sendiri tentang tanda dan tanya&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;mengapa?&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku titianmu di setiap musimmu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Titian yang menyeberangkanmu diantara tanah-tanahmu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Apa yang kujembatani?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;Sungaikah, jurangkah?&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Ataukah hanya jarak semata...&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Sebuah jarak, entah berapa&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku titian, yang masih bertanya-tanya&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;berapa jauh jarak yang memisahkanmu,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;seberapa panjang ukuranku,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;dan bagaimana...&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Jika ku rapuh...&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku titian &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;yang masih bergelut dengan tanya sunyiku:&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Mengapa jarak tercipta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:webdings;" &gt;diantaramu?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7376082123769732250?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7376082123769732250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7376082123769732250' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7376082123769732250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7376082123769732250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/08/akulah-titian-yang-menjembatani-tanah_04.html' title='Sebuah Titian'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SJbrWaDLmDI/AAAAAAAAAFQ/0Pbu4YOVwrQ/s72-c/550274760.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4909969040058701771</id><published>2008-07-23T04:49:00.000-07:00</published><updated>2008-07-23T05:16:36.310-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Celoteh Kosong untuk Asa</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204); background-color: rgb(102, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Asa, terimakasih telah hadir untukku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Tapi maaf kini kau terbunuh oleh kecewaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Aku tak tahu apakah seharusnya sejak awal kau tak tak datang saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Seperti halnya aku tak pernah tahu apakah mati ataupun hidup bagimu setelah adamu kan berarti sesuatu untuk dirimu sendiri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Aku berharap aku hanya sedang berkata kosong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Karena sesungguhnya banyak hal yang belum kumengerti meski pengalaman seharusnya telah mengajarkanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Betul, aku telah mengalami masa-masa bersamamu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Entah apakah akhirnya bahagia atau kecewa, keduanya telah kita lalui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Tapi Asa, kau tak pernah benar-benar sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Aku juga tak pernah benar-benar sama ketika merengkuh hadirmu di suatu masa dengan masa yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Keadaan juga tak pernah benar-benar sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Kurasa tak ada yang benar-benar sama, Asa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Meski aku masih terasa kabur akan apa yang menjadikannya berbeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Asa, mengapa aku membicarakan ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Aku tahu aku tak sedang bertanya kepadamu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Banyak sudah aku berkata, 'mengapa?', berkata saja bukan bertanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Terlalu banyak tanya menggantung di udara menjadikannya menjadi celoteh biasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Sebenarnya apa yang aku ingin utarakan kepadamu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Sejak awal aku memang tak merumuskannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Tapi sudahlah. Kurasa aku hanya ingin berceloteh saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Asa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Aku hanya... belum mengerti tentang hadirmu saat kau pergi lagi bersama datangnya kecewa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Kau tampak seperti... dihadirkan oleh kombinasi situasi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Begitu juga ketika hadirmu seperti ditarik kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Mengapa semua tampak seperti bermain relativitas?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Juga kau, Asa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Ah, tapi memang tak indah rasanya jika semua tampak serba absolut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Tapi Asa, relativitas yang mana dulu yang sedang kita bicarakan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Ah, kenapa tiba-tiba ketidakpastian, kebolehjadian, paradoks, kata-kata itu menginterferensi sifat nisbi yang sedang aku pikirkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Ok... sepertinya aku harus berhenti sejenak tuk meneruskan pembicaraan ini, Asa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Mungkin aku perlu menata pikiranku terlebih dahulu sebelum kita lanjutkan ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Tunggu dulu.... Akankah ini dilanjutkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Entahlah, Asa. Terkadang aku merasa ingin menata pikiranku dahulu sebelum bicara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Tapi sering juga aku hanya ingin bicara begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Asa, kurasa cukup dulu aku berkata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Kuharap kau tersenyum mendengarkan semua bualan kosong ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(republish... just because this is the nonsense represents the questions in my head now, and I still can't find the answers yet)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4909969040058701771?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4909969040058701771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4909969040058701771' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4909969040058701771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4909969040058701771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/07/celoteh-kosong-untuk-asa.html' title='Celoteh Kosong untuk Asa'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-176185112886750749</id><published>2008-07-23T03:54:00.000-07:00</published><updated>2008-07-23T03:57:12.807-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Non Fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Kartun Riwayat Peradaban Jilid 3: Dari bangkitnya Arab hingga Renaissance</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/66728.Cartoon_History_of_the_Universe_III_The_From_the_Rise_of_Arabia_to_the_Renaissance?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Cartoon History of the Universe III, The: From the Rise of Arabia to the Renaissance" border="0" src="http://s3.amazonaws.com/photo.goodreads.com/books/1170653963m/66728.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/66728.Cartoon_History_of_the_Universe_III_The_From_the_Rise_of_Arabia_to_the_Renaissance?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;Cartoon History of the Universe III, The: From the Rise of Arabia to the Renaissance&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/36409.Larry_Gonick"&gt;Larry Gonick&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/26510391?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;&lt;h3&gt;My review&lt;/h3&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  rating: 4 of 5 stars&lt;br/&gt;Larry Gonick emang layak diacungi jempol. Di tangan kartunis nyentrik yang satu ini, sejarah disulap menjadi komik lucu yang tidak membosankan. Kita bisa membaca sejarah dengan enjoy lewat Kartun Riwayat Peradabannya ini. Di jilid 3 ini diceritakan mulai dari bangkitnya bangsa Arab hingga masa renaissance di Eropa. Lumayan, mencoba mereview kembali apa yang didapat saat sekolah dalam pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam). Tapi... cara tutur Gonick tentu saja sangat lain. Salah satu yang menarik dari karya Gonick ini yaitu celetukan2 dia yang pedas &amp;amp; gambar yg nyeleneh ketika mengomentari suatu peristiwa sejarah yg sedang dibahas. Penyajiannya dituturkan secara kocak &amp;amp; tepat sasaran. Sindirannya kadang keterlaluan, tapi mau tak mau membuat pembaca tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Pertamakali baca, di halaman awal sudah tertulis: buku ini dipersembahkan untuk orang-orang skeptis. Memang, Gonick tampak skeptis sekali dalam komentar-komentarnya. Belum-belum dia sudah bilang, karena alasan menghormati kepercayaan orang dia memohon maaf tidak bisa menggambarkan tokoh2 tertentu dalam buku ini... dan nyeletuk: huh, komik macam apa ini, tidak ada gambarnya...&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Jadi tentu saja buku ini sangat lain dari buku sejarah biasa, apa lagi buku SKI! hehe... lagi pula Gonick merangkaikan peristiwa2 disini sesuai alurnya sendiri, dengan tambahan info2 spesial yang belum tentu bisa ditemukan dalam buku sejarah kebanyakan. Yah, meskipun sempat kebat-kebit karena cara tutur Gonick yg "keterlaluan" saat menceritakan hal2 tertentu dalam sejarah Islam... But over all, he is a great cartoonist., I must admit it. Yah... dia memang cerewet... dia skeptis terhadap semuanya, maksudku, bakat humornya memang nakal.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Tak banyak penulis ataupun kartunis yang mampu mengkonversi bahan bacaan yang padat atau berat menjadi sebuah bacaan ringan yang enjoy dibaca. I appreciate the efforts so much. Ah, ya... dia juga membuat buku yang serupa untuk beberapa topik sains. Tak sabar ingin membelinya juga...&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Omong-omong, aku belum baca jilid 1 &amp;amp; 2nya sudah loncat ke jilid 3... tapi aku sudah menandai karya2 Gonick sebagai a must read, dan wajib masuk koleksi bukuku. Yah, nyicil dulu deh =p&lt;br /&gt;  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;View all my reviews.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-176185112886750749?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/176185112886750749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=176185112886750749' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/176185112886750749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/176185112886750749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/07/kartun-riwayat-peradaban-jilid-3-dari.html' title='Kartun Riwayat Peradaban Jilid 3: Dari bangkitnya Arab hingga Renaissance'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4229022306152139177</id><published>2008-06-20T00:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T01:14:33.124-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><title type='text'>Menjenguk kembali kilasan perjalanan teori atom [Cerita Atom Part 1:  Model Democritus &amp; Aristoteles]</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;History of the world is the biography of the great man.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;And I said: The great man always act like a thunder.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;He storms the skies, while others are waiting to be stormed.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;---Thomas Carlyle (1795 - 1885)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Membaca sejarah adalah membaca nama-nama. Bacalah sejarah tentang apapun, maka disana kita pasti akan menemukan nama-nama. Karena pada hakikatnya sejarah tersusun atas rangkaian peristiwa penting yang tak lepas dari tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya: merekalah para pengukir sejarah. Nama-nama mereka terukir dalam prasasti sejarah. Kemunculan nama-nama ini tentunya atas dasar arti penting mereka dalam berkontribusi "melecut langit" seperti yang dikatakan Carlyle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan teori atom. Menyimak perjalanan sejarah teori atom seperti membaca karya -atau lebih menarik lagi- seperti mencoba menyelami isi kepala para ilmuwan besar pada masanya yang memberikan kontribusi penting dalam mewarnai perkembangan pemahaman mengenai atom dari masa ke masa. Ya, menyenangkan rasanya mencoba sejenak berpura-pura memahami isi hati, eh, isi batok kepala orang-orang nyentrik berambut acak-acakan (hehe... tidak semua sih...) dengan jalan pikiran yang selangkah atau beberapa langkah mendahului pemikiran kebanyakan orang pada masanya.  Meski, ya... entah apakah benar-benar terselami ataukah hanya sampai permukaan saja, setidaknya kita dapat mencoba mendapatkan pemahaman berdasarkan runutan buah pemikiran mereka. Percaya deh, there's so much things we can learn from this. Kita akan melihat, betapa bijaksananya Tuhan menganugerahkan ilmu pengetahuan kepada manusia secara bertahap. Seandainya ilmu pengetahuan itu diterima langsung sepaket utuh, waduh... manusia bisa gila karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan kita sedang mematahkan sebatang kapur menjadi 2 bagian. Kemudian  2 bagian tersebut kita patahkan lagi menjadi 4 bagian. Lalu masing-masing bagian tersebut kita patahkan lagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil lagi, demikian seterusnya. Lelah? Ok, berhenti patahkan kapur, sekarang apa yang kau pikirkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mematahkan-matahkan kapur, semua orang bisa melakukannya.Akan tetapi, berapa banyak orang yang berpikir, bilakah suatu saat kapur tersebut sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil tanpa mengubah sifatnya... artinya sampai pada partikel terkecil penyusun materi yang terdapat di alam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah &lt;a style="color: rgb(255, 153, 255);" href="http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/01/cha-cha-cha-open-your-mind.html"&gt;cara berpikir&lt;/a&gt; yang perlu dimiliki seorang ilmuwan yang dirujuk Albert von zent Gorgyi :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt; melihat apa yang orang lain lihat dan berpikir apa yang tidak orang lain pikirkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/01/cha-cha-cha-open-your-mind.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;memainkan peran. Seperti halnya melihat apel jatuh dari pohon, semua orang juga melihatnya. Akan tetapi Newton mampu menghubungkannya dengan gaya gravitasi dan menyusunnya dalam suatu teori besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SFtjE9JpjjI/AAAAAAAAAFA/X2ODgDz2GH4/s1600-h/democritus.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SFtjE9JpjjI/AAAAAAAAAFA/X2ODgDz2GH4/s320/democritus.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213869930397142578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jauh sebelum &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Dalton&lt;/span&gt;, pemikiran mengenai partikel penyusun materi alam semesta telah ada. Menurut filsuf Yunani  &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Democritus&lt;/span&gt; (470 - 380 BC), ada saat ketika pembagian suatu materi terus-menerus tak dapat lagi dilakukan tanpa menghilangkan sifat materi tersebut.  Saat inilah materi tersebut berupa suatu elemen kecil yang disebut atom (atomos --&gt; indivisible).  ukuran, bentuk, dan perbandingan dari atom-atom ini menentukan sifat-sifat materi. Sayangnya, pada saat itu Democritus tidak menemukan metoda untuk membuktikan teorinya. Teori yang lebih diterima pada masa itu adalah yang diyakini Empedocles dan Aristoteles (384 - 322 BC), bahwa material bumi dibentuk dari materi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;matter&lt;/span&gt;) dan saripati (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;essence&lt;/span&gt;). Materi utama terbagi dalam 4 kategori secara sifat quality: bumi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;solidity&lt;/span&gt;), udara (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;volatility&lt;/span&gt;), api (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;energy)&lt;/span&gt; dan air (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;liquidity&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Hmmm... jadi ingat &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10959.Sophie_s_World"&gt;Dunia Sophie&lt;/a&gt;-nya Jostein Gaarder yang sampai sekarang belum aku tuntaskan bacanya... jadi ingin baca lagi deh...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Bersambung... (next: Model Atom Dalton)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link bagus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;a style="color: rgb(255, 153, 255);" href="http://www.goalfinder.com/Downloads/journey.html"&gt;The journey from matter to atom&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4229022306152139177?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4229022306152139177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4229022306152139177' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4229022306152139177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4229022306152139177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/06/menjenguk-kembali-kilasan-perjalanan.html' title='Menjenguk kembali kilasan perjalanan teori atom [Cerita Atom Part 1:  Model Democritus &amp; Aristoteles]'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SFtjE9JpjjI/AAAAAAAAAFA/X2ODgDz2GH4/s72-c/democritus.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4026669903177850485</id><published>2008-06-17T05:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-17T05:57:05.538-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>KCB (Book 1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1456628.Ketika_Cinta_Bertasbih?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Ketika Cinta Bertasbih" src="http://photo.goodreads.com/books/1184883055m/1456628.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1456628.Ketika_Cinta_Bertasbih?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;Ketika Cinta Bertasbih&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/489970.Habiburrahman_El_Shirazy"&gt;Habiburrahman El Shirazy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/21307931?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;&lt;h3&gt;My review&lt;/h3&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; rating: 2 of 5 stars&lt;br /&gt;Akhirnya kelar juga aku baca novel ini. Kalau memang mau dibandingkan sama Ayat2 Cinta sih emang bagusan Ayat2 Cinta, menurutku. Ceritanya agak terasa datar pas di awal2. Baru setelah setengah buku, mulai ada tegangnya. Memang, ceritanya didominasi tentang lika-liku cinta para tokoh mahasiswa &amp;amp; mahasiswi Indonesia, seputar Azzam, dkk. Tidak terlalu unik ide ceritanya. Tapi meskipun begitu, aku rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tema yang diangkat cukup sering terjadi juga, sehingga justru bisa jadi bahan pencerahan. Pencerahan yang ditawarkan dari novel ini antara lain mengenai self motivation, kesucian diri &amp;amp; hati, mengenai tetap adanya campur tangan Tuhan dalam takdir kehidupan, dan tentu saja soal manajemen hati saat bersentuhan dengan cinta dan segala problematikanya, serta... apa lagi ya? Baca aja deh, temukan sendiri. Banyak yang bisa diambil buat kita renungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara halus Kang Abik juga menyelipkan kaidah-kaidah dalam ilmu fiqih dan tauhid dalam kehidupan sehari2, dan tentu saja tidak ketinggalan dari Al-Qur'an dan Hadits. Jadi, dengan membaca novelnya saja sebenarnya secara tidak langsung kita tengah menyimak sedikit bahasan ilmu yang biasanya terdapat dalam kitab-kitab yang biasa dipelajari di pesantren. Memang, harus kuakui, di awal2 cerita sih selipan ini kurang terasa halus, terlalu panjang kali ya. Dilihat dari kesederhanaan ide dan gaya menulisnya, mungkin secara sastra Kang Abik memang tidak terlalu istimewa (hal ini disinggung dalam prolog novel Ketika Cinta Bertasbih, yang, menurutku sebagai prolog terlalu panjang). Tapi, yang menonjol dari penulis seperti Kang Abik memang lebih kepada semacam tujuan, manfaat yang bisa pembacanya dapatkan dari karya-karyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Bar baca buku ke-1 nya aja. Pengen baca yang ke-2nya, tapi kurang nafsu... (halah!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau ikut audisi pemeran film KCB? hehe... kali aja. Daftar online: &lt;a target="_blank" href="http://www.filmketikacintabertasbih.com/audisi.php?show=detail&amp;amp;cID=2275"&gt;http://www.filmketikacintabert...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;View all my reviews.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4026669903177850485?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4026669903177850485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4026669903177850485' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4026669903177850485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4026669903177850485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/06/kcb-book-1.html' title='KCB (Book 1)'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1427544403855363070</id><published>2008-06-17T05:03:00.000-07:00</published><updated>2008-06-17T05:05:12.897-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Non Fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>100 Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2512131.Seratus_Tokoh_yang_Paling_Berpengaruh_Dalam_Sejarah?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1207825803m/2512131.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2512131.Seratus_Tokoh_yang_Paling_Berpengaruh_Dalam_Sejarah?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/62774.Michael_H_Hart"&gt;Michael H. Hart&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/21502601?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;&lt;h3&gt;My review&lt;/h3&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  rating: 4 of 5 stars&lt;br/&gt;So, ini dia bukunya Hart yang sering disebut-sebut orang itu. Menyajikan 100 orang tokoh yang diurutkan berdasarkan pengaruhnya dalam sejarah umat manusia. Menarik sekali menyimak argumen-argumen dan alasan-alasan Hart mengenai mengapa seorang tokoh ditempatkan dalam urutan yang lebih tinggi atau lebih rendah dalam bukunya ini. Sebuah buku kontroversial yang mengundang perdebatan dari banyak pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Keseratus tokoh dalam buku ini kebanyakan adalah ilmuwan/penemu, pemuka agama, politikus, pimpinan militer, filosof, dan sedikit tokoh seni/sastra. Kebanyakan mereka berasal dari Eropa, ada juga dari Amerika, Cina, India, dan Arab. Hal yang menarik adalah Hart memposisikan Nabi Muhammad SAW di urutan pertama dalam buku ini di atas tokoh-tokoh lainnya, suatu hal yang seringkali disinggung2 dalam ceramah2 tentang Nabi Muhammad, dan itu sebabnya telah begitu sering aku mendengar tentang buku ini. Syukurlah aku berkesempatan membacanya baru-baru ini. Ternyata Umar bin Khathab juga masuk ya.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;Senangnya bisa baca ini karena menggambarkan karya-karya apa saja dari 100 orang ini yang membuat mereka begitu berpengaruh, meskipun singkatnya saja. Isinya bukan Cuma orang-orang baik dan bijak, tapi bandit2 juga dapat tempat di buku ini asalkan punya pengaruh luas terhadap sejarah, ya macam Hitler, Jenghis khan, dkk. Lumayan buat tambah wawasan. Aku bacanya terjemahan Mahbub Djunaidi, bahasanya kocak.&lt;br /&gt;  &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/563102?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_review"&gt;View all my reviews.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1427544403855363070?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1427544403855363070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1427544403855363070' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1427544403855363070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1427544403855363070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/06/100-tokoh-yang-paling-berpengaruh-dalam.html' title='100 Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7414515923657710252</id><published>2008-06-04T04:02:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T03:58:17.033-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>fear</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(102, 204, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 51);font-size:100%;" &gt;Apakah Ketakutan itu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 51);font-size:100%;" &gt;ketika semua telah berlalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 51);font-size:100%;" &gt;-M. Irfan hidayatullah (Perjalanan yang Bulan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 51);font-size:100%;" &gt;Ya, seperti kata Kho Ping Hoo, rasa takut itu hanyalah permainan pikiran. Ketakutan, kegelisahan, kekhawatiran, dan kerabat-kerabatnya. It's just a matter of what u think, right? Still, it's a part of humanity.  So....... just make sure that we place our fears on the right place -- fearing of something worthy to be afraid of.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 51);"&gt;I write this when I'm trapped in this feeling =(...  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.chem.uic.edu/sneep/www/chem448/" target="_top"&gt;Nice quote from www.chem.uic.edu/&lt;wbr&gt;sneep/www/chem448/ :&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt;I must not fear. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt; Fear is the mind-killer. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt; Fear is the little-death that brings total obliteration. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt; I will face my fear. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt; I will permit it to pass over me and through me. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt; And when it has gone past I will turn the inner eye to see its path. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt; Where the fear has gone there will be nothing. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt; Only I will remain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SEkX0Ph_UkI/AAAAAAAAAE4/Qfyw8MkzcFg/s1600-h/fear-turtle.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SEkX0Ph_UkI/AAAAAAAAAE4/Qfyw8MkzcFg/s320/fear-turtle.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208720630320419394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7414515923657710252?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7414515923657710252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7414515923657710252' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7414515923657710252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7414515923657710252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/06/fear.html' title='fear'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SEkX0Ph_UkI/AAAAAAAAAE4/Qfyw8MkzcFg/s72-c/fear-turtle.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-835172770241514040</id><published>2008-05-28T00:32:00.000-07:00</published><updated>2008-05-28T01:38:46.209-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Tasbih: Seuntai Kehidupan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Seperti tasbih, kehidupan ini adalah untaian butir-butir proses perjuangan yang dihubungkan oleh suatu sumbu yang harus dilewati seiring berjalannya waktu. Untaian itu berawal dari satu titik dan pada akhirnya berhenti pada titik yang sama: Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SD0XTrw9kfI/AAAAAAAAAEk/hrLOo4-2wFA/s1600-h/derap-derap_tasbih.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SD0XTrw9kfI/AAAAAAAAAEk/hrLOo4-2wFA/s320/derap-derap_tasbih.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205342371243201010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Penulis           : Hadi S. Khuli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Tebal Buku   : 412 halaman&lt;br /&gt;Penerbit          : Diva Press, 2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Berkisah tentang dinamika kehidupan Fatih, seorang penulis muda berbakat yang dibesarkan di lingkungan pesantren yang serba sederhana. Berawal dari penolakannya terhadap lamaran kyai yang sekaligus dianggap ayah angkatnya untuk menikahi putrinya, Wardah, Fatih mengalami banyak persoalan pahit dan tak terkecuali pengalaman manis dalam menjalani lika-liku hidupnya. Titik berat perosalan yang dipaparkan dalam novel ini terutama mengenai perjuangan Fatih dalam meniti karir dan menemukan cintanya. Saya pribadi terkesan dengan filosofi tasbih sebagai representasi kehidupan yang diangkat dalam novel ini. &lt;/span&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SD0V3Lw9keI/AAAAAAAAAEc/ACfzs8SZ_b0/s1600-h/tasbyee.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SD0V3Lw9keI/AAAAAAAAAEc/ACfzs8SZ_b0/s320/tasbyee.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205340782105301474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-style: italic; font-family: georgia; color: rgb(153, 153, 255); font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tasbih adalah sebuah kehidupan. Berawal dan berakhir di titik yang sama. Bukan tasbih namanya, jika hanya terdiri dari satu butir.  Bukan kehidupan namanya jika hanya satu dimensi. Kehidupan akan sempurna dan indah bila telah melewati serangkaian untaian butiran suka, duka, derita, bahagia, gembira, gagal, sukses, pasang, surut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melewati semua itu, dibutuhkan keberanian, kesabaran, kekuatan, dan perjuangan untuk terus meniti, berjalan, mendaki. Sebab, seperti tasbih yang melingkar, kehidupan pun demikian. Ke mana pun akan pergi dan berlari, tetap dalam lingkaran takdir Allah. Dari-Nya, kehidupan dimulai dan kepada-Nya akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itukah yang kemudian tasbih identik dengan zikir, mengingat Allah. Tasbih menjadi tanda kesalehan, kedekatan hamba degan Allah. Namun, sebenarnya tasbih juga penanda perjuangan dan semangat. Gambaran kehidupan sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga cinta. Akal manusia terlalu picik jika mengira tasbih hanya cocok untuk mereka yang dekat dengan maut. Salah. Dalam kehidupan di dunia yang sesungguhnya, tasbih adalah wakil jiwa yang selalu bergerak, tidak pernah berhenti, pantang menyerah, tidak mengenal putus asa, untuk meraih yang lebih tinggi, bahwa hidup adalah karunia paling berharga untuk makhluk bernama manusia. Maka, jangan pernah mengharap cinta, bila engkau tidak memiliki keberanian. Jangan memeluk cinta, bila takut gagal, kecewa, dan sakit hati. Semua itu adalah paket yang akan ditemukan oleh siapa pun dalam meraih cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta. Bisakah aku memahami cinta melalui benda ini? Mengapa tidak. Cinta adalah sisi lain yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. Tasbih adalah keutuhan yang diikat pada sebuah simpul. Hal itu dilakukan agar butiran-butiran kecil dapat menyatu, saling bertautan, seimbang, dan bila dilihat tampak indah. Cinta juga akan menjadi indah jika diterima sebagai sebuah keutuhan. Mencintai adalah aktivitas berat yang membutuhkan keberanian untuk menerima yang dicintai dengan utuh. Sisi kelebihan, sudah pasti mudah menerimanya. Semudah itukah menerimanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar cinta juga menjadi abadi dan kuat, dibutuhkan kesediaan dua ujungnya untuk diikat dalam satu simpul yang kokoh. Tanpa ikatan, tanpa simpul, cinta akan terburai menjadi butir-butir egoisme yang tercerai berai.  Bila demikian, bisakah cinta dipandang sebagai sebuah keindahan? Bahkan, apakah bisa disebut cinta, bila untuk saling berdekatan hati saja, sudah tidak mampu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---Derap-derap Tasbih, hal.354-355&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-835172770241514040?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/835172770241514040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=835172770241514040' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/835172770241514040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/835172770241514040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/05/tasbih-seuntai-kehidupan.html' title='Tasbih: Seuntai Kehidupan'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SD0XTrw9kfI/AAAAAAAAAEk/hrLOo4-2wFA/s72-c/derap-derap_tasbih.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8452882850316240039</id><published>2008-05-24T06:53:00.000-07:00</published><updated>2008-05-24T09:00:05.593-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Lagi cape... nyampah aja!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;Rencana... familiar sekali dengan ini:&lt;br /&gt;"Man proposed, God disposed"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------&lt;br /&gt;Hari ini.... cuapek sekali... lumayan lah. Capenya sih cape hate, hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana: Ke lab maksimal jam 10&lt;br /&gt;Fakta: Jam 10 masih berpegal-pegal ria dengan setrikaan. diterusin nyuci... cucian numpux... n bla-bla-bla... Walhasil jam 12.30 baru ke lab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana: Sambil nunggu PCR selesai, mau belajar, lumayan nunggu 2 jam...&lt;br /&gt;Fakta: Ketemu guruku yang S2 disini, udah janjian pinjamkan soal-soal bekas ujian. Nyatanya ada bla-bla-bla something I didn't expect before... sejam pun berlalu. Itupun ga maknyus belajarnya... heuheu... {Rencana: sering2 ke lab apapun kondisinya.... mau ujian kek... biar bisa kerja sambil belajar. Fakta: Kagak bisa khusyu belajar sambil nunggu kerjaan =(}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana... nggg... harapan? whatever, pokoke maunya: Hasil PCR berhasil dengan gemilang (iya lah... sapa seh yg mau gagal?)&lt;br /&gt;Fakta: Hasilnya aneh-aneh.... Hasil elektroforesis menunjukkan: kontrol positifnya ga adaan euy! nah lho... ??? aneh begince.... trus sampel sel epitel yg sebelumnya negatif, sekarang sengaja dibikin dua, yg satu positif, eh, kok yg satu negatif? (halah... lieur gue!). Trus sampel hasil lisis yang dulu2 hasilnya gagal, eh... kali ini kok positif?  OK.... saya sedang malas menganalisis penyebabnya... huhuhu.... paling2  ada yg salah pas nge-mix, or else? So, coba lagi ya.... da bageur.... sing rajin we nya... da halal... halah... xl)&amp;amp;^%#$@@@ywzxzzzzz.....^%&amp;amp;$&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmmm... pulang malem, just like usual... dan inilah puncak rasa capek itu... 'Me vs High Heels"... kayak judul film aja. Setiap kali dikirim sandal ma babe gue, pasti deh tahan bentar, trus... copot talinya... udah berkali2 kejadian tuh, entah sandal atow sepatu, ga ada yg tahan lama...  Beginilah konsekuensi  org pengen gratisan,  hehe...  Yang terakhir  ini sandal  baruku cuma tahan  ga  nyampe sebulan,  okelah,  tali copot  masih bisa dipake... (hehe... kebiasaan)  yang  ini  malah  selain tali,  kondisinya makin mengkhawatirkan.  Uuuh, kalo bukan  karena  sandal  ini  ga  sekarat2 amat mah, n  sepatu belom kering...  ga bakalan  aku ke kampus pake  sandal  tinggi  begini (coz yg ini yg tersisa...). Kirain setelah penjajalan kemarin sehari pake sandal ini n sukses bikin lecet, kali ini bakal udah terbiasa. Taunya... waduh, jari2 kaki ini seakan mau patah... bener! Padahal... haknya ga kecil, cuma tinggi aja... but aku ga tahaannnn..... Untung setelah nunggu angkot agak lama, si angkot akhirnya muncul juga... Ga rela kalo harus jalan kaki dengan kondisi jari2 kaki mau patah begini... ^-^. Fuh... mana gerimis, jalanan becyek... ups....&lt;br /&gt;ini.... &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg5Qbw9kbI/AAAAAAAAAEE/sM26aYV6ads/s1600-h/hh2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg5Qbw9kbI/AAAAAAAAAEE/sM26aYV6ads/s320/hh2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203972323920417202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;bukannnn... ih... ga kebayang deh pake gituan... =D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                      Seperti ini....&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg5Abw9kaI/AAAAAAAAAD8/pUcHhjD1bcY/s1600-h/hh1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg5Abw9kaI/AAAAAAAAAD8/pUcHhjD1bcY/s320/hh1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203972049042510242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Boong banget! Punyaku ga setinggi itu koq padahal....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan ini... &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg6Grw9kdI/AAAAAAAAAEU/Y7sSVH_SPOk/s1600-h/hh4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg6Grw9kdI/AAAAAAAAAEU/Y7sSVH_SPOk/s320/hh4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203973255928320466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; hehe... apalagi ini.... &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg5yrw9kcI/AAAAAAAAAEM/GgJk6RtE7PQ/s1600-h/hh3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg5yrw9kcI/AAAAAAAAAEM/GgJk6RtE7PQ/s320/hh3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203972912330936770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;hahaha.....  (kacau nih!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;halah.... udahan ah nyampah banget sih! Pokoknya capeeee........ hari ini.... and I hate high heels!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8452882850316240039?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8452882850316240039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8452882850316240039' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8452882850316240039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8452882850316240039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/05/lagi-cape-nyampah-aja.html' title='Lagi cape... nyampah aja!'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SDg5Qbw9kbI/AAAAAAAAAEE/sM26aYV6ads/s72-c/hh2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8411381949041650836</id><published>2008-05-22T03:40:00.001-07:00</published><updated>2008-05-22T04:06:38.291-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><title type='text'>Selepas ujian..... nyanyi aja!</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana;"&gt;Selepas ujian..... [But not actually the end of exams ;P]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana;"&gt;Nulis apaan ya.... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana;"&gt;Ah, ya. iseng2 nyari lirik lagu Sami Yusuf aja deh... Dari kemaren posting video klipnya Sami Yusuf kok ga muncul terus ya... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold; font-family: verdana;"&gt;Ini lagu Mother (in Arabic campur English)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold; font-family: verdana;" class="bodytext_sy"&gt;&lt;span class="bodytext_sylyrics"&gt;Blessed                                                    is your face&lt;br /&gt;                                                Blessed is your name&lt;br /&gt;                                                My beloved&lt;br /&gt;                                                Blessed is your smile&lt;br /&gt;                                                Which makes my soul want to                                                    fly&lt;br /&gt;                                                My beloved&lt;br /&gt;                                                All the nights&lt;br /&gt;                                                And all the times&lt;br /&gt;                                                That you cared for me&lt;br /&gt;                                                But I never realised it&lt;br /&gt;                                                And now it’s too late&lt;br /&gt;                                                Forgive me&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                 &lt;p style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold; font-family: verdana;" class="bodytext_sy"&gt;&lt;span class="bodytext_sylyrics"&gt;Now                                                    I’m alone filled with so                                                    much shame&lt;br /&gt;                                                For all the years I caused you                                                    pain&lt;br /&gt;                                                If only I could sleep in your                                                    arms again&lt;br /&gt;                                                Mother I’m lost without                                                    you&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                 &lt;p style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold; font-family: verdana;" class="bodytext_sy"&gt;&lt;span class="bodytext_sylyrics"&gt;You                                                    were the sun that brightened                                                    my day&lt;br /&gt;                                                Now who’s going to wipe                                                    my tears away&lt;br /&gt;                                                If only I knew what I know today&lt;br /&gt;                                                Mother I’m lost without                                                    you&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                 &lt;p style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold; font-family: verdana;" class="bodytext_sy"&gt;&lt;span class="bodytext_sylyrics"&gt;Ummahu,                                                    ummahu, ya ummi&lt;br /&gt;                                                wa shawqahu ila luqyaki ya ummi&lt;br /&gt;                                                Ummuka, ummuka, ummuka ummuka&lt;br /&gt;                                                Qawlu rasulika&lt;br /&gt;                                                Fi qalbi, fi hulumi&lt;br /&gt;                                                Anti ma’i ya ummi&lt;br /&gt;                                                &lt;i&gt;Mother... Mother... O my                                                    mother&lt;br /&gt;                                                How I long to see O mother&lt;br /&gt;                                                “Your mother, Your mother,                                                    Your mother”&lt;br /&gt;                                                Is the saying of your Prophet&lt;br /&gt;                                                In my heart, in my dreams&lt;br /&gt;                                                You are always with me mother                                                    &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                 &lt;p style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold; font-family: verdana;" class="bodytext_sy"&gt;&lt;span class="bodytext_sylyrics"&gt;Ruhti                                                    wa taraktini&lt;br /&gt;                                                Ya nura ‘aynayya&lt;br /&gt;                                                Ya unsa layli&lt;br /&gt;                                                Ruhti wa taraktini&lt;br /&gt;                                                Man siwaki yahdhununi&lt;br /&gt;                                                Man siwaki yasturuni&lt;br /&gt;                                                Man siwaki yahrusuni&lt;br /&gt;                                                ‘Afwaki ummi&lt;br /&gt;                                                Samihini...&lt;br /&gt;                                                &lt;i&gt;You went and left me&lt;br /&gt;                                                O light of my eyes&lt;br /&gt;                                                O comfort of my nights&lt;br /&gt;                                                You went and left me&lt;br /&gt;                                                Who, other than you, will embrace                                                    me?&lt;br /&gt;                                                Who, other than you, will cover                                                    me?&lt;br /&gt;                                                Who, other than you, will guard                                                    over me?&lt;br /&gt;                                                Your pardon mother, forgive                                                    me &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Eh, iya. Di multiply pernah aku posting videonya... tapi liriknya Turkish sih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://euisry.multiply.com/video/item/3"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Watch Mother video clip here!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8411381949041650836?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8411381949041650836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8411381949041650836' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8411381949041650836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8411381949041650836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/05/selepas-ujian.html' title='Selepas ujian..... nyanyi aja!'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7508783634859056958</id><published>2008-05-05T05:53:00.001-07:00</published><updated>2008-05-05T07:17:40.589-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Kunjungan ke Bandung Islamic Bookfair 2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8UXuNU9TI/AAAAAAAAADk/Mm9tO-Frwlk/s1600-h/totarapeakgallery.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8UXuNU9TI/AAAAAAAAADk/Mm9tO-Frwlk/s320/totarapeakgallery.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196894892782318898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153); font-family: trebuchet ms;"&gt;Braga, 4 Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 hari menjelang hari terakhir event Bandung Islamic Bookfair yang diselenggarakan di Landmark Convention Hall, Braga, aku baru muncul di sana menjelang Maghrib. Seperti biasa, memasuki area pameran buku seperti ini, mataku pasti kelaparan.... lihat sana-sini banyak sekali buku-buku bagus dengan harga diskon yang bagus pula... hehe... Kasihan sekali temanku yang seleranya tidak sama denganku, harus ikut-ikut stand by di setiap stand yang kurasa berpotensi menyimpan buku-buku yang kuinginkan. Phew!  Dan buku yang kuinginkan tentunya banyak sekali... hanya sekadar ingin,,,  yah... tapi konsekuensinya ketika ketemu... bingung deh... beli ga... beli ga... Huuuu bingung milihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua stand aku jelajahi sih... habis takut lebih banyak buku kutemui dan menggoda imanku... (?) Yang jelas stand Mizan menurutku bagus sekali, meriah dan yang paling penting banyak buku idamanku disana dan yang lebih penting lagi diskonnya itu lho. Ada dua stand Mizan disitu, yang satu diskonnya 50% bo!, dan yg satu lagi, dengan buku-buku yang lebih baru dan golongan bestseller diskonnya 20%. Di dekat buku-buku Laskar Pelangi, ada satu buku yang menyita perhatianku...&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8Wf-NU9VI/AAAAAAAAAD0/pZ20MX4JPT8/s1600-h/1000.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8Wf-NU9VI/AAAAAAAAAD0/pZ20MX4JPT8/s320/1000.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196897233539495250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; A Thousand Splendid Suns, karya Khaled Khossaini... semua penggila novel tahu, itu buku bagus. Tapi... akhirnya aku menunda untuk membelinya. Ya, 'menunda' karena seperti biasa, dengan optimisnya aku berpikir next time aku pasti bisa mendapatkannya... Di stand tersebut aku malah beli buku anak-anak, buat adikku. Bingung... Tapi akhirnya setelah mikir jungkir balik berurusan dengan prioritas buku dan dompet... jadi aja deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di stand kedua setelah puyeng-puyeng mikir juga... tahulah, bingung milih n itung2an saku... dengan nekatnya aku beli 2 buku lagi. Habis gimana... tuntutan profesi... eh, hobby yang dengan angkuhnya tak mau ngerti sisi kedewasaan diriku sendiri... huh, kenapa susah sekali mengendalikan kegilaanku yang ini? Berulang-ulang godaan diskon setengah harga itu menjerit-jerit merasuki pikiranku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah puyeng memikirkan konsekuensi  pengeluaran ini,  tak  lupa melibatkan  temanku yang juga bingung dengan  tingkahku  (kasihan deh, sebenernya), akhirnya aku bayar di kasir, lalu menghitung sisa rupiah di dompet... lalu bergumam, "Aku gila!"&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8VGuNU9UI/AAAAAAAAADs/ZWV_oWoowDk/s1600-h/De+Winst.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8VGuNU9UI/AAAAAAAAADs/ZWV_oWoowDk/s320/De+Winst.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196895700236170562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku bertemu De Winst, karya terbaru Afifah Afra, diskon 30% di suatu stand yang lain. Tahu aku hanya fokus menimang satu buku itu, eh, mas penjaganya ngomporin terus mumpung diskon... kapan lagi... Jangan siksa aku, please! Masih untung, Alhamdulillah untuk godaan yang satu ini aku masih bisa mengendalikannya. Itupun setelah perenungan panjang terlebih dahulu sambil duduk di kursi stand orang, kaki pegel nian... dan otakku sibuk nian... itung... itung...  Akhirnya, langsung kugamit lengan temanku, "Yuk, pulang!" sebetulnya dalam hati memendam gregetan karena sebetulnya ingin sekali beli De Winst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritual biasa setiap kali ada pameran buku... Dan aku jadi berlebih2an begini menuliskan pengalamannya... Maaf deh kalo nyampah banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, komik anak sekolah yang aku beli buat adikku, setelah aku perawanin dulu bacanya, ternyata asyik juga. Matematika Bikin Ketawa, buat anak kelas 4-6 SD. Kurasa adikku akan menyukainya, semoga. Selama ini mintanya dibelikan buku cerita sih... Kuharap dengan dibalut cerita komik yang lucu begitu jadi alternatif buat dia belajar matematika dengan enjoy. Emang lucu sih... garing, kadang.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8SXeNU9SI/AAAAAAAAADc/q526x9BqJXY/s1600-h/Stevy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8SXeNU9SI/AAAAAAAAADc/q526x9BqJXY/s320/Stevy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196892689464096034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang sudah melahap setengah buku Stephen King on Writing... menyimak bagaimana seorang King berjuang melewati lika-liku hingga mengantarkannya menjadi seorang penulis populer, rajanya novel-novel thriller dan horor bestseller. Buku satunya lagi tinggal menunggu giliran...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7508783634859056958?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7508783634859056958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7508783634859056958' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7508783634859056958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7508783634859056958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/05/kunjungan-ke-bandung-islamic-bookfair.html' title='Kunjungan ke Bandung Islamic Bookfair 2008'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SB8UXuNU9TI/AAAAAAAAADk/Mm9tO-Frwlk/s72-c/totarapeakgallery.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-8775055877483934780</id><published>2008-04-29T07:01:00.000-07:00</published><updated>2008-04-29T07:23:21.529-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Hilang</title><content type='html'>&lt;a style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SBcuuuNU9RI/AAAAAAAAADU/hAcBOxzY-Kg/s1600-h/kering.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 156px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SBcuuuNU9RI/AAAAAAAAADU/hAcBOxzY-Kg/s320/kering.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194672075407947026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Ranggas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Ada yang luruh di tubir sunyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Terempas hentakan ramai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Irama angin yang badai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Kini tinggal ranting&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Kering pepohon semesta yang menua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Kepergian dedaun hijau atas masa dan cuaca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Beku. Haruskah waktu begitu kaku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Menghapus jejak-jejak satu per satu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Menghisap ruh di setiap hitungan laju&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Fana. Haruskah semesta demikian hampa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Merepresentasikan waktu berarti akumulasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Tumpukkan kehilangan, hingga rindu yang basi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Seperti ranting&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;kering pepohon jiwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;berdiri miring di tubir sunyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;memeram rindu yang kian renta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Kau tahu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Ada yang hilang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;Tak berbilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-8775055877483934780?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/8775055877483934780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=8775055877483934780' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8775055877483934780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/8775055877483934780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/04/hilang.html' title='Hilang'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SBcuuuNU9RI/AAAAAAAAADU/hAcBOxzY-Kg/s72-c/kering.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7597711076992932529</id><published>2008-04-26T23:27:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T00:24:30.566-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh saja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Melukis Bunda</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Melukis wajahmu, Bunda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Dibalik tirai kelabu hari-hariku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;yang kian menghitam oleh kerak rindu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Menghitung tanya kapankah masanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;aku sampai padamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Melukis senyummu, Bunda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;yang tak kunjung usai tercipta &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Karena ruang imaji tak lagi bercelah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;tertutup semua oleh resah yang tak usah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Hitam-putih,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Kugurat hitam kala berharap putih menjelma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;dirimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Terlukis hadirmu, Bunda    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Seperti hari-hariku dahulu kala    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Terlukis senyummu, matahari hari-hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Lalu hilang saat kuterjaga &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Ternyata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;Mimpi itu indah ya, Bunda&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7597711076992932529?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7597711076992932529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7597711076992932529' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7597711076992932529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7597711076992932529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/04/melukis-bunda.html' title='Melukis Bunda'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-6057580666406929949</id><published>2008-04-22T01:25:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T01:35:56.921-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Rahasia Meede</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SA2iXeNU9QI/AAAAAAAAADM/VYb1aaSi8dA/s1600-h/newmeede1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SA2iXeNU9QI/AAAAAAAAADM/VYb1aaSi8dA/s320/newmeede1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191984469557703938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;Orang &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; tak mau bercermin dari sejarah!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;Ups, benarkah? Jika masa lalu itu terlalu pahit untuk dikenang, lantas lupakan saja sejarah? Padahal masa kini lahir dari bibit-bibit peristiwa masa lalu. Padahal sejarah adalah induk, yang ada bukan untuk dilupa… yang ada untuk dibaca… yang ada tuk menuntun generasi setelahnya menjadi lebih bijaksana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;Wacana mengenai sejarah cukup kental disentuh dalam Rahasia Meede. Novel setebal 675 halaman ini kaya akan detail sejarah yang membangun logika cerita. Konon penggarapan novel ini memang didukung oleh riset yang serius. Sebagai penulis muda, E.S. Ito memang layak diacungi jempol. Di tengah-tengah trend novel &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang banyak dijejali cerita dengan tema atau nuansa yang begitu-begitu saja alias monoton, kehadiran Rahasia Meede terasa memberikan nuansa baru bagi pembacanya. Novel bertemakan sejarah memang tidak tergolong baru juga dalam ranah penerbitan novel di Indonesia. Tapi bagiku pribadi, kebaruan itu tetap saja terasa, mungkin dari segi &lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt; penyampaian dan pengemasan ceritanya yang relatif berbeda dari kebanyakan novel-novel &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang sudah ada. Simpelnya, baru kali ini aku menemukan novel &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; bertemakan sejarah yang ditulis dengan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; thriller ala Dan Brown. Cool juga….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;Akan tetapi, sayangnya, bagi mereka yang tidak terlalu menyukai sejarah dan mudah pusing dengan angka-angka tahun dan peristiwa, novel ini sangat potensial untuk dibaca cukup hingga beberapa halaman saja… Maklum, begitu banyak angka-angka tahun dan peristiwa-peristiwa berseliweran, khususnya pada bagian perdebatan ketiga orang peneliti Belanda yang menemukan terowongan bawah tanah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; mengenai asal-usul sejarah terowongan tersebut. Bagian ini masih berada di awal cerita, akan tetapi disana kita sudah diajak berputar-balik mengikuti alur peristiwa sejarah yang sesungguhnya berada dalam batok kepala 3 orang tersebut. Cukup memusingkan memang, hehehe… &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;Akan tetapi, bagi seorang pembaca sejati seperti saya… (ehm…) fakta-fakta sejarah yang berseliweran itu tentunya tidak menyurutkan daya tarik untuk terus membacanya hingga… Semakin masuk ke dalam cerita, semakin kompleks dan menarik konflik-konflik dan misteri yang terus bermunculan. Disinilah kepiawaian E.S. Ito terlihat dalam mempertahankan suspens cerita dari awal hingga akhir. Halaman demi halaman mengungkapkan rangkaian misteri yang tampak berdiri sendiri, padahal berhubungan satu sama lain. Pokoknya, banyak kejutan menanti Anda jika Anda berhasil melewati masa-masa kritis mengikuti permainan alur yang lumayan membuat otak kita menjadi berolahraga… hehe… (Maaf.. maaf… emang saya lagi lieur sekarang…)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;Daripada malah ikut-ikut pusing gara-gara tulisan saya yang malah jadi aneh begini… ya sudah lah, kita masuk pada inti. Intinya, buatku buku ini keren banget, meski ya menurut sebagian orang buku ini tak jauh berbeda dengan buku pelajaran sejarah (wah… ekstrem banget, menurutku ga gitu amat kok!). Dan novel ini highly recommended banget… Buat yang ngaku cinta tanah air, baca deh novel ini… hehehe… (tambah aneh…)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;Kalo mau tahu sinopsis ceritanya baca di blog penulisnya aja ya, mantep banget tuh. Tadinya mau aku sekalian review isi ceritanya, tapi udah rada lupa-lupa detailnya, habis sebetulnya udah lumayan lama juga bacanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Lihat reviewnya &lt;a href="http://rahasia-meede.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;(KLIK DISINI)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-6057580666406929949?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/6057580666406929949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=6057580666406929949' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6057580666406929949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/6057580666406929949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/04/rahasia-meede.html' title='Rahasia Meede'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SA2iXeNU9QI/AAAAAAAAADM/VYb1aaSi8dA/s72-c/newmeede1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-4073693851178299023</id><published>2008-04-18T23:28:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T23:58:53.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Non Fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>The World  As I see It</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SAmWOjHt-PI/AAAAAAAAADE/GFbbLv0RXyA/s1600-h/The+world.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SAmWOjHt-PI/AAAAAAAAADE/GFbbLv0RXyA/s320/The+world.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190845222211156210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;This book contains the collection of some Einstein's essays, include his thoughts taken from his articles, letters, pronouncements, and addresses. The writings represented another side of Einstein's personality, beside the fact about his genius as well known. They revealed his views on some aspects of life and international issues. You can find his point of view about life, science, education, liberty, world economic crisis, war, disarmament, military, politic, nationalism, American, European, Jewish, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reading this book, I see Einstein's great attention in the development of science and education. I was interested on his view about the relation between science and religion. He was quite wise on the thought. Toward the international progress on the time, he also showed his attention and comments, his agreement and disagreement. And as I noticed, he put the psychological aspect and humanity in a high place.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, overall, he was cool in some part of his wisdom on seeing the life and its components.&lt;br /&gt;But, as a Jewish, he appreciated the formation and the progress of Zionism too high. His point of view about Zionism and the foundation of Jewish nation at Palestine wasn't in agreement with  the facts. Yeah... we've already seen...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-4073693851178299023?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/4073693851178299023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=4073693851178299023' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4073693851178299023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/4073693851178299023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/04/world-as-i-see-it.html' title='The World  As I see It'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/SAmWOjHt-PI/AAAAAAAAADE/GFbbLv0RXyA/s72-c/The+world.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-799359510808945663</id><published>2008-03-08T23:41:00.000-08:00</published><updated>2008-04-04T23:20:50.918-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Artikel'/><title type='text'>My Review On “The Ageing Mitochondrial Genome”</title><content type='html'>Dalam artikel “The Ageing Mitochondrial Genome” (&lt;i style=""&gt;Nucleic Acid Research, 2007, 1-7&lt;/i&gt;) Krishnan, et.al mereview dan mendiskusikan data-data hasil penelitian seputar mutasi pada DNA mitokondria (mtDNA) yang berhubungan dengan penuaan (&lt;i style=""&gt;ageing&lt;/i&gt;) serta bukti-bukti pendukung bahwa mutasi tersebut berkontribusi pada proses ageing. Garis besar topik yang ditinjau antara lain mengenai:   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;bukti adanya akumulasi mutasi mtDNA dengan bertambahnya usia&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;penting tidaknya mutasi mtDNA dalam penuaan manusia&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;tinjauan terhadap hasil beberapa studi mengenai ageing menggunakan model tikus&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;keterlibatan ekspansi klonal pada mutasi mtDNA&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;petunjuk penting untuk &lt;i style=""&gt;mitochondrial ageing&lt;/i&gt; yang diperoleh dari studi &lt;i style=""&gt;mitochondrial disease&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;hubungan mutasi mtDNA pada kematian sel&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Berbagai studi seputar mutasi mtDNA yang berhubungan dengan usia menunjukkan adanya akumulasi mutasi dan delesi pada genom mitokondria dengan bertambahnya usia. Dapat disarankan bahwa mutasi titik pada genom mitokondria dapat spesifik pada jaringan yang berbeda-beda. Akan tetapi belum ditemukan bukti untuk ‘hot-spots’ mutasi spesifik jaringan dengan distribusi mutasi titik yang tersebar ke seluruh genom.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari studi mengenai akumulasi delesi mtDNA yang berhubungan dengan usia, memang terbukti adanya akumulasi delesi pada jaringan-jaringan penuaan seperti misalnya delesi 4977bp yang dikenal dengan ‘common deletion’. Delesi ini terdeteksi pada sejumlah pasien penyakit mitokondria (Kearns Sayre Syndrome dan chronic progressive external ophthalmoplegia) dan pada orang normal yang sudah tua. Namun delesi tersebut jarang yang lebih dari 1%. Karena itu delesi yang berhubungan dengan usia ini tampaknya tidak berkontribusi pada proses ageing. Hanya saja jika mutasi ini terakumulasi hingga tingkat tinggi memang terbukti menyebabkan defisiensi rantai repirasi sel. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam sejumlah jaringan, sel-sel dengan defisiensi respirasi menunjukkan akumulasi seiring usia. Baru-baru ini dilaporkan adanya akumulasi delesi mtDNA yang berhubungan dengan usia pada saraf substantia nigra hingga tingkat yang sangat tinggi (~50%). Analisis studi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan delesi mtDNA tersebut terjadi melalui ekspansi klonal.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Peran langsung mutasi mtDNA terhadap proses ageing didukung oleh studi dengan model tikus yang dibuat berfenotip untuk penuaan prematur dengan adanya mutasi paa domain exonuclease POL G (polymerase gamma), yaitu polymerase yang bertanggungjawab pada proses replikasi dan perbaikan mtDNA. Mutasi pada domain ini meningkatkan laju mutasi mtDNA. Akan tetapi pengamatan pada tikus POL G tidak menunjukkan peningkatan produksi ROS sebagaimana diprediksikan oleh teori ageing mitokondria. Beberapa penelitian lain juga tampak menunnukkan data yang kontradiktif terhadap asumsi sederhana bahwa peningkatan produksi ROS mempercepat penuaan. Akan tetapi sejumlah pengamatan membuktikan bahwa peningkatan tekanan oksidatif memang menyebabkan kerusakan mtDNA dan menghasilkan mutasi. Tampaknya faktor-faktor lain seperti background genetis inti juga memainkan peran penting terhadap kecenderungan peningkatan tekanan oksidatif. Kontribusi ROS mitokondria terhadap proses ageing sendiri dibuktikan dengan adanya perpanjangan jangka hidup dengan dihambatnya peningkatan tekanan oksidatif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam hubungannya dengan apoptosis (kematian sel yang terprogram), mitokondria memainkan peran sentral. Oleh karena itu, sangat mungkin mutasi mtDNA dapat menghasilkan apoptosis karena mutasi tersebut menyebabkan disfungsi mitokondria. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya banyak sekali data hasil-hasil penelitian yang ditinjau dan dibahas dalam artikel ini. Intinya, kesimpulan Krishnan, et.al terangkum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada diagram skematik yang menunjukkan bagaimana mutasi mtDNA dapat menuntun pada proses ageing disertai dengan bukti literatur pendukungnya berikut ini.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/R9OaHRs4whI/AAAAAAAAAC8/n2IB_OSMQ6M/s1600-h/Diagram+Krishnan,+et.al.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/R9OaHRs4whI/AAAAAAAAAC8/n2IB_OSMQ6M/s320/Diagram+Krishnan,+et.al.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5175649846580265490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt; &lt;/p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari diagram tersebut dapat dilihat bahwa mutasi mtDNA dapat disebabkan baik oleh peningkatan tekanan oksidatif (produksi ROS mitokondria) maupun oleh kesalahan replikasi. Jika mtDNA termutasi dibiarkan terus bereplikasi dan berekspansi konal di dalam sel, maka sel tersebut mengalami defisiensi rantai respirasi. Keterhambatan produksi energi tersebut dapat menyebabkan kematian sel. Disfungsi jaringan dapat terjadi akibat jumlah kematian sel yang signifikan dan lebih lanjut mengakibatkan penuaan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-799359510808945663?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/799359510808945663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=799359510808945663' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/799359510808945663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/799359510808945663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/03/my-review-on-ageing-mitochondrial.html' title='My Review On “The Ageing Mitochondrial Genome”'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1nG_6KskLmw/R9OaHRs4whI/AAAAAAAAAC8/n2IB_OSMQ6M/s72-c/Diagram+Krishnan,+et.al.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-1463996690941417184</id><published>2008-03-03T23:22:00.000-08:00</published><updated>2008-04-16T03:31:02.936-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Langit Kala Hujan</title><content type='html'>Kala hujan aku titipkan tanya pada basah,&lt;br /&gt;Adakah langit muntah?&lt;br /&gt;Sebab mulas isi perut bumi&lt;br /&gt;yang terus diaduk bagai adonan roti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela gemuruh guntur aku sisipkan tanya&lt;br /&gt;pada dingin yang menusuk&lt;br /&gt;Adakah langit terbatuk?&lt;br /&gt;Sebab asap rokok mengudara&lt;br /&gt;Dari knalpot, kotoran pabrik, asap mesiu, asap hutan&lt;br /&gt;Dari bakaran hingga ledakan&lt;br /&gt;Terlubangi paru-parunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengulang tanya masa kanakku tentang gerimis,&lt;br /&gt;Adakah langit mengangis?&lt;br /&gt;Oleh kematian bumi, kali ini&lt;br /&gt;Sejak hijau kehidupan habis terkikis&lt;br /&gt;Dan warna-warni gedung tinggi telah sudi menjadi&lt;br /&gt;Nisan yang mengamini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kala hujan membanjir, kilat menyambar dan gelegar petir&lt;br /&gt;Aku mendengar ketakutan pada tanya seorang bocah,&lt;br /&gt;Adakah langit marah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kost, Akhir Januari 2008&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-1463996690941417184?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/1463996690941417184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=1463996690941417184' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1463996690941417184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/1463996690941417184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/03/langit-kala-hujan.html' title='Langit Kala Hujan'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-7741462407842757405</id><published>2008-02-11T03:31:00.000-08:00</published><updated>2008-04-16T03:31:02.928-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Pengukir Jejak: Antara Waktu &amp; Aku*</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Melamur pandangku atas putaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Waktu. Yang mabuk, yang lari &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;sempoyongan dengan teriak sepi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Doa-doa sunyiku murung seperti &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;nyanyian gerimis di tanah pusara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Dan angin tiupkan aroma kamboja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Kala kubaca kalender angka-angka &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;telah beruban&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Detak jarum jam semakin renta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Hari-hari semakin purba&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Sesaat aku berkaca di kala senja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Ternyata tubuhku arca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Yang dipahat waktu dengan jejaknya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Tidak! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Kupikir cermin tengah berdusta!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Senja dibalik jendela menggumam tanya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;“Lantas mana, kenapa tak kutemukan jejakmu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;di tubuh waktu?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Senja bercanda!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Kamar kost, (2007, 2008)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;*Revisi puisi "Pada Penghujung Seputar Waktu"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5225061364571501439-7741462407842757405?l=twinkle-euisry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/feeds/7741462407842757405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5225061364571501439&amp;postID=7741462407842757405' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7741462407842757405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5225061364571501439/posts/default/7741462407842757405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/02/pengukir-jejak-antara-waku-aku.html' title='Pengukir Jejak: Antara Waktu &amp; Aku*'/><author><name>Euisry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08257095097171240599</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_1nG_6KskLmw/SEZ08c7UoFI/AAAAAAAAAEw/26Q40sZvNHs/S220/Memetik+Bintang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5225061364571501439.post-5677790421538534617</id><published>2008-01-25T03:01:00.001-08:00</published><updated>2008-05-28T00:27:27.664-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Artikel'/><title type='text'>Cha-Cha-Cha: Open Your Mind!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: georgia,times new roman,times,serif; font-weight: bold; background-color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Beberapa waktu lalu saya membaca suatu artikel filosofi sains menarik yang diterbitkan di majalah &lt;i&gt;Science&lt;/i&gt;. Artikel tersebut ditulis oleh Daniel E. Koshland Jr, seorang profesor biokimia dan biologi sel dan molekul di University of California yang meninggal pada 23 Juli 2007 lalu. Isinya membicarakan mengenai teori penemuan ilmiah yang dinamakan “&lt;i&gt;The Cha-Cha-Cha Theory of Scientific Discovery&lt;/i&gt;”. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: georgia,times new roman,times,serif; font-weight: bold; background-color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: georgia,times new roman,times,serif; font-weight: bold; background-color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Dalam artikel tersebut Koshland menyebutkan bahwa teori ini juga dapat diberlakukan bagi penemuan di bidang-bidang lain di luar sains. Saya sendiri berpikir bahwa filosofi Cha-Cha-Cha ini dapat menjadi inspirasi jika kita tarik ke dalam lingkup yang jauh lebih sederhana, yaitu ke dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lingkup kehidupan kita sehari-hari. Katakanlah itu misalnya menjadi inspirasi bagi kita dalam menemukan hal-hal baru di sekitar kita, atau sebagai inspirasi bagi progres percepatan kualitas diri maupun kreativitas kita dalam berpikir. Karenanya saya ingin menceritakan kembali isi artikel yang saya baca tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: georgia,times new roman,times,serif; font-weight: bold; background-color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: georgia,times new roman,times,serif; font-weight: bold; background-color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Dalam tulisannya Pak Koshland mengemukakan bahwa penemuan ilmiah dapat diibaratkan sebagai langkah-langkah (terkadang kecil, terkadang besar) pada tangga yang disebut progres, yang mengarah pada suatu kehidupan yang lebih baik bagi penduduk dunia. Apabila kita melihat kembali ke belakang, dalam perjalanan sejarahnya penemuan ilmiah mengambil suatu pola yang cenderung merujuk pada 3 kategori penemuan. Ketiga kategori tersebut adalah &lt;i&gt;Charge, Challenge, dan Chance&lt;/i&gt; yang disingkat menjadi Teori Penemuan ilmiah Cha-Cha-Cha.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: georgia,times new roman,times,serif; font-weight: bold; background-color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: georgia,times new roman,times,serif; font-weight: bold; background-color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Penemuan kategori “Charge” (&lt;i&gt;
